This Author published in this journals
All Journal Bhakti Patrika
Fitriani, Laila Kodtriah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Simulasi Rumah Banjar Pintar, Sehat dan Aman dari Bencana Mohtar, M. Sobirin; Syahlani, Ahmad; Latifah; Rosalina, Nadya; Habibi, Nur Hakidah; Fitriani, Laila Kodtriah; Khotimah, Khusnul; Nataly, Onevia Berlian; Agustina, Mely; Munawarah; Agung, Ni Gusti Ayu; Cloudia, Lorenza; Almaida
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.2143

Abstract

Pendahuluan: Kampung Simpang Limau, Banjarmasin Timur, menghadapi berbagai tantangan kesehatan dan kebencanaan, termasuk tingginya kasus ISPA, sanitasi rumah yang buruk, pengelolaan sampah yang tidak optimal, serta rendahnya kesiapsiagaan terhadap banjir, kebakaran, gempa bumi, dan tanah longsor. Lingkungan padat dan minim edukasi memperparah risiko. Seperti dinyatakan oleh BNPB (2023), “Kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana dan mempercepat pemulihan”. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dalam satu hari melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode meliputi edukasi langsung, simulasi evakuasi, dan demonstrasi teknologi sederhana berbasis kearifan lokal. Inovasi yang diperkenalkan antara lain Aqua Senty (deteksi banjir), SIJAGAT (deteksi kebakaran), Resonansi Harapan (deteksi korban gempa), dan Filter Sampah Sungai. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat. Pre-test masyarakat umum sebesar 47,17% meningkat menjadi 87,69% pada post-test. Ibu RT sebagai tokoh komunitas mengalami peningkatan dari 33,33% menjadi 86,66%. Respons masyarakat sangat positif terhadap materi dan simulasi yang diberikan. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif dalam membentuk komunitas yang sehat, tangguh, dan adaptif terhadap risiko lingkungan dan bencana. Pendekatan edukatif berbasis teknologi tepat guna dan kearifan lokal mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat secara signifikan.