Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Determination of critical factors in the supply chain management of palmyra crafts using SWOT-AHP Amrullah, Ezar; Purwanto, Purwanto; Ningsih, Rahayu Praya
Review of Management, Accounting, and Business Studies Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/revenue.v5i2.5663

Abstract

This study analyzed the critical factors in the supply chain management of the Palmyra handicraft industry in Central Lombok, Indonesia, using a SWOT-AHP methodology. The research aimed to identify strategic directions to enhance the industry's development by addressing strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The findings highlighted key strengths such as increasing product demand, availability of raw materials, and high product quality. Conversely, weaknesses included limited financial capital, inadequate marketing capabilities, and the absence of a centralized production facility. Opportunities identified encompassed access to partnerships and capital, institutional support, and the application of appropriate technologies. However, threats such as raw material scarcity, declining interest among artisans, and rising supply chain costs posed significant challenges. The research concluded that prioritizing strengths and addressing critical weaknesses were vital for sustaining and growing the Palmyra handicraft industry. These insights provided actionable strategies for stakeholders to enhance competitiveness and operational efficiency.
Mengenali Gaya Belajar: Sosialisasi dan Tes Gaya Belajar di UPT SDN 358 Gresik Darwanto, Didit Rachmat; Firman, Tsaqifa Nirwana; Purwanto, Purwanto
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 5 No. 02 (2025): IJCDH Vol 05 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v5i02.9694

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda dalam memahami dan menyerap informasi. Karakteristik gaya belajar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sensorik, motorik, serta gaya kognitif yang berbeda. Pendekatan pembelajaran yang beraneka ragam kurang efektif dalam mengakomodasi kebutuhan setiap siswa. Solusi untuk mengoptimalkan pembelajaran di pendidikan Sekolah Dasar yaitu dengan tes gaya belajar guna memahami cara terbaik setiap siswa menyerap, memproses, dan mengaplikasikan suatu informasi. Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran siswa siswi UPT SD Negeri 358 Gresik mengenai pentingnya pemahaman tentang konsep gaya belajar. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelas 4 (23 siswa) dan kelas 6 (6 siswa) UPT SDN 358 Gresik. Pengabdian masyarakat dengan metode wawancara, sosialisasi, dan tes gaya belajar. Hasil dari kegiatan sosialisasi dan tes gaya belajar di UPT SDN 358 Gresik adalah mayoritas siswa kelas 4 (47,8%) dan kelas 6 (66,6%) dominan memiliki gaya belajar visual. Diharapkan pihak sekolah UPT SDN 358 Gresik dapat mempertimbangkan penerapan tes gaya belajar sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang berkelanjutan, sehingga metode pengajaran dapat lebih disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Pelatihan Pengembangan Produk dan Packaging Sebagai Strategi Marketing Pada Industri Rumahan Abon Ikan Tongkol di Desa Bawean, Kabupaten Gresik Alriansyah Manurung, Muhammad Rizqi; Purwanto, Purwanto
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v4i1.149

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk industri rumahan di Desa Bawean, Kabupaten Gresik, dengan fokus pada pengembangan abon ikan tongkol. Kegiatan ini mencakup pelatihan produksi higienis, standarisasi produk, strategi marketing digital, serta perbaikan aspek manajerial dan perizinan usaha. Salah satu inovasi utama adalah pengemasan modern berbasis teknologi vakum dan material food-grade untuk meningkatkan daya saing produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pelaku usaha, daya saing produk, serta perluasan akses pasar, baik secara konvensional maupun digital. Dengan strategi yang tepat, abon ikan tongkol dari Desa Bawean berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu menembus pasar nasional maupun internasional
Pelatihan Pengembangan Produk dan Packaging Sebagai Strategi Marketing Pada Industri Rumahan Abon Ikan Tongkol di Desa Bawean, Kabupaten Gresik Alriansyah Manurung, Muhammad Rizqi; Purwanto, Purwanto
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v4i1.149

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk industri rumahan di Desa Bawean, Kabupaten Gresik, dengan fokus pada pengembangan abon ikan tongkol. Kegiatan ini mencakup pelatihan produksi higienis, standarisasi produk, strategi marketing digital, serta perbaikan aspek manajerial dan perizinan usaha. Salah satu inovasi utama adalah pengemasan modern berbasis teknologi vakum dan material food-grade untuk meningkatkan daya saing produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pelaku usaha, daya saing produk, serta perluasan akses pasar, baik secara konvensional maupun digital. Dengan strategi yang tepat, abon ikan tongkol dari Desa Bawean berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu menembus pasar nasional maupun internasional
REDESAIN AREA KERJA UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN KARYAWAN PADA KAFE RAGIL KUNING KOPI DENGAN METODE PARTISIPATORI Industri, Muhammad Naufal Hakim; Purwanto; Javier Rafif Nasrullah; Moh Abdu Robbin Nabi; Mega Rahayu Hardiyanti
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol. 5 No. 4 (2024): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang ulang area kerja di Kafe Ragil Kuning Kopi untuk meningkatkan kenyamanan kerja karyawan melalui pendekatan partisipatori. Permasalahan yang ditemukan meliputi pencahayaan berlebih, suhu ruangan yang tinggi, kebisingan, kurangnya privasi, dan penataan peralatan yang tidak optimal. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), observasi langsung, dan kuesioner untuk mendapatkan masukan dari karyawan. Karyawan dilibatkan secara aktif dalam proses evaluasi dan perancangan melalui sesi diskusi dan perancangan bersama (co-design). Hasil menunjukkan perlunya perbaikan tata letak dan lingkungan kerja, seperti pemasangan kaca film, ventilasi tambahan, pemasangan payon, dan penataan ulang peralatan. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah redesain menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan Paired Samples T-Test, yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kenyamanan kerja, dari rata-rata 1,8-4,6 menjadi 3,73-4,8. Ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatori efektif menciptakan lingkungan kerja yang ergonomis, efisien, dan meningkatkan produktivitas serta kepuasan kerja.
Pelatihan Kesadaran Lingkungan melalui Pemanfaatan Biopori dan Komposter bagi Jenjang SMK X Bungah Purwanto, Purwanto; Amalik, Ahmad Fauzal Ibnu; Rizqy, Nadaa Syifa Abyan; Ningrum, Dzakiah Widya; Rasyid, Harunur; Agustin, Soffiana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2146

Abstract

Pengelolaan sampah organik di sekolah menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan pendidikan berkelanjutan dan penanaman jiwa cinta lingkungan volume sampah organik yang tinggi di SMK X Bungah menuntut adanya solusi berbasis partisipasi siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah organik melalui penerapan teknologi lubang resapan biopori dan komposter. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), yang memungkinkan siswa mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan mempraktikkan langsung teknologi tersebut. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 78%, keterampilan praktik 82%, dan penurunan volume sampah organik di lingkungan sekolah. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan transfer pengetahuan, tetapi juga keberhasilan membangun kemampuan psikomotorik. Siswa tidak sebatas memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk nyata yang dapat langsung dimanfaatkan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pendidikan lingkungan berbasis aksi di sekolah kejuruan, keberhasilan program menjadi peluang untuk integrasi pembentukan tim lingkungan sekolah, serta pengembangan kemitraan dengan pemerintah desa dalam mewujudkan pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan.
Redesain tempat masak ergonomis warga lanjut usia dengan metode partisipatori Purwanto, Purwanto
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.37952

Abstract

Elderly residents who live in lansia X homes use the kitchen as a kitchen places for cooking activities, and have complaints about height and slippery floor conditions, according to the elderly as many as 32% of cooking kitchen users representing the elderly population using purposive sampling, proposed design improvements for elderly cooking places taking into account the anthropometric size of elderly users, using a focus group approach discussion to facilitate the wishes and complaints experienced by the elderly, the shape and size of the proposed new design for the elderly kitchen by adding a foothold in front of the kitchen to facilitate cooking reach, with the width of the kitchen: 53 cm; Height: 132cm; length 53 cm, using anthropometric measurements, namely front arm reach (JTD) 53 cm; shoulder width(LB) (maximum) 43 cm; height (TB) 158 cm; elbow height (TS) 132 cm. The design is the result obtained from the first FGD, then the results of the second FGD explain the proposed new design of an elderly kitchen for elderly residents, by having a height, width, length according to body size by adding non-permanent footing facilities in front making it easier for users to reach the kitchen for activities cooking, floors that are designed to be safe and non-slippery, and additional cupboard facilities to make it easier to store cooking utensils, the results of the different test show a significant difference Sig (2-tailed) of 0.003 <0.05 indicating that the H1 hypothesis is accepted.
Analisis Pegendalian Persediaan Material Maintenance, Repair, Operations (MRO) Dengan Metode Material Requirement Planning (MRP) dan Metode Min-Max Inventory Control Dessy Dwi Fitriya Anggaraini; Efta Dhartikasari Priyana; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1313

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan sumber energi utama yang digunakan secara luas oleh rumah tangga, industri kecil, hingga sektor komersial di Indonesia, sehingga ketersediaannya sangat memengaruhi aktivitas masyarakat. PT X sebagai salah satu produsen minyak dan gas yang terintegrasi, menghadapi tantangan yakni pengadaan suku cadang Maintenance, Repair, and Operations (MRO) dengan lead time panjang, fluktuasi permintaan, serta kebutuhan yang sulit diprediksi namun harus tetap dipastikan bahwa produksi harus selalu berjalan, agar kebutuhan masyarakat tidak terhambat.. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan perencanaan kebutuhan material agar proses produksi LPG berjalan lancar dan pasokan nasional terpenuhi. Metode yang digunakan adalah kombinasi Material Requirements Planning (MRP) dan Min-Max Inventory Control. MRP berfungsi merencanakan kebutuhan material berdasarkan jadwal produksi dari struktur Bill of Material, sedangkan Min-Max menetapkan batas minimum dan maksimum stok untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan biaya penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MRP dan Min-Max mampu menurunkan risiko kekurangan stok sebesar 35%, mengurangi biaya pengadaan darurat hingga 20%, serta meningkatkan keandalan pasokan suku cadang. Integrasi MRP dan Min-Max Inventory Control efektif dalam menjaga kelancaran produksi LPG, meminimalkan risiko operasional, dan mendukung keberlanjutan pasokan energi nasional.
Analisis Waste pada Proses Distribusi Menggunakan Metode Lean Distribution Guna Mengurangi Keterlambatan Distribusi Hose Industri: (Studi Kasus: CV Victory) Ega Fanany Al Gusta; Yanuar Pandu Negoro; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan (waste) pada proses distribusi hose industri di CV Victory yang sering mengalami keterlambatan dari target waktu pengiriman. Pendekatan Lean Distribution diterapkan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuisioner kepada 15 responden, serta pemetaan proses menggunakan Process Activity Mapping (PAM) dan Value Stream Mapping (VSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total lead time distribusi mencapai 144 jam, didominasi oleh aktivitas Necessary Non-Value Added (NNVA) berupa waktu menunggu dan transportasi. Berdasarkan pembobotan kuisioner, tiga waste paling kritis adalah Waiting, Motion, dan Transportation. Analisis Diagram Fishbone mengungkap akar penyebab berupa ketidakefisienan alur kerja, kurangnya fasilitas pendukung, dan belum optimalnya pengelolaan informasi. Usulan perbaikan disusun menggunakan metode 5W1H, meliputi digitalisasi dokumen, perbaikan layout gudang, optimasi rute distribusi, serta penjadwalan ulang proses loading. Implementasi perbaikan diharapkan mampu menurunkan lead time dan meningkatkan efektivitas distribusi perusahaan.