Budi Ari Darmawanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Falsafah Syariah – Asrār al-Ahkām (Rahasia/ Hikmah Hukum Islam) Budi Ari Darmawanto; Rudi Hartono; Ahmad Musyahid; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas falsafah syariah melalui konsep Asrār al-Ahkām, yaitu hikmah dan tujuan yang terkandung di balik penetapan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa hukum Islam tidak hanya bersifat normatif dan legalistik, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis, etis, dan kemaslahatan bagi kehidupan manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an, hadis, serta karya ulama klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Asrār al-Ahkām menegaskan keterkaitan erat antara hukum syariah dan tujuan syariah (maqāṣid al-syarīah), seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dengan memahami rahasia dan hikmah hukum Islam, penerapan syariah dapat dipahami secara lebih kontekstual, rasional, dan humanis. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pemikiran hukum Islam yang lebih komprehensif dan relevan dengan dinamika kehidupan modern
Falsafah Tasyri’: Maqāṣid Al-Aḥkām (Tujuan-Tujuan Hukum Islam) Rudi Hartono; Budi Ari Darmawanto; Fatmawati Fatmawati; Ahmad Musyahid
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Falsafah tasyri’ merupakan landasan filosofis dalam memahami hukum Islam tidak hanya sebagai kumpulan norma legal, tetapi sebagai sistem nilai yang berorientasi pada kemaslahatan manusia. Salah satu konsep sentral dalam falsafah tasyri’ adalah maqāṣid al-aḥkām, yaitu tujuan-tujuan yang hendak diwujudkan oleh syariat Islam dalam setiap ketentuan hukumnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hakikat falsafah tasyri’ serta menganalisis konsep maqāṣid al-aḥkām dalam perspektif klasik dan kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap literatur klasik seperti karya al-Ghazali dan al-Syathibi, serta pemikiran kontemporer seperti Jasser Auda dan Mohammad Hashim Kamali. Hasil kajian menunjukkan bahwa maqāṣid al-aḥkām merupakan ruh dan orientasi utama hukum Islam yang bertujuan menjaga lima kebutuhan dasar manusia, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dalam konteks modern, pendekatan maqāṣid berperan sebagai paradigma ijtihad yang memungkinkan hukum Islam bersifat adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi tanpa kehilangan otentisitas wahyunya. Dengan demikian, falsafah tasyri’ dan maqāṣid al-aḥkām memiliki relevansi strategis dalam pembaruan hukum Islam kontemporer, baik dalam bidang hukum keluarga, ekonomi syariah, maupun hukum publik. Pendekatan ini menegaskan bahwa hukum Islam bersifat dinamis, humanistik, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan universal.