Masalah pokok dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan penelitian (research gap) mengenai bagaimana analisis SWOT dapat diterapkan secara sistematis untuk menghasilkan strategi pengembangan sekolah yang realistis, terukur, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam menganalisis lingkungan internal dan eksternal sekolah berbasis analisis SWOT di SDN Sungai Pinang Baru 1. Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang dilakukan di SDN Sungai Pinang Baru 1, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dengan subjek penelitian melibatkan Kepala Sekolah, guru, dan komite sekolah. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kepala Sekolah secara efektif menggunakan kerangka SWOT untuk merumuskan langkah-langkah strategis, seperti peningkatan jumlah siswa dari 17 menjadi 37 melalui promosi inovatif, penggalangan dukungan komite dan orang tua, dan perbaikan fasilitas, meskipun menghadapi kelemahan seperti keterbatasan dana BOS dan tantangan lokasi pedesaan. Secara eksternal, peluang dimanfaatkan melalui penguatan keterlibatan komunitas dan kolaborasi, sembari mengantisipasi ancaman seperti persaingan sekolah, perubahan kebijakan, dan penurunan demografi. Simpulan menegaskan bahwa implementasi strategi berbasis SWOT di SDN Sungai Pinang Baru 1 menunjukkan bahwa dengan pemahaman mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal, Kepala Sekolah dapat merumuskan kebijakan yang efektif, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan meningkatkan mutu pendidikan, menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dalam menghadapi tantangan.