Arrizq, Ahmad Fatih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Mesin Steamer Batik Ecoprint Otomatis dan Manajemen Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Bisnis Fashion Batik Ecoprint Kelompok PKK Rejosari Tulungagung Jatiningsih, Oksiana; Hidayati, Lutfiyah; Kholis, Nur; Wulandari, Novi Fitria; Arrizq, Ahmad Fatih; Rahman, Yanuar; Abdillah , Moh Bima Fahrosyid Rizki
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fdbemc10

Abstract

Kelompok PKK Rejosari Tulungagung memiliki potensi dalam produksi batik ecoprint berbasis kearifan lokal. Namun, pada saat proses produksi masih menggunakan alat kukus konvensional yang kapasitasnya lima, panas tidak merata, waktu proses produksi lama dan menghasilkan motif yang tidak konsisten. Penggunaan alat tersebut menghambat efesiensi produksi, meningkatkan tingkat kegagalan produk, dan menyulitkan dalam menjaga stadar kualitas. Proses pemasaran produk belum terintegrasi dengan media digital, sehingga jangkauan pasar tidak bisa luas. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra melalui penerapan Mesin steamer batik ecoprint otomatis dan pelatihan manajemen pemasaran digital. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan mesin yang mampu menghasilkan uap panas stabil dan merata dengan bantuan kompor burner double channel. Mesin steamer batik ecoprint otomatis dilengkapi dengan sistem timer dan pengaturan suhu untuk menjaga suhu tetap stabil. Penggunaan mesin steamer batik ecoprint otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 100%, mempercepat waktu proses sebesar 25%, serta meningkatkan konsistensi dan kualitas motif secara signifikan melalui distribusi panas yang merata dan kontrol suhu terintegrasi. Pelatihan digital marketing membantu mitra memahami strategi promosi dan memperluas akses pasar. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, efisiensi produksi, dan kemampuan adaptasi mitra terhadap tren pemasaran. Innovation of Automatic Batik Ecoprint Machine and Digital Marketing Management to Improve Fashion Batik Ecoprint Business of PKK Rejosari Group Tulungagung The PKK Rejosari Tulungagung group has potential in the production of ecoprint batik based on local wisdom. However, during the production process, they still use conventional steaming tools with a capacity of five, uneven heat, a long production process time, and produce inconsistent motifs. The use of these tools hampers production efficiency, increases the product failure rate, and makes it difficult to maintain quality standards. The product marketing process has not been integrated with digital media, so the market reach cannot be wide. This programme aims to increase the productivity and competitiveness of partners through the application of an automatic ecoprint batik steamer machine and digital marketing management training. The results of this activity produce a machine that is able to produce stable and evenly hot steam with the help of a double-channel burner stove. The automatic ecoprint batik steamer machine is equipped with a timer system and temperature settings to keep the temperature stable. The use of an automatic batik ecoprint steamer machine increases production capacity by up to 100%, reduces processing time by 25%, and significantly enhances motif consistency and quality through evenly distributed heat and integrated temperature control. Digital marketing training helped partners understand promotion strategies and expand market access. Evaluation showed improvements in partners' technical skills, production efficiency, and adaptability to marketing trends
PKM Diversifikasi Pengolahan Buah Durian Pasca Panen berkonsep Zero Waste dan Branding Potensi Agropolitan Kelompok Tani "Lestari" Desa Suluk Madiun Juniarti, Rosa Safitri; Lebdoyono, Rendra; Arrizq, Ahmad Fatih; Abdillah, Moh Bima Fahrosyid Rizki; Sari, Fitrotin Ni'ma Intan; Azizah, Wafiq; Fatoni, Fandi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dqc3nc06

Abstract

Kelompok Tani “Lestari” di Desa Suluk merupakan wadah komunikasi petani yang fokus pada budidaya rambutan, alpukat, dan durian. Meskipun menghasilkan banyak durian setiap tahun, pada 2024 kelompok ini mengalami gagal panen karena rasa buah hambar meskipun sudah matang. Upaya pemupukan belum mampu memperbaiki kualitas rasa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan strategi diversifikasi produk berkonsep zero waste menjadi solusi. Diversifikasi tersebut berupa Daging durian dapat dijadikan dodol atau dijual ke PT. Ice Cream Campina sebagai bahan es krim atau diolah menjadi dodol, sementara bijinya dapat dijadikan keripik. Untuk mengatasi hal tersebut tim PKM melakukan diskusi setelah dilakukan observasi dan menghasilkan bahwa kelompok tani “Lestari” membutuhkan Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Ekstraktor Durian (pemisah daging dan biji) serta mesin perajang biji durian model horizontal. Dengan dukungan ini, hasil panen dapat dimanfaatkan optimal. Selain itu, kelompok tani “Lestari” memerlukan pendampingan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar, melengkapi manajemen yang selama ini sudah berjalan baik melalui pertemuan rutin bulanan. PKM on Post-Harvest Durian Fruit Processing Diversification with a Zero-Waste Concept and Branding of Agropolitan Potential of the “Lestari” Farmer Group Suluk Village Madiun The “Lestari” farmer group in Suluk Village serves as a communication forum for farmers focusing on the cultivation of rambutan, avocado, and durian. Although they produce a significant amount of durian each year, in 2024 the group experienced crop failure as the fruits tasted bland despite being ripe. Fertilization efforts had not been able to improve the fruit quality. To address this issue, a product diversification strategy with a zero-waste concept was introduced as a solution. The diversification includes pulp can be made into dodol or selling durian pulp to PT Ice Cream Campina as an ingredient for ice cream or processing it into dodol, while the seeds can be processed into chips. To overcome these challenges, the PKM team conducted discussions after carrying out observations and concluded that the “Lestari” farmer group requires appropriate technology in the form of a Durian Extractor Machine (to separate pulp and seeds) as well as a horizontal model seed slicer. With this support, harvest yields can be utilized optimally. In addition, the “Lestari” farmer group requires assistance in digital marketing to expand market reach, complementing the management practices that have already been running well through regular monthly meetings.