Maharani, Yona Faura
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI VAKSINASI HPV UNTUK PENCEGAHAN KANKER SERVIKS Rahmah, Afiatun; Urnia, Ega Ersya; Waluyo, Setyo Teguh; Hidayat, Rahmat; Annisa, Annisa; Maharani, Yona Faura; Budiman, Budiman; Norhidayah, Norhidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34303

Abstract

Abstrak: Masalah kanker serviks yang disebabkan infeksi Human Papilloma Virus (HPV) masih menjadi beban besar, termasuk di Indonesia. Rendahnya kesadaran akan pentingnya vaksinasi HPV pada usia dini memperparah risiko tersebut. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswi sekolah dasar tentang vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui media audiovisual (video animasi) yang dilaksanakan pada bulan Maret 2024 di SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin dengan peserta 50 siswi kelas 3. Kegiatan diawali dengan pretest, dilanjutkan pemutaran video edukasi dan penjelasan, lalu dilakukan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 47,6 menjadi 81,2, dengan kategori baik naik dari 4 menjadi 35 siswa. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis audiovisual efektif meningkatkan pemahaman siswi tentang pentingnya vaksinasi HPV. Edukasi serupa perlu dilaksanakan berkelanjutan dengan melibatkan guru dan orang tua.Abstract: Cervical cancer, caused by Human Papillomavirus (HPV) infection, remains a significant burden, including in Indonesia. Low awareness of the importance of HPV vaccination at an early age exacerbates this risk. This community service program aims to improve elementary school students' understanding of HPV vaccination as a cervical cancer prevention measure. The method used was health education through audiovisual media (animated videos) and was conducted in May 2024 at SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin with 50 third-grade students participating. The activity began with a pretest, followed by the screening of educational and explanatory videos, and then a posttest to measure knowledge gains. The results showed a significant increase in the average knowledge score from 47.6 to 81.2, with the good category increasing from 4 to 21 students. This program demonstrates that audiovisual-based education is effective in improving students' understanding of the importance of HPV vaccination. Similar education needs to be implemented continuously, involving teachers and parents.
Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Upaya Promotif dan Preventif Dipanti Asuhan Nur Azizah Belitung, Banjarmasin Barat Maulidiya, Rena; Maharani, Yona Faura; Khalilati, Noor; Zahratunnida, Zahratunnida; Putra, Zahra Ramadhan Ananda; Lina, Nur; Oktamawati, Rabiatul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24983

Abstract

ABSTRAK Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang berperan penting dalam mencegah penularan penyakit menular, terutama pada kelompok anak yang tinggal di lingkungan hunian komunal seperti panti asuhan. Anak-anak panti asuhan termasuk kelompok rentan terhadap masalah kesehatan akibat keterbatasan pengetahuan dan kebiasaan higienis yang belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak-anak Panti Asuhan Nur Azizah Belitung, Kecamatan Banjarmasin Barat, dalam menerapkan cuci tangan pakai sabun sebagai upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung CTPS dengan pendekatan partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi, di mana sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya CTPS dan diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Disarankan agar edukasi CTPS dilakukan secara rutin dan terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari panti asuhan. Kata Kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun, Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit, Panti Asuhan.  ABSTRACT Handwashing with soap (HWWS) is a clean and healthy lifestyle behavior that plays a crucial role in preventing the transmission of infectious diseases, especially among children living in communal living environments such as orphanages. Children in orphanages are particularly vulnerable to health problems due to limited knowledge and suboptimal hygiene habits. This Community Service activity aims to improve the knowledge and skills of children at the Nur Azizah Belitung Orphanage in West Banjarmasin District, in implementing handwashing with soap as a promotive and preventive measure. The methods used included health education, demonstrations, and hands-on practice of HWWS, using a participatory approach. Evaluation was conducted by measuring knowledge levels before and after the activity. The results showed a significant increase in participants’ knowledge levels after the intervention, with the majority of participants in the good knowledge category. This activity can be concluded aseffective in increasing children’s understanding of the importance of HWWS and is expected to encourage the development of sustainable clean and healthy lifestyle habits. It is recommended that HWWS education be conducted routinely and integrated into the orphanage’s daily activities. Keywords: Handwashing With Soap, Health Promotion, Disease Prevention, Orphanage.
Program Edukasi Pertolongan Pertama bagi Penderita Sinkop pada Siswa Kelas IX dengan Metode Ceramah dan Permainan Interaktif Wordwall di SMPN 2 Kumai Maharani, Yona Faura; Maulidiya, Rena; Nuzulan, Muhammad Naufal; Azizi, Muhammad Malfa Atalla; Khalilati, Noor
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24940

Abstract

ABSTRAK Sinkop atau pingsan merupakan kondisi hilangnya kesadaran sementara yang sering terjadi pada remaja usia sekolah dan membutuhkan penanganan pertolongan pertama yang tepat. Rendahnya pengetahuan siswa terkait penanganan sinkop dapat meningkatkan risiko cedera dan kesalahan tindakan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pertolongan pertama pada kasus sinkop di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kumai dengan melibatkan 30 siswa kelas IX. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui ceramah menggunakan media PowerPoint dan permainan interaktif Wordwall. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi, ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa pada kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan dengan metode ceramah dan permainan interaktif Wordwall efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada kasus sinkop. Kata Kunci: Sinkop, Pertolongan Pertama, Edukasi Kesehatan.  ABSTRACT Syncope is a temporary loss of consciousness caused by reduced cerebral blood flow and frequently occurs among school-aged adolescents. In the school setting, inadequate knowledge of first aid management for syncope may lead to improper handling and increase the risk of injury. This community service activity aimed to improve students’ knowledge regarding first aid management of syncope in the school environment. The activity was conducted at SMP Negeri 2 Kumai and involved 30 nainth-grade students. Health education was delivered through lectures using PowerPoint media and interactive learning with Wordwall games. Students’ knowledge levels were evaluated using pre-test and post-test questionnaires. The evaluation results showed a significant improvement in students’ knowledge after the educational intervention, indicated by an increase in the number of students classified as having good knowledge. Health education using lecture methods combined with interactive Wordwall games is effective in improving students’ knowledge of first aid management for syncope in schools. Keywords: Syncope, First Aid, Health Education.