Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Berbagai Jenis Buah dalam Pembuatan Permen Jeli terhadap Rendemen, Umur Simpan, dan Mutu Organoleptik Rizalianti, Nayla Rahmiyya
Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Vol 3 No 2 (2025) Desember: Journal of Innovative Food Technology and Agriculture Product
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jitap.v3i2.9092

Abstract

Permen jelly merupakan produk pangan semi basah yang digemari masyarakat dan berpotensi dikembangkan melalui penambahan bahan alami berupa buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis buah terhadap rendemen, stabilitas mutu selama penyimpanan, dan karakteristik organoleptik permen jelly pada suhu ruang dan suhu dingin. Bahan baku yang digunakan meliputi jeruk sunkist, mangga, nanas, dan buah naga dengan penambahan gula, gelatin, karagenan, dan asam sitrat. Uji organoleptik dilakukan menggunakan metode hedonik terhadap 15 panelis semi terlatih dengan parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa. Pengamatan stabilitas mutu dilakukan selama 7 hari berdasarkan perubahan warna, aroma, tekstur, dan kerusakan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis buah berpengaruh terhadap rendemen dan karakteristik organoleptik permen jelly. Rendemen tertinggi diperoleh dari mangga (97,04%) dan terendah dari buah naga (54,76%). Pada uji hedonik hari ke-0, permen jelly buah naga memperoleh skor warna tertinggi, sedangkan permen jelly nanas menunjukkan skor tekstur terendah. Penyimpanan pada suhu dingin mampu mempertahankan mutu warna dan tekstur serta menekan kerusakan hingga hari ke-7 dibandingkan suhu ruang. Secara keseluruhan, jenis buah dan suhu penyimpanan berperan penting dalam menentukan stabilitas mutu dan daya terima permen jelly. kata kunci: Buah naga; permen jelly; mangga; jeruk (Sunkist); nanas; umur simpan
The The Stunting Prevention Counseling Through Early Detection and Management of Pregnancy Disorders in Sukahaji Village, Sukawening, Garut Qowiyyah, Atun; Hilman, Irfan; Luthfiyyah, Hasnaa; Urfa, Aghna; Permana, Elpan Gustian; Sarah, Siti; Rizalianti, Nayla Rahmiyya; Humaira, Yasmina Rihada; Afifah, Risa Asvia; Fauziyah, Fahmi; Kartika, Sumi Sulfia; Nuraini, Annisa; Rahman, Wildan; Syahla, Nazwa Alifah; Sofyan, Ananda; Fazri, Shintya Nur; Adiningsih, Sri Astuti; Paridwan, Angga; Januar, Ariel Hasnan; Saefulloh, Ade; Abdulloh, Syehhabudin; Nugraha, Elfa Widiyanto
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment (Februari)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v7i1.1136

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Indonesia. In Sukahaji Village, 56 stunted children, 8 infant deaths, and 48 pregnant women at risk were recorded due to inadequate nutrition and maternal health monitoring. This activity aimed to improve the knowledge of pregnant women, prospective mothers, and health cadres regarding nutrition, pregnancy care, and early stunting prevention. Health education was conducted using a participatory approach through lectures, discussions, Q&A sessions, and educational media. Evaluation was carried out using pretest and postest instruments. Participants’ knowledge significantly improved; the “good” category increased frpm 31% to 69%, while the “poor” category decreased from 25% to 6%. Participatory health education effectively improved knowledge and has strategic implications for preventing stunting and reducing infant mortality in Sukahaji Village.