Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Keberhasilan Produk Makanan Inovatif Mahasiswa Berdasarkan Respon dan Pembelian Pengunjung Bazar: Success Level of Student Innovative Food Products Based on Responses and Purchases from Bazaar Visitors Primanita Sholihah Rosmana; Cantika Sri Agustin; Caroline Rotua; Fathan Tamam; Rizky Nurul Muslih; Sahrany Nurmalasari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan konsumen sebagai dasar penentuan strategi pengembangan produk makanan berbasis buah yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta. Penelitian ini merupakan pengembangan dari studi sebelumnya yang berfokus pada analisis deskriptif kepuasan konsumen, dengan penajaman pada penentuan prioritas perbaikan produk berdasarkan indikator kepuasan dan minat beli. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik accidental sampling terhadap 20 responden pengunjung bazar kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 yang mencakup indikator rasa/kualitas, harga, kemasan, dan minat beli, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan pemeringkatan prioritas pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator rasa/kualitas memperoleh nilai kepuasan tertinggi dan menjadi kekuatan utama produk, diikuti oleh harga dan minat beli yang berada pada kategori baik. Sebaliknya, indikator kemasan memiliki nilai kepuasan terendah sehingga menjadi prioritas utama dalam strategi pengembangan produk. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan desain dan fungsionalitas kemasan berpotensi meningkatkan daya tarik produk serta minat beli konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kewirausahaan mahasiswa, khususnya dalam merancang produk makanan berbasis buah yang berdaya saing dan berkelanjutan
Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Miniatur Pohon untuk Peningkatan Pemahaman Konsep IPAS di Kelas IV SD Andi Hanifah Muthmainnah; Desy Fitriani Mukti; Dinda Hudaya Nur Fadilah; Fathan Tamam; Luthfiah Hanifah; Semilir Inas Khairani; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10258

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar, khususnya pada siswa kelas IV, masih menghadapi tantangan dalam hal tingkat pemahaman konsep yang masih rendah. Situasi ini terjadi karena materi yang diajarkan cenderung abstrak dan minimnya penerapan model pembelajaran yang mendorong siswa untuk terlibat secara aktif serta penggunaan media pembelajaran yang bersifat konkret. Maka dari itu, dibutuhkan inovasi dalam strategi pembelajaran yang tidak hanya membuat siswa menjadi lebih aktif, tetapi juga dapat membantu mereka dalam memahami konseptual secara mendalam dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif penerapan Model Problem Based Learning (PBL) yang menggunakan media miniatur pohon dalam membantu siswa SD kelas IV memahami konsep IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design jenis One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 18 siswa kelas IV SD. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep IPAS yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon Signed Rank Test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konsep IPAS siswa, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari pretest sebesar 46,67 menjadi 64,44 pada posttest, dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,012 (< 0,05). Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,366 berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning berbantuan media miniatur pohon berhasil meningkatkan pemahaman konsep IPAS para siswa, karena mampu mengaitkan permasalahan kontekstual dengan media konkret sehingga dapat membantu siswa memahami konsep yang bersifat abstrak secara lebih mendalam dan bermakna