Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Potensi ekonomi masyarakat nelayan dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan di Kelurahan Petoaha Kota Kendari Jalil, Abdul; Jers, La Ode Topo; Ashmarita; Alias; Rahman, Hidayah
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v9i2.84

Abstract

This study aims to assess the economic potential of fishing communities in building sustainable food security in Petoaha Village, Kendari City. In this study, the form of economic potential, supporting and inhibiting factors, and strategies that can be done to increase the economic potential of fishing communities were analyzed. This research used qualitative research methods. The collection techniques used included observation, interviews, and documentation. The results showed that the community utilizes fishery resources, local wisdom, social networks as a form of economic potential in supporting the community's food security system. however, limited capital and technology are inhibiting factors. In order to strengthen the economic potential of fishing communities, strategies based on cooperative development, skills education, and technology application are needed. This research provides an important contribution in building sustainable food security in Petoaha Village
Pelestarian Objek Cagar Budaya Desa Sebagai Upaya Pengembangan Potensi Pariwisata Budaya Niampe, La; Jamili; Alias; Laniampe, Hasdairta; Mursin; Hisna; Bainudin
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.295

Abstract

Pentingnya pelestarian objek cagar budaya sebagai warisan sejarah dan identitas lokal di Indonesia mendorong perlunya keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengembangannya. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya serta mengembangkannya sebagai potensi pariwisata berbasis budaya. Pelaksanaan program kegiatan menggunakan metode penyuluhan dengan pendekatan partisipatif. Program pengabdian masyarakat tentang pelestarian cagar budaya di Desa Landipo berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya. Berdasarkan survei bahwa 85% peserta menyatakan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pelestarian cagar budaya. Kegiatan pelatihan teknis, seperti pembersihan, perbaikan, dan dokumentasi sejarah, mendapat respons positif, dengan 75% peserta menguasai keterampilan dokumentasi sejarah. Meskipun keterlibatan dalam perbaikan struktur masih rendah (37,5%), ide-ide pengembangan pariwisata berbasis budaya, seperti paket wisata sejarah, muncul dengan potensi implementasi yang tinggi. Program ini telah berhasil membangun kesadaran masyarakat, namun diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan keterampilan teknis dan mengimplementasikan ide pengembangan pariwisata.
MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Alias; Ambo Tuo; Ahmad Muktamar
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 3 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/ezzph564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan metode studi pustaka. Di mana penulis mengkajinya dengan menelusuri dan mencari bahan serta mengumpulkan informasi yang yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan dan laporan peneltian sebelumnya yang menjelaskan pelaksanaan merdeka belajar. Referensi utama dalam penelitian ini ialah : Rangkaian kebijakan Pendidikan terbaru Kemendimbud RI, tentang Kurikulum Merdeka. Selain itu, peneltian ini juga memanfaatkan sumber data berupa peraturan perundang-undangan negara dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa gagasan merdeka belajar oleh Kemendikbud adalah bentuk reformasi di bidang pendidikan, yang arahnya untuk memberikan kebebasan bagi siswa, guru dan satuan pendidikan dalam berinovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Sebagai mata pelajaran, Pendidikan Agama Islam dapat diimplementasikan dan sejalan dengan merdeka belajar, yang memberikan ruang serta keleluasaan pada peserta didik agar dapat berkeksplorasi sesuai dengan bakat dan minatnya. Karena itu diperlukan pembentukan peserta didik yang produktif, kreatif dan inovatif serta mempunyai keterampilan yang menunjang terhadap bidang yang diminati. Meskipun demikian kebebasan dalam arti harus konsisten menjaga agar tidak melanggar etika, norma serta nilai-nilai yang telah ditentukan oleh ajaran Islam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PERSENTASE UNTUNG DAN RUGI DI KLEAS VII B SMPN 2 DAMPAL SELATAN Alias; Anggraini; Baharuddin Paloloang; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 9 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persentase untung dan rugi di kelas VII B SMP Negeri 2 Dampal Selatan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B yang berjumlah 25 siswa dan dipilih tiga sebagai informan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelititian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siwa pada materi persentase untung dan rugi dengan mengikuti fase-fase pembelajaran kooperatif yaitu: 1) Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, 2) menyajikan informasi, 3) mengorganisir siswa kedalam tim-tim belajar, 4) Membantu kerja tim dan belajar, 5) Mengevaluasi, 6) Memberikan penghargaan
Penguatan Literasi dan Seni Budaya Berbasis Pertunjukan Puisi bagi Anak-Anak Komunitas the La Malonda Institute Ibrahim, Irianto; Sahidin, La Ode; Syukur, La Ode; Alias; Zulzaman, La Ode Akhiri; Sofian, Nur Israfyan; Haris, Amalia Putri; Muda, Efram Bala
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.347

Abstract

Penguatan literasi dan seni budaya merupakan sarana bagi anak dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosialnya. Melalui pertunjukkan puisi anak-anak belajar mengembangkan kemampuan literasi dan budaya sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter mulia. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi anak-anak komunitas The La Malonda Institute melalui pertujukkan puisi sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya pada anak-anak. Melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, program ini dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan positif pada kemampuan literasi, kualitas karya puisi, dan keterampilan seni pertunjukan. Peserta mengalami dampak sosial dan psikologis yang positif, termasuk peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan sosial. Keberlanjutan program didukung oleh pembentukan kelompok belajar, pengembangan modul mandiri, dan kemitraan strategis. Temuan ini menegaskan efektivitas integrasi literasi dan seni budaya dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi anak-anak. Kesimpulan dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah penguatan literasi dan seni budaya berbasis pertunjukkan puisi berdampak positif bagi peningkatan kemampuan literasi, kualitas karya puisi, dan performa peserta melalui tes tertulis
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Bajo Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Syahrun; Alias; Bainudin; Hasdairta Laniampe; Sarniati Nuru
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.205

Abstract

Masyarakat Bajo di Desa Leppe, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe menghadapi kerentanan ekonomi akibat ketergantungan pada hasil tangkapan melaut. Kondisi ini menuntut adanya strategi pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga identitas budaya maritim. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Bajo melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif meliputi sosialisasi, pelatihan penguatan ekonomi kreatif berupa pengolahan hasil laut, pelatihan pemberdayaan masyarakat dengan diversifikasi produk berbasis potensi lokal, serta pengenalan pemasaran digital menggunakan WhatsApp Business dan Facebook, dan tahap akhir berupa monitoring dan evaluasi dilaksanakan melalui observasi lapangan dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam mengolah hasil laut, munculnya kesadaran baru mengenai pentingnya pelestarian budaya maritim, serta penguatan solidaritas sosial melalui kerja kolektif. Ibu rumah tangga mulai berani memasarkan produk olahan, pemuda berinisiatif mengembangkan pemasaran digital, dan kelompok nelayan terdorong untuk memperkuat kelembagaan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan ekonomi kreatif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bajo sekaligus memperkuat identitas budaya maritim. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan dukungan kelembagaan agar program dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran Inovatif dalam Peningkatan Kemampuan Menulis Iklan Alias; Muh. Al Kausar; Ahmat Keke; Lestariwati; Taufiq Said; Karoluslina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.207

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Hal ini diperlukan sebagai upaya pengembangan keterampilan menulis kreatif di kalangan mahasiswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis iklan mahasiswa melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo, selama dua minggu pada semester genap tahun akademik 2024/2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based participatory learning yang melibatkan 25 mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek struktur penulisan, kreativitas ide, dan kejelasan pesan iklan. Mahasiswa juga menunjukkan perubahan sikap terhadap teknologi dengan munculnya kesadaran baru akan pentingnya literasi digital dan kolaborasi dalam pembelajaran. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemanfaatan AI mampu memperkuat kompetensi menulis iklan mahasiswa sekaligus mendorong transformasi pola pikir menuju pembelajaran yang adaptif dan inovatif di era digital.
Pemberdayaan Masyarakat Maritim Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Sosial Ekonomi Marhadi, Akhmad; La Ino; Alias; Ahmat Keke; Nurmin Suryati; Taufiq Said
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.221

Abstract

Masyarakat maritim di Kelurahan Petoaha memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil laut, tetapi keterbatasan keterampilan dan pengetahuan menghambat peningkatan nilai ekonomi produk perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan abon ikan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh hari di Kelurahan Petoaha, Kota Kendari, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan produksi, dan evaluasi. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif antara tim pengabdian dan masyarakat guna memastikan keberlanjutan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan menjadi abon yang bernilai jual. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran kewirausahaan dan memperkuat kerja sama sosial di lingkungan masyarakat maritim. Produk abon ikan yang dihasilkan menjadi contoh inovasi sederhana berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk pengembangan usaha dan pemasaran produk secara mandiri.
Pengenalan Wawasan Pesisir dan Perdesaan Melalui Pertunjukan Tari Pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Kendari Ibrahim, Irianto; La Niampe; La Ode Sahidin; Sumiman Udu; Alias; Muhammad Yazid Abd Rachim Gege
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.239

Abstract

Pemahaman siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan budaya pesisir masih rendah sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan wawasan pesisir dan perdesaan melalui pertunjukan tari dan pameran seni rupa bagi siswa kelas VI B SD Negeri 2 Kendari. Pengabdian dilaksanakan di Kota Kendari dengan melibatkan proses persiapan berupa koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi seni, dan penyiapan ruang kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui demonstrasi seni, pameran visual, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan dalam satu rangkaian kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep lingkungan pesisir, budaya lokal, interpretasi karya seni, dan kesadaran pelestarian lingkungan. Respons siswa selama kegiatan sangat positif, ditandai dengan antusiasme tinggi, kemampuan menginterpretasi simbol budaya, dan keterlibatan aktif dalam diskusi. Peningkatan nilai pre-test dan post-test memperkuat temuan bahwa media seni efektif dalam mendukung proses belajar siswa. Kegiatan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis seni untuk anak-anak Sekolah Dasar.