Ilham Mukhtar Sya’bani
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran dan Efektivitas Guru BK dalam Membantu Siswa di MAN 2 Karawang Ilham Mukhtar Sya’bani; Intan Pratama Mukti; Muhamad Rizky Akbar; Muhamad Bambang Yudistira; Nur Aini Farida
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2025): November : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jkaipbaku.v1i4.170

Abstract

This study examines the role of Guidance and Counseling (BK) teachers in helping students face personal, social, academic, and career problems. Using qualitative descriptive methods through interviews, observations, and documentation, this study found that BK services were carried out routinely through classical guidance, group services, and individual counseling that focused on self-development, career exploration, bullying prevention, and exam readiness. The effectiveness of the service is also supported by a conducive BK environment and collaboration between subject teachers, parents, and external parties such as psychologists or related institutions. However, various obstacles are still found, such as a high ratio of counselors to students, changes in education policies that require rapid adaptation, limited support facilities, and generational differences between counselors and students that affect communication patterns. This research emphasizes the importance of improving the professionalism of BK teachers through continuous training and strengthening synergy between educators to realize effective, responsive, and oriented BK services that are oriented towards the development of students' character in a holistic and sustainable manner.
Integrasi Pendidikan Islam dan Sains Digital: Upaya Mengatasi Dikotomi Ilmu Era Modern Ilham Mukhtar Sya’bani; Linda Nabila; Luthfi Hutami Widhiastuti; Luthfiana Salwa Aulia; Muhtarudin
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.866

Abstract

Akselerasi teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data telah membawa perubahan fundamental dalam cara perolehan, pengolahan, dan pemanfaatan pengetahuan di ranah Pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan konsep integrasi antara ilmu agama (ayat qauliyah) dan ilmu sains (ayat kauniyah) sebagai solusi atas problematika dikotomi ilmu yang masih menjadi hambatan struktural di lembaga pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kepustakaan, dengan teknik penelusuran dan analisis isi terhadap literatur terkait transformasi kurikulum, paradigma pendidikan Islam, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam periode sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan kaku antara wahyu dan rasionalitas menghasilkan ketidakseimbangan orientasi pembelajaran, di mana lulusan cenderung unggul secara teknis namun kering nilai spiritual. Era digital justru menjadi katalisator bagi renaisans pendidikan Islam melalui digitalisasi sumber otoritatif, personalisasi pembelajaran adaptif, serta integrasi etika teknologi dan adab digital dalam kurikulum. Kesimpulannya, integrasi epistemologi Islam dengan sains modern merupakan strategi vital untuk membentuk karakter peserta didik yang holistik, berpikir kritis, dan beretika. Saran penelitian ini adalah penguatan pengembangan kurikulum integratif, peningkatan kompetensi guru, serta internalisasi adab digital dalam koridor maqashid syariah agar penguasaan teknologi tetap bermuara pada kemaslahatan umat, dan model pembelajaran interdisipliner yang mempertemukan observasi ilmiah dengan tadabbur spiritual menjadi kunci utama dalam menghilangkan sekat dikotomi ilmu di masa depan.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DAN PENDEKATAN INTENSIF PADA SISWA KELAS IV SDN SUKAHARJA 03 KARAWANG Larasati nur firzanah; Ilham Mukhtar Sya’bani; Muhajir A.M Al-Raji; M. Makbul
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i2.11824

Abstract

ABSTRACT This study aimed to improve students’ participation and learning outcomes in Islamic Religious Education through the implementation of an interactive learning method in Grade IV of SDN Sukaharja 03 Karawang. The study was motivated by the low level of student engagement during the learning process, which contributed to unsatisfactory learning outcomes. The novelty of this study lies in the application of an interactive learning method that integrates discussion, group work, demonstrations, and learning quizzes to enhance both student participation and learning achievement in Islamic Religious Education at the elementary school level. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were Grade IV students of SDN Sukaharja 03 Karawang. Data were collected through observation, learning achievement tests, and documentation and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The findings revealed that the interactive learning method successfully increased students’ participation in asking and answering questions, engaging in discussions, and collaborating with peers during the learning process. Learning outcomes also improved, as indicated by the increase in the class average score from 70 in Cycle I to 81 in Cycle II, while the learning mastery rate increased from 44% to 97%. These findings indicate that the interactive learning method is effective in enhancing student participation and learning outcomes in Islamic Religious Education and can serve as an alternative instructional strategy to promote more active, participatory, and student-centered learning in elementary schools ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan metode pembelajaran interaktif di kelas IV SDN Sukaharja 03 Karawang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan metode pembelajaran interaktif yang mengintegrasikan diskusi, kerja kelompok, demonstrasi, dan kuis pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi serta hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sukaharja 03 Karawang, dengan data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan bekerja sama selama pembelajaran. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata kelas dari 70 pada Siklus I menjadi 81 pada Siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 44% menjadi 97%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan partisipasi dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang lebih aktif, partisipatif, dan berpusat pada siswa di sekolah dasar.
KOMPARASI PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS X MELALUI MEDIA TEKNOLOGI DAN KONVENSIONAL DI SMAN 4 KARAWANG Lulu Salsabilah; Muthia Hanifa Nugraha; Ilham Mukhtar Sya’bani; Muhammad Fadly Albahri; Maharani Maharani
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 9, No 3 (2026): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v9i3.300-305

Abstract

This study aims to compare the conceptual understanding of Grade X students using technology-based media with those using conventional learning methods at SMAN 4 Karawang. The study employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The research subjects consisted of two classes, namely Class X.6 as the experimental group (36 students) receiving technology-based learning, and Class X.1 as the control group (34 students) receiving conventional learning. Data were collected through pre-test and post-test multiple-choice instruments. Data analysis used the N-Gain score to measure the improvement in conceptual understanding of each group. The results showed that the average N-Gain score of the control class (0.033) was slightly higher than that of the experimental class (-0.079), with both categorized as low. The average post-test score of the control class reached 0.699, while the experimental class reached 0.688. These findings indicate that, within the context of this study, the use of technology-based media has not been proven significantly more effective than conventional methods in improving students’ conceptual understanding. Further studies are needed regarding the design and implementation of technology-based media to maximize its potential in the learning process.