Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digital Transformation in HR Management: The Impact of Automation on Employee Productivity and Wellbeing Fauziah F. Farawowan; Olyvia Rosalia; Firayani Firayani; Andreas Recki Prasetyo
Maneggio Vol. 2 No. 1 (2025): Maneggio-Feb
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/1mk6f395

Abstract

Digital transformation in Human Resource Management (HRM) has become a major focus for many organizations to improve operational efficiency and effectiveness. One of the most prominent aspects is the implementation of automation in various HR processes, from recruitment, training, to performance appraisal. This study aims to analyze the effect of automation on the productivity and well-being of employees in the organization. By using quantitative methods through surveys to employees in several companies, the results showed that the implementation of automation in the HR sector can increase work productivity, reduce administrative burden, and provide more time for employees to focus on more strategic tasks. In addition, automation enables organizations to take more accurate, data-driven decisions, thereby increasing the effectiveness of HR strategies. However, automation also poses new challenges, including anxiety related to work roles, adaptation to technology, and employee mental well-being. Lack of training and effective communication can trigger resistance from employees to the changes taking place. Therefore, it is important for organizations to consider a balanced approach between technology and human aspects in the implementation of automation in HR management, including communication strategies and employee skill development so that the digital transition can run smoothly and sustainably.
Pengenalan QRIS pada usaha Mikro Pedagang Kaki Lima di Kota Jayapura: Pengabdian M. Yusuf Golam; Fauziah F. Farawowan; Dewi Endah Fajariana; Devi Rahmah Sope; Johnny Chandra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4281

Abstract

Transformasi digital pada sektor usaha mikro menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai di Indonesia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknis pedagang kaki lima di Kota Jayapura melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, mentoring, serta evaluasi kemampuan melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman peserta terkait konsep dasar pembayaran digital, instalasi aplikasi, serta penggunaan fitur keamanan masih berada pada kategori sangat rendah. Setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada seluruh indikator, dengan nilai post-test berada pada kategori sangat tinggi. Peserta mampu mengoperasikan QRIS secara mandiri, melakukan transaksi, membaca laporan, serta memahami aspek keamanan sistem. Implementasi QRIS juga terbukti memberikan dampak positif dalam aktivitas usaha harian, termasuk peningkatan efisiensi waktu pelayanan, keamanan transaksi, keakuratan pencatatan pemasukan, serta peningkatan profesionalitas pedagang dalam melayani konsumen. Selain itu, beberapa pedagang melaporkan adanya peningkatan omzet akibat meningkatnya kenyamanan dan preferensi konsumen terhadap pembayaran digital. Secara keseluruhan, program ini berhasil menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan intensif merupakan strategi efektif untuk mendorong digitalisasi pada pedagang kaki lima. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi serupa di wilayah lain dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.
EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS Mohamad Yusuf Golam; Abdul Wahab; Fauziah F. Farawowan; Endah Susilowati; Sari Andayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61760

Abstract

Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi permasalahan dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengetahui kondisi keuangan secara akurat dan mengambil keputusan bisnis yang tepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik penyusunan pembukuan sederhana, serta pendampingan penerapan pengelolaan keuangan usaha. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi terhadap kemampuan peserta dalam menyusun pencatatan keuangan. Kegiatan diikuti oleh 30 pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata peningkatan sebesar 48,3%. Peserta telah mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyusun buku kas harian, membuat laporan laba rugi sederhana, serta memahami pentingnya pengelolaan arus kas dalam mendukung pengambilan keputusan usaha. Antusiasme peserta selama pelatihan juga menunjukkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan keuangan usaha. Penerapan pembukuan sederhana diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha, mengoptimalkan profitabilitas, serta memperkuat keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, program edukasi dan pendampingan pengelolaan keuangan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan usaha.