Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INTRUCTIONS PADA PEMBELAJARAN PENJASKES Minhatul Atsna; Aines Nisma Zustiani; Isnaini Khusnah; Helsa Aufa Marccella; Garneta Hematala; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Direct Instruction (Instruksi Langsung) dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) di tingkat MI/SD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana data dikumpulkan melalui analisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan buku teks yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Direct Instruction sangat efektif untuk mengajarkan pengetahuan prosedural dan keterampilan gerak spesifik dalam Penjaskes melalui lima fase utama: orientasi, presentasi/demonstrasi, latihan terbimbing, umpan balik, dan latihan mandiri. Meskipun model ini berpusat pada guru, efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan demonstrasi guru, motivasi siswa, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan teknik dasar olahraga dapat dicapai lebih optimal dengan struktur pembelajaran yang sistematis, namun guru disarankan mengombinasikannya dengan variasi media pembelajaran untuk menjaga antusiasme siswa.
Analisis Kompetensi Guru SD Dalam Merancang Asesmen Matematika: Sebuah Kajian Literatur Sistematis Tentang Tantangan Dan Faktor Pendukung Nafi Pri Nur Ratih; Salza Sabilatul Azira; Garneta Hematala; Aryadi Nursantoso
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.7104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang asesmen pembelajaran matematika pada implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan artikel jurnal, buku, dan karya ilmiah relevan yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Kajian difokuskan pada pemahaman guru terhadap konsep asesmen, kemampuan merancang asesmen diagnostik, formatif, dan autentik, serta kendala yang dihadapi dalam praktik pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian guru telah memiliki pemahaman dasar mengenai asesmen pembelajaran, namun masih mengalami kesulitan dalam menyusun instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman teknis, beban administrasi, serta minimnya pelatihan berkelanjutan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam merancang asesmen pembelajaran matematika perlu didukung melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.
ANALISIS KECEMASAN DALAM PRAKTIK MICROTEACHING SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PERFORMA MENGAJAR MAHASISWA PGMI (STUDI PADA KELOMPOK 25) Faridatul Fuadah; Tri Dariyah; Garneta Hematala; Zakaria Aan Riyadi; Adelia Asfi Khalisa; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7118

Abstract

Pembelajaran adalah suatu proses yang kompleks dan memerlukan berbagai keterpaduan sehingga calon guru harus memiliki keterampilan pedagogik dan profesional yang memadai. Salah satu cara untuk mempersiapkan keterampilan tersebut adalah melalui kegiatan microteaching. Namun, dalam praktiknya, microteaching seringkali menimbulkan rasa cemas pada mahasiswa yang dapat berdampak pada performa mengajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kecemasan yang dialami oleh mahasiswa PGMI Kelompok 25 saat melakukan microteaching, mengidentifikasi penyebab kecemasan, meneliti dampaknya terhadap performa mengajar, serta mendeskripsikan cara mahasiswa mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dari mahasiswa PGMI Kelompok 25 Universitas Sains Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan mahasiswa meliputi aspek kognitif, fisik, dan manajemen kelas. Faktor utama yang menyebabkan kecemasan adalah ketakutan untuk melakukan kesalahan, penilaian dari dosen dan teman sekelompok, dan kurangnya persiapan mengajar. Kecemasan tersebut berdampak pada penurunan kepercayaan diri, dan penyampaian materi yang kurang optimal. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kecemasan meliputi persiapan yang matang, latihan berulang, penguatan mental, serta dukungan sosial dari lingkungan belajar.