Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran Inovatif dalam Peningkatan Kemampuan Menulis Iklan Alias; Muh. Al Kausar; Ahmat Keke; Lestariwati; Taufiq Said; Karoluslina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.207

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Hal ini diperlukan sebagai upaya pengembangan keterampilan menulis kreatif di kalangan mahasiswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis iklan mahasiswa melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo, selama dua minggu pada semester genap tahun akademik 2024/2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based participatory learning yang melibatkan 25 mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek struktur penulisan, kreativitas ide, dan kejelasan pesan iklan. Mahasiswa juga menunjukkan perubahan sikap terhadap teknologi dengan munculnya kesadaran baru akan pentingnya literasi digital dan kolaborasi dalam pembelajaran. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemanfaatan AI mampu memperkuat kompetensi menulis iklan mahasiswa sekaligus mendorong transformasi pola pikir menuju pembelajaran yang adaptif dan inovatif di era digital.
Pemberdayaan Masyarakat Maritim Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Sosial Ekonomi Marhadi, Akhmad; La Ino; Alias; Ahmat Keke; Nurmin Suryati; Taufiq Said
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.221

Abstract

Masyarakat maritim di Kelurahan Petoaha memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil laut, tetapi keterbatasan keterampilan dan pengetahuan menghambat peningkatan nilai ekonomi produk perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan abon ikan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh hari di Kelurahan Petoaha, Kota Kendari, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan produksi, dan evaluasi. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif antara tim pengabdian dan masyarakat guna memastikan keberlanjutan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan menjadi abon yang bernilai jual. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran kewirausahaan dan memperkuat kerja sama sosial di lingkungan masyarakat maritim. Produk abon ikan yang dihasilkan menjadi contoh inovasi sederhana berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk pengembangan usaha dan pemasaran produk secara mandiri.
Tradisi Kafoere Pada Orang Muna Di Desa Wakadia Kecamatan Watopute Kabupaten Muna Ahmat Keke; Ronan Trisilia
LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 No 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/b43kj298

Abstract

Tradisi Kafoere adalah sebuah praktik adat masyarakat Muna yang bertujuan untuk memohon keselamatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, agar terhindar dari bala dan malapetaka serta untuk mendatangkan keberkahan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan proses, fungsi, dan pantangan dalam tradisi kafoere pada masyarakat Muna di Desa Wakadia Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kafoere memiliki berbagai bentuk, antara lain kafoere untuk pertandingan, pendidikan, merantau, pernikahan, dan peperangan. Masyarakat Muna meyakini bahwa pelaksanaan kafoere dapat mendatangkan keselamatan, keberkahan, serta perlindungan dari bala dan malapetaka atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual perlindungan, tetapi juga mengandung nilai-nilai simbolik yang memperkuat identitas budaya dan spiritual masyarakat.