Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Tahlilan Sebagai Media Pendidikan Nilai Spiritual Dan Sosial Di Masyarakat Nahdliyin Desa Sugiharjo Habibatus Sholihah; Rohima
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v1i2.664

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi tahlilan sebagai sarana pendidikan nilai-nilai spiritual dan sosial di masyarakat Nahdliyin Desa Sugiharjo, dalam konteks tantangan globalisasi dan modernisasi yang mengurangi interaksi sosial dan spiritual. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus etnografi, didukung tinjauan literatur, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber meliputi tokoh masyarakat dan warga biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual dalam tahlilan meliputi keikhlasan, dzikir, dan doa, sedangkan nilai sosial mencakup kebersamaan, empati, dan gotong royong. Integrasi nilai-nilai ini memberikan dampak positif, seperti penguatan keimanan, pembentukan kebiasaan ibadah, solidaritas sosial, budaya gotong royong, penyelesaian konflik, pendidikan bagi generasi muda, serta peningkatan kesejahteraan mental. Tradisi tahlilan tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai forum sosial-budaya yang mempertahankan identitas Nahdliyin dan menjaga harmoni masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tahlilan berperan penting dalam menanamkan nilai spiritual dan sosial, serta mampu beradaptasi dengan tantangan kontemporer.
Strategi Guru dalam Mengatasi Digital Distraction Pada Siswa Kelas 10 dalam Proses Belajar Mengajar Mata Pelajaran PAI di SMAN 4 Tuban Habibatus Sholihah; Amirur Rosida; Moh. Mundzir
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.746

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era masyarakat 5.0 membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, termasuk munculnya fenomena digital distraction pada siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PAI serta menganalisis strategi yang diterapkan dalam mengatasi distraksi digital di SMAN 4 Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menangkap esensi pengalaman guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, gangguan konsentrasi akibat penggunaan gawai, keterbatasan literasi digital guru, serta kurang optimalnya regulasi penggunaan perangkat di kelas. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, antara lain integrasi teknologi terkontrol, penerapan aturan kelas yang tegas, pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran, peningkatan literasi digital guru, pembatasan waktu layar, sesi refleksi nilai keislaman, serta gamifikasi materi PAI. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan fokus, partisipasi, dan relevansi pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi adaptif dan literasi digital guru menjadi kunci dalam meminimalkan digital distraction serta mengoptimalkan pembelajaran PAI.