Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

CONTRASTIVE ANALYSIS OF TENSE AND ASPECT ON SHUNKAN DOUSHI IN BAHASA AND JAPANESE Nita Rustanti
Philosophica: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 2, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Faculty of Economics, Law, and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/po.v2i2.330

Abstract

Tense and aspect are one of the most important part on languange grammar. It used on everyday conversation so understanding it are a must for foreign languange learners, but it can be difficult to them because not all of languange have tense and aspect. This study aims to describe similarities and differences of tense and aspect on shunkan doushi  in Bahasa and Japanese. This study uses a contrastive analysis method by taking data from various sources. The result of this study are 1) the similarities between them are temporary adverbial can be used in both of languange. Meanwhile, the differences between them are 2) there is changes on the verb in Japanese meanwhile, in Bahasa there is no changes. 3) In this study, tenses on Japanese shunkan doushi, it can be used only for past tense and future tense, meanwhile in Bahasa it can be used on past tense, simple tense and future tense, 4)  in this study, all of the aspect on Japanese are kigentai which mean an ending, meanwhile in Bahasa it can be an ending, progressive, continuative or repetitive.
Penggunaan Dua Media Daring dalam Pembelajaran Bahasa Jepang Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 Nita Rustanti
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.74116

Abstract

The purpose of this research was to increase student’s speaking skills of Basic Japanese for nurse using two online media during the pandemic Covid-19 period. The learning process was carried out online using e-learning and google meet. This research was conducted on 40 students from nursing major at Bhakti Kencana University, Bandung from October 2021 until January 2022. This research used action researched method with two cycles. Data were obtained through observation and questionnaires. The results showed that there has been increased student’s speaking skill, students could understand the material more quickly, and students were more independent because the material can be accessed anywhere. The obstacles in the learning process of basic Japanese are the signals were often unstable during the teaching and learning process, the environment was too noisy, and there were errors in the e-learning system.
SOSIALISASI PENGENALAN DAN PEMILAHAN JENIS SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK DI PANTI ASUHAN ANAK SHALEH Ria Khoirunnisa Apriyani; Nita Rustanti; Desy Puspa Rahayu; Nuke Dewi Utami Hamid
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PENGMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.392 KB) | DOI: 10.59820/pengmas.v1i2.46

Abstract

Sampah dapat menyebabkan banyak sekali masalah, salah satunya adalah bencana seperti banjir. Sampah yang sengaja atau tidak sengaja dibuang secara sembarangan akan menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Studi menunjukkan bahwa jumlah sampah di berbagai kota cenderung terus meningkat seiring dengan semakin bertambah banyaknya penduduk. Oleh karena itu sampah sebaiknya dikelola dengan baik agar tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Pemilahan sampah sangat membantu proses pengumpulan dan daur ulang terhadap sampah-sampah yang masih dapat dimanfaatkan kembali. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak sedini mungkin mengenai jenis-jenis sampah dan keterampilan dalam pemilahan jenis sampah tersebut sehingga dapat membantu proses pengumpulan dan daur ulang terhadap sampah-sampah yang masih dapat dimanfaatkan kembali. Metode yang digunakan adalah ceramah bervariasi dan permainan edukasi terkait pengenalan dan pemisahan jenis sampah organik dan anorganik. Pada Kegiatan PKM ini, peserta bertambah ilmu dan keterampilan dalam pemilahan dan pengelolaan jenis sampah khususnya di lingkungan Panti Asuhan.
INTERFERENSI BAHASA JEPANG DALAM PENGGUNAAN KATA YA BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR ASING Rustanti, Nita
JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA) Vol 2 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN, HUMANIORA, LINGUISTIK DAN SOSIAL (JAGADDHITA)
Publisher : ABISATYA DINAMIKA ISWARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/jagaddhita.v2i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk interferensi bahasa Jepang dalam penggunaan kata “ya” bahasa Indonesia serta faktor penyebab terjadinya interferensi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data di ambil dari kanal youtube Tomohiro Yamashita dan YUSUKE [Waseda boys]. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk interferensi yang terdapat dalam data adalah interferensi pelafalan, kosakata, tata bahasa dan makna dengan interferensi makna dan tata bahasa yang paling banyak. Faktor penyebab interferensi karena dipengaruhi oleh kebiasaan penutur dalam menggunakan partikel atau kopula di akhir kalimat sehingga terbawa dan tertukar ke dalam bahasa kedua. Untuk penelitian selanjutnya, jika analisis menggunakan teori pragmatik maka akan menjadi penelitian yang menarik.
Tuturan Bahasa Jepang oleh Mahasiswa Magang Program Studi Perhotelan Nita Rustanti
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7555

Abstract

Dengan bertambahnya kunjungan wisatawan asal Jepang, hotel-hotel berusaha untuk meningkatkan pelayanan untuk tamu asal jepang, salah satunya merekrut karyawan yang memiliki skill bahasa Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tuturan bahasa Jepang apa saja yang terjadi di Hotel tempat mahasiswa magang Politeknik Pajajaran ICB berada dan materi bahasa Jepang apa saja yang dapat digunakan oleh mahasiswa magang di Hotel. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara. Responden angket terdiri dari 68 mahasiswa Politeknik Pajajaran ICB yang sudah melakukan magang di hotel Bandung, sedangkan wawancara dilakukan kepada 7 responden yang pernah magang dan berkomunikasi langsung dengan tamu asal Jepang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tuturan yang paling banyak digunakan ialah tuturan bertanya> menjawab atau tidak menjawab. Materi bahasa Jepang yang dapat digunakan diantaranya adalah greetings, tipe kamar, menu, restoran & pariwisata di sekitar Hotel, laundry, pemesanan taxi, check in dan melayani complaint tamu.
Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Siswa SDN 001 Tanjung Jaya Syafriani Syafriani; Rani Irinericy; Fajarini Putri Hidayat; Siska Syofiana; Nita Rustanti; Siti Nurkhasanah; Muniroh Muniroh
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gz8c8r97

Abstract

Setiap anak berhak untuk tumbuh dan berkembang dengan gembira, aman, dan sehat. Untuk mencapainya, kita perlu saling menghargai, memilih teman yang baik, serta menjaga diri dari hal-hal yang dapat merugikan tubuh dan masa depan kita. Bullying di sekolah dasar masih sering dinormalisasi sebagai ejekan sehingga berisiko menimbulkan masalah psikologis dan menurunkan kenyamanan belajar. Tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang bentuk, dampak, dan pencegahan bullying. Metode kegiatan pengabdian dilaksanakan di SDN 001 Koto Kampar Hulu pada siswa kelas V–VI melalui observasi awal, penyuluhan interaktif, diskusi-tanya jawab, dan demonstrasi praktik perilaku saling menghargai. Hasil setelah edukasi, siswa mampu menjelaskan definisi dan bentuk bullying, mengenali dampaknya, serta menunjukkan sikap menolak perundungan, guru memperoleh penguatan strategi pencegahan dan mekanisme dukungan bagi korban. Intervensi berbasis sekolah efektif sebagai langkah awal pembentukan iklim kelas yang aman, namun membutuhkan penguatan norma dan pemantauan agar perubahan perilaku bertahan. Saran: integrasikan materi anti-bullying dalam kegiatan rutin sekolah, bentuk duta sebaya, libatkan orang tua, dan lakukan monitoring berkala.
EDUKASI ETIKA BERKUNJUNG DI KAWASAN WISATA RELIGI MASJID RAYA AL JABBAR BANDUNG Riffka Fauzany; Hani Hatimatunnisani; Nita Rustanti; Ayulia Nirwani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PENGMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/pengmas.v4i2.565

Abstract

Religious tourism is an important sector that contributes to strengthening religious values while supporting local economic development. As one of the prominent religious tourism destinations in West Java, Masjid Raya Al Jabbar attracts a large number of visitors with diverse backgrounds. However, not all visitors fully understand the ethics of visiting a place of worship, including maintaining cleanliness, respecting worship activities, and preserving public facilities. This community service activity aimed to improve visitors' understanding of proper etiquette in religious tourism through field observation, brief educational sessions, interactive discussions, and the dissemination of educational information. The activity involved visitors at the Masjid Raya Al Jabbar area and emphasized the importance of responsible behavior during visits. The results indicated an increased awareness among participants regarding cleanliness, orderliness, respect for religious values, and the proper use of public facilities. Participants also demonstrated a better understanding of the mosque's role as a center for worship, education, and community empowerment. This activity is expected to encourage responsible visitor behavior and support the sustainable management of religious tourism destinations through collaboration between visitors, the local community, and destination managers. Keywords: religious tourism; visitor etiquette; community service; visitor education; Masjid Raya Al Jabbar.