Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD/MI pada era Kurikulum Merdeka menuntut penerapan asesmen yang tidak hanya menilai hasil belajar, tetapi juga proses, sikap, dan keterampilan sosial peserta didik secara holistik. Salah satu pendekatan yang relevan adalah asesmen autentik berbasis peer assessment yang diintegrasikan dalam model cooperative learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen autentik berbasis peer assessment dalam model cooperative learning pada pembelajaran PJOK SD/MI, meliputi bentuk penerapan, kelebihan dan kekurangan, kontribusinya terhadap keterampilan sosial dan kolaborasi siswa, serta strategi implementasi yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan menganalisis berbagai artikel jurnal, buku ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen autentik berbasis peer assessment mampu meningkatkan keterlibatan siswa, keterampilan sosial, kolaborasi, serta refleksi diri dalam pembelajaran PJOK. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa potensi subjektivitas penilaian, keterbatasan pemahaman siswa terhadap kriteria penilaian, serta tuntutan kesiapan guru. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, penggunaan rubrik yang jelas, serta pendampingan guru agar asesmen berjalan efektif dan bermakna sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.