Geandra, Intan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemaknaan Digital Customer Experience dalam Pengembangan Strategi E- Marketing: Studi Penomologis pada Generasi Z Geandra, Intan; Lubis, Rizky Amalia; Albiyan, Fatin; Nurbaiti
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna pengalaman digital Generasi Z terhadap merek dalam konteks pembangunan e-marketing di Kota Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam dan observasi digital, penelitian ini menemukan bahwa pengalaman digital Generasi Z tidak hanya bersifat teknologis, tetapi juga sosial dan emosional. Proses tersebut meliputi empat tahapan reflektif, yaitu kesadaran, eksplorasi, evaluasi, dan pembentukan makna yang berlangsung secara dinamis. Hasil penelitian menegaskan pentingnya autentisitas, interaksi dua arah, dan nilai emosional dalam membangun loyalitas merek. Temuan ini memperkaya teori emotional branding dan co-creation of value, serta menegaskan bahwa strategi e-marketing efektif harus berpusat pada pengalaman emosional pengguna.
Prinsip Non-Harm sebagai kerangka Etis Pengelolaan Sengketa Bisnis Syariah di Era Digital Matondang, Hafidz Ramadhan Noor; Geandra, Intan; Sofyan, Abdul Rahman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jebi.v6i1.5254

Abstract

Perkembangan transaksi bisnis berbasis digital telah memunculkan potensi sengketa baru dalam praktikbisnis syariah. Sengketa sering terjadi meskipun akad telah memenuhi rukun dan syarat secara formal,terutama akibat ketimpangan informasi, penggunaan kontrak elektronik baku, dan lemahnya posisi tawarkonsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi prinsip non-harm yang bersumber dari kaidahfiqhiyyah La Darar wa La Dirar sebagai kerangka etis dalam penyelesaian sengketa bisnis syariah di eradigital. Metode penelitian menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif melalui analisisdan sintesis kritis terhadap literatur fiqh muamalah, etika bisnis syariah, dan transaksi digital. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pendekatan hukum formal belum cukup menjamin keadilan substantifdalam sengketa bisnis syariah digital. Penelitian ini menemukan bahwa prinsip non-harm dapat berfungsisebagai instrumen etis analitis untuk menilai dampak transaksi serta mengarahkan penyelesaian sengketapada pencegahan kerugian dan perlindungan para pihak. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwaintegrasi prinsip non-harm relevan untuk menjembatani kepatuhan hukum dan keadilan substantif dalampengembangan etika bisnis syariah di era digital.