Isdairi, Isdairi
Universitas Tanjungpura

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUBU RAYA CAN, JESICA; Isdairi, Isdairi; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Penerapan E-Government Dalam Pelayanan Publik Pada Masa Pandemi Corona Virus Disesae (COVID-19) Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya. Dalam penelitian ini ada 3 (tiga) elemen sukses pengembangan e-government yang menjadi fokus pembahasan dalam skripsi ini, yaitu support, capacity dan value secara khusus dalam aspek pelayanan melalui aplikasi SIPEMUDAonline. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada teknik keabsahan data peneliti menggunakan teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi tehnik. Adapun yang menjadi hasil penelitian berdasarkan ketiga elemen yaitu support, capacity dan value. Dalam support, yaitu dukungan pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah terhadap pelaksanaan e-government sudah baik hal tersebut dilihat dari adanya kebijakan yang dibuat dan motivasi yang diberikan dari pimpinan Disdukcapil Kabupaten Kubu Raya. Dalam capacity ada tiga indikator yaitu, ketersediaan sumber daya yang cukup (finansial) keterserdiaan infrastruktur teknologi dan ketersediaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki Kompeten. Ketersediaan anggaran/finansial masih terbilang minim dikarenaka untuk aplikasi SIPEMUDAonline belum dianggarkan secara khusus.  ketersediaan SDM yang dalam mengelola aplikasi SIPEMUDAonline kurang optimal. Dalam value terdapat tiga indikator yaitu, eksistensi, kemudahan pengguna serta manfaat, dari ketiga indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa kurangnya sosialisasi menyebabkan kurangnya eksistensi sehingga mempengaruhi kemudahan dalam penggunaan aplikasi dan juga dikarenakan terbatasnya waktu dalam mengakses aplikasi tersebut. Kata kunci: E-Government, Pelayanan Publik, Disdukcapil
DISIPLIN KERJA PEGAWAI DIKANTOR KECAMATAN KETUNGAU TENGAH KABUPATEN SINTANG Hariyono, Bagus Tri; Isdairi, Isdairi; Ningtias, Kartika
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3456

Abstract

ABSTRAKPenulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis disiplin kerja pegawai dikantor kecamatan ketungau tengah kabupaten sintang dari segi disiplin waktu dan disiplin kerja atau perbuatan.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskrektif dengan pendekatan kualitatif. Penenelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang mendeskripsikan apa yang terjadi pada saat melakukan penelitian. Didalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, menganalisa dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang terjadi atau ada. Lokasi penelitian adalah kantor kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang. Subjek penelitian adalah Camat Ketungau Tengah, Sekertaris Camat Ketungau Tengah, Kasubbag Umum dan staff Kecamatan Ketungau Tengah, dan masyarakat.Dari hasil penelitian mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Kantor Camat Ketungau Tengah peneliti menyimpulkan bahwa belum maksimalnya pelaksanaan disiplin pada beberapa pegawai kantor tersebut. Pada dasarnya di Kantor Camat Ketungau Tengah dalam hal disiplin cukup rendah yang dimana hal ini berkaitan dengan jam kerja baik itu jam masuk kantor, jam istirahat maupun jam pulang kantor. namun tak semua pegawai yang memiliki disiplin kurang baik terdapat juga beberapa pegawai yang sudah mengikuti aturan disiplin, dan terdapat juga pegawai yang melebihi jam istirahat sedangkan jam istirahat sudah ditentukan. Hendaknya Camat di Kantor Camat Kecamatan Ketungau Tengah memberikan pengertian secara rutin/terus-menerus kepada pegawai yang berada di lingkungan instansi tersebut bahwa disiplin adalah suatu kewajiban setiap pegawai negeri sipil, dan bukan suatu tindakan untuk mendapatkan hadiah. Kata kunci : Disiplin, Disiplin Waktu Dan Disiplin Kerja Atau Perbuatan
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA KAMUH KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG Helmina, Helmina; Isdairi, Isdairi; Patriani, Ira
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3462

Abstract

Helmina,  Nomor Induk Mahasiswa E1032171018, Program Studi Ilmu Pemeritahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura Pontianak, menyusun skripsi dengan judul Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa kamuh kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang, dibawah bimbingan bapak Dr. Isdairi, M.AB selaku pembimbing I (pertama), dan ibu Dr. Ira patriani, M.Si selaku pembimbing II (kedua). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kamuh Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini denga observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dari Pengelolaan Alokasi Dana (ADD) dengan upaya Pembangunan Desa di Desa Kamuh Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang menunjukan bahwa: A). Tahap Perencanaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kamuh Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang sudah mulai menerapkan prinsip Transparansi. B). Pada tahap pelaksanan Alokasi Dana Desa (AAD) di Desa Kamuh Kecamtan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang telah melakukan swakelola kepada Pemerintah Desa juga perlu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. C). Tahap Pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (AAD) Di Desa Kamuh Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang, sudah cukup baik dalam teknis maupun administrasi, tapi tetap harus mendapatkan bimbingan dari Pemerintah Kecamatan.  Kata Kunci : Pengelolaan, Alokasi Dana Desa, Pembangunan Desa.  
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MELAWI PRENGKI, PRENGKI; Isdairi, Isdairi; Rahim, Abdul
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.4258

Abstract

Prengki, Judul Strategi Peningkatan Pelayanan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi. Skripsi, Pontianak: Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai Strategi Peningkatan Pelayanan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan strategi pelayanan KTP Elektronik. Permasalaha yang ditemui yaitu sekitar 20,87% masyarakat di Kabupaten Melawi yang belum memiliki KTP Elektronik. Masyarakat belum mengetahui prosedur dan cara pembuatan KTP Elektronik dan Minimnya sosialisasi tentang KTP Elektronik, disebabkan kondisi geografis setiap daerah sangat mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif yang merupakan proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Penelitian kualitatif memandang data sebagai produk dari proses memberikan interpretasi peneliti yang didalamnya sudah terkandung makna yang mempunyai referensi pada nilai. Lokasi penelitian yaitu di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi. Subjek penelitian adalah Kepala Dinas, Kepala Bidang, Petugas Pelayanan KTP Elektronik, Masyarakat yang sudah dan belum memiliki KTP Elektronik. Hal penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan pelayanan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi, belum sepenuhnya mampu memenuhi tuntutan sebagai ujung tombak pelayanan. Hal tersebut terlihat dari indikator-indikator pengembangan struktur organisasi, pengembangan teknologi dan pengembangan sumber daya aparatur yang belum maksimal dilaksanakan. Kata kunci: Strategi, Pelayanan, Penerbitan KTP Elektronik.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH PROVINSIKALIMANTANBARAT NOMOR 3 TAHUN 2018 TENTANG RENCANA INDUKPEMBANGUNAN PARIWISATA DAERAH TAHUN 2017-2032 DI OBJEK WISATA AIR PANAS SIPANT LOTUP DESA SAPE KECAMATAN JANGKANGKABUPATEN SANGGAU BAYUSAPUTRA, HIRARIUS JERIMAS; Isdairi, Isdairi; Apriyanto, Dhidik
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3144

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Tahun 2017 – 2032 Di Objek wisata Air Panas Sipant Lotup Desa Sape Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau serta supaya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau dapat mengetahui  faktor pendukung dan faktor penghambat kebijakan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriktif dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan  teori implementasi yang dikemukakan oleh George Edward III dalam Indiahono (2007: 31-33)yang terdiri dari komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Peraturan Daerah belum berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari faktor komunikasi Disporapar Kabupaten Sanggau dan Aparatur Desa Sape belum berjalan dengan baik,belum adanya pemanfataan sumberdaya lokal serta staf di Disporapar masih belum menguasai Peraturan Daerah, belum adanya komitmen yang kuat hal ini dilihat dari staf Disporapar belum menguasai Peraturan Daerah, serta struktur birokrasi belum terkoordinir dengan baik hal ini terlihat belum adanya  acuan SOP (Standar Operasional Prosedur ) dalam pengembangan Objek Wisata Air Panas Sipant Lotup. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti bagi Disporapar dalam upaya pengembanganObjek Wisata Air Panas Sipant Lotup yaitu memaksimalkan komunikasi dan promosi pariwisata, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia,perlunya keseriusan Disporapar dalam upaya mengembangkan objek wisata, serta membuat SOP (Standar Operasional Prosedur )sebagai upayamengembangkan objek wisata.
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK CRYSTI, MONICA SANTA; Isdairi, Isdairi; Sulisdiani, Indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ketepatan sasaran Program Keluarga Harapan dalam memanfaatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Gibson (dalam Indrawijaya, 2009:112) ada empat unsur efektifitas yaitu sebagai berikut: 1. Pencapaian tujuan PKH di Kecamatan Pontianak Utara belum terlaksana secara maksimal. Hal tersebut terlihat dari kondisi pendidikan setelah adanya PKH, yaitu adanya pengembangan akses dan taraf pendidikan melalui bantuan tunai bersyarat tidak ada perubahan yang signifikan. 2. Ketepatan waktu dalam menerapkan PKH di Kecamatan Pontianak Utara, terlihat Peserta PKH tidak memenuhi komitmen pelayanan pendidikan dan  kesehatan. 3. Pemanfaatan fasilitas pendidikan dan kesehatan oleh RTSM sebagai peserta PKH di Kecamatan Pontianak Utara pada kenyataannya sudah dimanfaatkan tetapi belum maksimal. 4. Hasil pelaksanaan PKH di Kecamatan Pontianak Utara belum tercapai secara maksimal sesuai dengan target. Karena petugas kecamatan sebagai pendamping PKH kecamatan belum berperan dalam mengakses layanan pendidikan dan kesehatan. Adapun rekomendasi dalam penelitian ini bahwa dalam rangka meningkatkan efektivitas ketepatan sasaran dalam penerimaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam memanfaatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Pontianak Utara, maka diharapkan  RTSM sebagai penerima bantuan PKH untuk kegiatan pelayanan kesehatan yang sudah tersedia dapat dialokasikan, sesuai dengan kebutuhan RTSM di bidang pendidikan dan kesehatan. Kemudian perlu adanya pemenuhan komitmen peserta PKH, dengan melakukan sosialisasi. 
PENEMPATAN PEGAWAI DI KANTOR DINAS PEMUDA, OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN BENGKAYANG SUMAR, ELISABET; Isdairi, Isdairi; Utami, Dewi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penempatan aparatur sipil negara pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang. Fenomena yang diangkat dalam penelitian ini adalah tentang penempatan aparatur sipil negara yang belum sesuai berdasarkan prinsip the right man on the right place (orang yang tepat ditempatkan di posisi yang tepat). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Yuniarsih dan Suwatno (2013, 117-118) yang terdiri dari: 1) Pendidikan adalah salah satu aspek yang seringkali dilihat atau dinilai pada saat pimpinan akan melakukan penempatan seorang pegawai, tinggi rendahnya pendidikan dapat menentukan kedudukan seorang pegawai dalam organisasi. 2) Pengetahuan kerja adalah informasi atau ilmu yang dimiliki atau dikuasai oleh seorang pegawai dibidang tertentu, untuk menempatkan seorang pegawai sangat mempertimbangkan aspek pengetahuan ini dalam memberikan pertimbangan tugas, tanggungjawab dan jabatan yang akan ditempati 3) Keterampilan merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang baik dalam berupa pikiran ataupun perbuatan dalam menyelesaikan pekerjaan tertentu 4) Pengalaman kerja diperoleh dengan melewati masa kerja yang telah dilalui disuatu tempat kerja, pengalaman seorang tenaga kerja untuk melakukan pekerjaan tertentu. Adapun saran dari penelitian ini adalah supaya dalam penempatan aparatur sipil negara perlu adanya pelatihan tambahan dan penyesuaian dengan karakteritik yang dimiliki oleh pegawai sehingga pekerjaan dapat terlaksanakan dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA AIR PANAS SIPATN LOTUP OLEH DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN SANGGAU Aprila, Agnes; Isdairi, Isdairi; Sulisdian, Indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3185

Abstract

This study aimed to analyze the strategy execution of Sipatn Lotup Hot Water tourism development which was done by the Youth, Sport and Tourism Department of Sanggau Regency. This study used a qualitative research method with a descriptive-analytical research design. This study used Bryson’s strategy planning theory (2016:55) which consisted of resources condition, strategic planning, community participation, and promotion. The results showed that the condition of the Youth, Sport and Tourism Department of Sanggau resources were still a weakness due to the lack of human, financial, and information resources so that it became an obstacle to the development of Sipatn Lotup Tourist Attractions and the strategic planning that had been carried out was supported by the existence of Regional Long-Term Development Plan targets for the tourism sector and the formulation of more detailed planning documents such as the Master plan which could be a strength for the Sipatn Lotup Tourist Attractions development process. The results also showed that there was a lack of local community participation because they thought that the tourism sector was still not promising to be held in the area and the promotion efforts were not yet optimal. Keywords: Strategy, Development, Tourism.
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SINTANG MARILA, MONIKA; Hardilina, Hardilina; Martinus, Martinus; MIRAWATI, MIRAWATI; Isdairi, Isdairi; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3092

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja ASN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang di bidang pencatatan dan penerbitan akta kelahiran. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititaf, dengan desain penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori kinerja menurut Robbins (dalam Bintoro dan Daryanto, 2006:260) yang menjelaskan tiga indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur kinerja pada organisasi publik. Ketiga indikator kinerja tersebut terdiri dari: 1) Kualitas, kesimpulannya kinerja ASN di bidang Pencatatan dan Penerbitan Akta Kelahiran belum maksimal dilihat dari masih ditemukannya ketidaktelitian ASN dalam menyelesaikan dokumen akta kelahiran; 2) Kuantitas, kesimpulannya menunjukkan bahwa jumlah ASN masih terbatas dan target yang ditentukan belum seluruhnya terealisasikan; 3) Ketepatan Waktu, kesimpulannya adalah dilihat dari aspek waktu penyelesaian pekerjaan, masih belum maksimal. Adapun saran – saran yang dapat direkomendasikan oleh peneliti yang menjadi urgensi dalam penelitian ini dari segi kualitas ialah perlu pemahaman visi dan misi serta tujuan, melalui upaya peningkatan program pendidikan dan pelatihan. Selain itu saran – saran lainnya berupa perlu dilakukan penambahan jumlah ASN dalam melaksanakan program kegiatan di Bidang Pencatatan dan Penerbitan Akta Kelahiran serta meningkatkan pencapaian target dengan melakukan upaya layanan jemput bola. Serta penggunaan waktu dalam melaksanakan tugas dan fungsi harus sebaik mungkin, sehingga pelaksanaan program kegiatan dapat mencapai sasaran atau target.Â