Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar dan keaktifan belajar siswa. Namun, pelaksanaan pembelajaran PJOK masih sering didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran PJOK serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan gerak dasar dan keaktifan belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peer teaching melalui tahapan perencanaan, pembekalan tutor sebaya, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi dan refleksi mampu meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa, meliputi keterampilan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. Selain itu, metode peer teaching juga berdampak positif terhadap keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi, keberanian mencoba gerakan, kerja sama, dan interaksi sosial antarsiswa. Dengan demikian, metode peer teaching dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran PJOK yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan bermakna di Sekolah Dasar.