Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penanganan Masalah Individu dan Kelompok di Kantor Kecamatan X Kabupaten Malang melalui Pelatihan Berbasis Psikologi M. Nu'man Al Hadziq; Aprilia Sari Yudha; Nur Andini Sudirman
Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtpigc.v1i1.5676

Abstract

Dunia kerja tidak lepas dari berbagai masalah. Masalah tersebut dapat timbul dalam 3 level yang berbeda. Yaitu level organisasi, level kelompok dan level individu. Setelah mendapatkan gambaran permasalahan yang dialami oleh pegawai Kecamatan X Kabupaten Malang yang diantaranya adalah stress kerja, konflik kerja, motivasi kerja, dan komunikasi, yang dialami oleh hampir semua pegawai Kecamatan X, maka intervensi berbentuk pelatihan berbasis psikologi diberikan kepada pegawai Kantor Kecamatan X adalah pelatihan. Subjek berjumlah 5 orang yang merupakan pegawai kantor kecamatan X. Terdapat perbedaan skor setelah dilakukan intervensi berbentuk pelatihan berbasis psikologi. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan berbentuk psikologi dapat memperbaiki masalah kerja baik dalam level individu maupun kelompok di Kecamatan X Kabupaten Malang.
Hubungan Antara Burnout, Beban Kerja, dan Mindfulness Terhadap Turnover intention Karyawan di Perusahaan Startup Indigo Hub Makassar Nur Andini Sudirman; Noufelly Yoshitaki Ramadhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3519

Abstract

Pesatnya perkembangan startup di Makassar memicu risiko burnout dan beban kerja tinggi yang mendorong turnover intention, namun mindfulness dapat mereduksi dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout, beban kerja, dan mindfulness terhadap turnover intention karyawan pada perusahaan startup di Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan explanatory research design pada 120 karyawan startup yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner skala Likert lima poin, sedangkan data dianalisis dengan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan burnout dan beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention, sementara mindfulness berpengaruh negatif signifikan serta memoderasi hubungan burnout dan beban kerja dengan memperlemah pengaruh keduanya. Temuan ini menegaskan bahwa burnout dan beban kerja merupakan faktor risiko utama, sedangkan mindfulness berperan sebagai faktor protektif. Implikasi praktisnya adalah pentingnya distribusi beban kerja yang proporsional, pemantauan burnout, serta penerapan program mindfulness sebagai strategi retensi karyawan startup. Keywords: Beban Kerja, Burnout, Mindfulness, Startup, Turnover Intention
Job Stress, Organizational Support, And Turnover Intention Among Generation Z Employees In Digital Startups: Evidence From Makassar Nur Andini Sudirman
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4629

Abstract

AbstractPurpose: This study examines how Job Stress (X1) and Perceived Organizational Support (POS) (X2) influence Turnover Intention (Y) among Generation Z employees in digital startups in Makassar, Indonesia. Design/methodology/approach: Using a cross-sectional quantitative design, data were collected through a structured Likert-scale questionnaire from Gen Z employees (minimum tenure: six months) working in Makassar-based digital startups. Measurement quality was assessed via item validity and Cronbach’s alpha reliability tests, followed by regression assumption checks (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and linearity). Hypotheses were tested using multiple linear regression. Findings: Job stress has a positive and significant effect on turnover intention, indicating that rising work pressure in fast-paced startup settings (deadline intensity, shifting priorities, and always-on digital demands) increases employees’ propensity to consider leaving. POS has a negative and significant effect on turnover intention, suggesting that perceived appreciation, supervisor responsiveness, and access to resources reduce quitting intentions. Jointly, X1 and X2 explain a substantial portion of variance in turnover intention, implying that support can buffer stress but cannot fully offset chronic overload. Originality/value: This study extends turnover intention evidence to Makassar’s digital startup ecosystem and clarifies the dual levers of stress management and organizational support for Gen Z retention. It offers context-specific insights for emerging Indonesian tech hubs where HR practices are maturing and Gen Z mobility and wellbeing expectations are especially salient. Practical implications: Startups should strengthen workload governance, role clarity, healthy communication boundaries, structured onboarding for fit, and visible support practices (coaching, recognition, fair workload allocation, and timely resources) to reduce quitting intentions. Keywords: Job Stress, Perceived Organizational Support, Turnover Intention, Generation Z, Digital Startups.
Pemberdayaan UMKM melalui Literasi Digital dan Pendampingan Teknologi di Desa Cenrana Baru Kabupaten Maros Januar Kulsaputro; Nur Andini Sudirman; Dara Ayu Niati; Sarifuddin Arief; Sofyan Hamid; Andi Djalalante; Muh. Syilfa Nooviar
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21933

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat bertahan dan berkembang dalam persaingan global. Namun, rendahnya literasi digital dan keterbatasan pemanfaatan teknologi masih menjadi kendala utama bagi UMKM di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Cenrana Baru, Kabupaten Maros. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM melalui workshop literasi digital, demonstrasi penggunaan aplikasi, dan pendampingan implementasi teknologi. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2025 oleh tim dosen dan mahasiswa, dengan melibatkan lebih dari 30 pelaku UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pentingnya digitalisasi (dari 35% menjadi 85%), kepemilikan akun media sosial usaha (20% menjadi 70%), serta penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital (15% menjadi 60%). Program ini membuktikan bahwa pendekatan terstruktur dan kolaboratif efektif dalam mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan, selanjutnya perlu dilanjutkan melalui pendampingan berkelanjutan agar adopsi teknologi dapat terus diterapkan secara konsisten oleh pelaku UMKM