Winda Lidia Lumbantobing
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA JENJANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Winda Lidia Lumbantobing; Paembonan, Tiara Lestari; Gracia Gabriella Gampu; Sumardi W. Ndolu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36088

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan metode kajian pustaka, yaitu dengan melakukan pengkajian terhadap hasil penelitan yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Tujuan utama dalam studi ini yakni untuk mengkaji implementasi pendekatan deep learning di sekolah dasar berdasarkan konsep dan bagaimana hasil yang sudah didapatkan dengan menerapkan deep learning di sekolah dasar. Hasil studi menunjukkan implementasi pendekatan deep learning di jenjang sekolah dasar didefinisikan sebagai pendekatan yang menekankan pembelajaran meaningful, mindful, dan joyful, yang berhasil menggeser fokus pendidikan dari transmisi pengetahuan dangkal menuju pemahaman konseptual yang mendalam. Deep Learning juga berdampak positif secara konsisten dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 (6C). Secara kognitif, pendekatan deep learning memperkuat penguasaan konsep, termasuk peningkatan signifikan pada pemahaman siswa sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Secara non-kognitif, deep learning mendorong komunikasi, kolaborasi, rasa ingin tahu, kedisiplinan, serta penguatan karakter seperti integritas melalui aktivitas pembelajaran yang partisipatif dan terintegrasi dengan kegiatan ko-kurikuler. Strategi implementasi pendekatan deep learning yang paling sukses melibatkan penggunaan pedagogi aktif seperti Project-Based Learning dan Inquiry-Based Learning didukung oleh integrasi teknologi. Dalam implementasi Deep learning juga ditemukan di SD juga masih terhambat oleh tantangan serius yang bersifat institusional dan kapabilitas guru. Hambatan utama yang berulang kali muncul adalah rendahnya kesiapan guru dan keterbatasan sumber daya institusi (baik infrastruktur teknologi maupun kendala waktu kurikuler). Oleh karena itu, keberhasilan jangka panjang deep learning memerlukan intervensi kebijakan yang kuat dalam hal pengembangan profesional guru berbasis praktik dan penguatan infrastruktur digital sekolah
POTRET LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM DI ERA KURIKULUM MERDEKA Gampu, Gracia Gabriella; Winda Lidia Lumbantobing
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.49168

Abstract

Abstrak literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berbasis numerasi, terutama soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret literasi numerasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal AKM di era Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes numerasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa berada pada kategori sedang. Sebagian siswa mampu memahami informasi dan menentukan strategi penyelesaian masalah, sedangkan sebagian lainnya masih mengalami kesulitan dalam menafsirkan soal kontekstual, menganalisis data, dan menarik kesimpulan secara tepat. Selain itu, kecemasan matematika juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan numerasi siswa. Strategi pembelajaran, kemampuan membaca, motivasi belajar, dan lingkungan kelas turut memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran matematika yang kontekstual, inovatif, dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Kata Kunci : literasi numerasi, AKM, Kurikulum Merdeka, matematika SD