Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

OPTIMALISASI MANAJEMEN MASJID SEBAGAI PUSAT KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN DALEMAN Chusnul Azhar; Krisdiyanto Krisdiyanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.161 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.201

Abstract

Masjid adalah bangunan yang sengaja didirikan umat muslim untuk melaksanakan salat berjamaah dan berbagai kegiatan lain yang terkait dengan kemaslahatan umat muslim hingga menjadi simbol kemajuan umat Islam sejak dahulu. Akan tetapi, bila mencermati fungsi masjid saat ini, fungsi yang kedua ini cenderung hilang di banyak masjid lantaran masjid hanya dipahami sebagai tempat shalat lima waktu. Hal itu pun kalau masih berlangsung karena yang terjadi juga banyak masjid yang sepi dalam pelaksanaan salat wajib lima waktu. Keadaan tersebut juga terjadi di beberapa masjid yang berada di wilayah Dusun Daleman. Di sinilah urgensi program pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai kegiatan di antaranya adalah sosialisasi dan penyuluhan tentang fungsi masjid, restrukturisasi takmir masjid, pelatihan manajemen pengelolaan kegiatan masjid, dan pengadaan perlengkapan masjid. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk optimalisasi manajemen masjid sebagai pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat. Program ini dapat meningkatkan kesadaran warga muslim Dusun Daleman untuk mengembalikan fungsi masjid di wilayah Dusun Daleman, seperti masjid-masjid lain pada umumnya sebagai pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat di Dusun Daleman, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pengembangan Akses Potensi Wisata dan Pertanian Desa Beji, Banjarnegara Tri Wahyono; M. Budi Nur Rahman; Krisdiyanto Krisdiyanto; Jasuma Nur Ilyas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.979

Abstract

Desa Beji merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pajawaran, Banjarnegara yang terletak di sekitar destinasi wisata nasional Dieng Plateau. Desa Beji juga memiliki potensi lain yang juga dapat dioptimalkan yaitu Rawa Pusung. Sebelum masa pandemi Covid-19, lokasi tersebut biasa digunakan sebagai pusat kegiatan budaya tradisi secara rutin untuk budaya potong gimbal yang banyak dikenal sebagai tradisi di sekitar wilayah Dieng sehingga sering dikunjungi. Pada saat ini, kondisi Rawa Pusung kurang terawat, begitu juga akses jalan menuju lokasi wisata kurang memadai. Tim pengabdi berencana memberikan kontribusi dalam proses pembangunan Rawa Pusung dengan mendampingi warga desa dalam pembuatan akses jalan menuju lokasi tersebut. Pengembangan objek wisata embung sangat didukung oleh mitra pemerintah Desa Beji. Dukungan yang diberikan berupa implementasi pengembangan secara fisik berupa akses jalan menuju lokasi wisata. Melalui kegiatan tersebut, kegiatan ekonomi masyarakat sekitar akan bergerak sehingga kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat. Masyarakat juga akan mendapatkan keuntungan dari penggunaan akses jalan, lahan parkir, dan potensi wisata kuliner. Tahapan pelaksanaan pengembangan wisata embung Rawa Pusung dalam bentuk akses jalan dan pengembangan profil yaitu, observasi, perancagan, focus group discussion, pengembangan objek wisata rawa pusung, implementasi pengabdian, dan evaluasi serta quality control sehingga potensi wisata di lokasi embung dapat dioptimalkan. Melalui program pengabdian skema KKN-PPM proses pengembangan akses menuju lokasi dan pertanian dapat dilakukan pada tahap permulaan, selanjutnya akan dianggarkan pada rencana pembangunan desa menggunakan anggaran dana desa
Peningkatan Aktivitas Kegiatan Keagamaan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Penataan Penerangan Jalan Kelurahan Gilangharjo Chusnul Azhar; Krisdiyanto Krisdiyanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1143

Abstract

Kelurahan Gilangharjo secara geografis terletak di ujung utara Kecamatan Pandak yang bersebelahan dengan pusat kota Kabupaten Bantul. Walaupun bersebelahan dengan pusat keramaian Kabupaten Bantul, tetapi masih banyak fasilitas umum (fasum) seperti tempat-tempat ibadah yang masih minim penerangan jalan. Hal ini menjadikan fasilitas-fasilitas umum dalam keadaan gelap dan sepi dari aktivitas warga. Kondisi ini mengakibatkan mobilitas kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan menjadi sangat terbatas pada malam hari. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini meyelenggarakan berbagai program dengan fokus pada 4 tahapan metode pelaksanaan, yaitu (1) observasi dan pendataan kebutuhan penerangan, (2) sosialisasi kepada masyarakat, (3) pengadaan dan produksi lampu penerangan, dan (4) pemasangan lampu penerangan pada fasilitas-fasilitas umum. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah penataan lampu penerangan pada 24 titik di fasilitas-fasilitas umum untuk menunjang kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di Kelurahan Gilangharjo