Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( Studi Kasus Perusahaan Perbankan Terdaftar Di BEI Periode Tahun 2018 – 2022 ) Ita Aprita; Purwanti
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The company's financial performance reflects the company's credibility and capabilities, thereby providing a sense of trust in its users. This causes the Company's Financial Performance to become a very crucial issue in terms of trust so that all companies compete to provide the best service. Intellectual Capital and Corporate Governance are believed to be one of the things behind the changes in the company's financial performance that occur. This research aims to measure whether the influence of Intellectual Capital and Corporate Governance can influence the Company's Financial Performance. The population in this research are banking companies registered on the IDX for the 2018-2022 period. Research data uses secondary data using purposive sampling as a sampling method. The data analysis method used is multiple linear regression analysis of SPSS software. The results found that Intellectual Capital partially influences financial performance, in contrast to Good Corporate Governance which has no influence on financial performance. However, Intellectual Capital and Good Corporate Governance partially influence financial performance. Keywords: Intellectual Capital , Corporate Governance, Financial Performance Company.
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) STUDI KASUS PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022 Dea Alfia Riska; Purwanti
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) menjadi parameter penting yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi. Faktor eksternal yang mempengaruhi IHSG diantaranya adalah inflasi, nilai tukar, dan tingkat suku bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh inflasi, nilai tukar, dan tingkat suku bunga terhadap Indeks Harga Saham gabungan (IHSG). Populasi dalam penelitian ini adalah IHSG yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Data penelitian menggunakan data sekunder dengan sampel jenuh, maka diperoleh sampel sebanyak 60 data yang diperoleh dari laporan IHSG periode Januari 2018 – Desember 2022. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software Eviews. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan diperoleh bahwa variabel Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Suku Bunga secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan secara parsial variabel Inflasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG di BEI, Nilai Tukar mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG di BEI, dan Tingkat Suku Bunga mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG di BEI.
The Influence of Authoritarian Leadership Style, Workplace Facilities, and Job Stress on Employee Performance at PT. Nidec Instruments Bekasi Rismawati Rismawati; Daspar Daspar; Purwanti Purwanti; Dea Putri Meliyanti; Etty Zuliawati Zed
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 5 No. 4 (2025): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v5i4.743

Abstract

This study aims to identify and analyze the influence of authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress on employee performance at PT Nidec Instruments Bekasi. Data were collected through questionnaires distributed to 86 employees of the company and analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, the coefficient of determination, multiple linear regression, and hypothesis testing. The results reveal that authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress significantly affect employee performance. The coefficient of determination (R²) test indicates that 67.9% of the variation in employee performance is explained by the independent variables—authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress—while the remaining 32.1% is influenced by other factors not included in this research model. Furthermore, the F-test results show that these three variables, when examined simultaneously, have a positive and significant effect on employee performance, with an F-calculated value of 57.740, which is greater than the F-table value of 2.71.
The Influence of Authoritarian Leadership Style, Workplace Facilities, and Job Stress on Employee Performance at PT. Nidec Instruments Bekasi Rismawati Rismawati; Daspar Daspar; Purwanti Purwanti; Dea Putri Meliyanti; Etty Zuliawati Zed
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 5 No. 4 (2025): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v5i4.743

Abstract

This study aims to identify and analyze the influence of authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress on employee performance at PT Nidec Instruments Bekasi. Data were collected through questionnaires distributed to 86 employees of the company and analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, the coefficient of determination, multiple linear regression, and hypothesis testing. The results reveal that authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress significantly affect employee performance. The coefficient of determination (R²) test indicates that 67.9% of the variation in employee performance is explained by the independent variables—authoritarian leadership style, workplace facilities, and job stress—while the remaining 32.1% is influenced by other factors not included in this research model. Furthermore, the F-test results show that these three variables, when examined simultaneously, have a positive and significant effect on employee performance, with an F-calculated value of 57.740, which is greater than the F-table value of 2.71.
Literasi Digital Sebagai Sarana Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Di Era Digital Niken Wahyuningrum; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the role of digital literacy as a means of developing critical thinking skills in the digital era. The method used in this research is a qualitative method, namely by reviewing literature related to the research object, such as: books, journals, magazines, newspapers, research results reports, etc. The data obtained was then analyzed using descriptive methods to describe the phenomenon studied. The results of this research show that digital literacy is a very important skill in developing critical thinking abilities in the digital era. With rapid advances in technology and information, society is required to have skills in filtering and evaluating information effectively. Challenges such as information overload and lack of awareness of the importance of source verification require serious attention. The proposed digital literacy development strategy includes comprehensive digital education, critical thinking training through digital media, and increasing technology-based creativity. This means that digital literacy is an important skill for facing the complexities of the digital era and helping people develop critical thinking skills.
Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Mendukung Pengambilan Keputusan yang Efektif Devi Herlina; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya literasi digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat di zaman digital. Literasi digital merujuk pada kemampuan untuk dengan bijak mengakses, mengelola, mengevaluasi, dan menganalisis informasi digital. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, literasi digital juga mencakup keterampilan dalam menggunakan perangkat teknologi, mencari informasi yang relevan, mengidentifikasi bias, serta melawan disinformasi. Berpikir kritis merupakan keterampilan kognitif yang melibatkan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi untuk pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Penelitian ini meneliti hubungan antara literasi digital, berpikir kritis, dan proses pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital yang baik memungkinkan individu menggunakan informasi dengan bijaksana, dan kemampuan berpikir kritis membantu mengurangi bias dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat pribadi maupun organisasi. Untuk menghadapi tantangan di era digital, kolaborasi antara keluarga, pendidikan, pemerintah, dan sektor teknologi sangat diperlukan.
Pengaruh Likuiditas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Sub-Sektor Utilitas di Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 Euis Sri Astuti; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada sub-sektor utilitas di sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui analisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang beroperasi di sub-sektor utilitas. Sampel penelitian ini melibatkan 9 perusahaan dengan total 45 data tahunan yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Variabel independen yang diteliti adalah likuiditas, yang diukur dengan current ratio (CR), dan ukuran perusahaan yang diukur dengan total aset, sedangkan variabel dependen adalah profitabilitas yang diukur dengan net profit margin (NPM). Analisis dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan software Eviews 12, serta pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan ukuran perusahaan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa nilai R-squared sebesar 0,79 dan nilai adjusted R-squared sebesar 0,64. Hal ini menunjukkan bahwa 79% variasi dalam profitabilitas dapat dijelaskan oleh kombinasi variabel independen likuiditas dan ukuran perusahaan, sementara 21% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang signifikan kepada pengelola perusahaan, pemangku kepentingan, dan investor untuk memahami pengaruh likuiditas dan ukuran perusahaan dalam mendukung kinerja perusahaan dan profitabilitas, khususnya dalam pemulihan ekonomi sektor infrastruktur pascapandemi COVID-19.
Pengaruh Implementasi Teknologi Blockchain Terhadap Pengamanan Dan Keandalan pelaporan Keuangan Pada Sistem Informasi Akuntansi Dalam Era Digitalisasi Aulia Fajriyaha; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dikarenakan penggunaan teknologi blockchain dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijak. Blockchain merupakan sebuah program komputer yang dinamis dan interaktif dalam mendukung penyelesaian berbagai masalah bagi pengguna blockchain. Namun, demikian teknologi blockchain dapat digunakan sebagai pengamanan data terhadap virus pada kpmputer dan kenakalan para hacker. Teknologi blockchain memberikan keandalan informasi keuangan yang berintegritas pada tingkat keamanan. Dan teknologi blockchain dapat digunakan untuk memastikan dalam validitas data yang tersimpan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyimpan data dalam blok-blok yang saling terhubung satu sama lain dan menggunakan enkripsi untuk menjaga privasi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui fungsi kegunaan dari teknologi blockchain dan tantangan dari implementasi teknologi blockchain dalam sistem akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur terhadap penelitian terdahulu yang relevan dalam pemaparan teknologi blockchain dan sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa blockchain memiliki penggunaan yang besar terhadap catatan transaksi yang tidak dapat diubah dan dapat diverifikasi secara real-time, sehingga menigkatkan keamanan data serta menghindari risiko manipulasi data. Selain itu, blockchain juga meningkatkan keandalan pelaporan data yang lebih akurat dan efisien. Namun, tantangan mengenai skalabilitas, regulasi, dan standarisasi perlu ditangani untuk mengakselerasikan manfaat dari teknologi blockchain tersebut. Dan hasil penelitian ini, teknologi blockchain memberikan manfaat dalam meningkatkan sistem informasi akuntansi.
Pentingnya Literasi Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa di era digital Aida Fiqtianisa; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is essential to improve students' critical thinking and problem-solving skills in the modern era. The purpose of this study is to reveal the importance of digital literacy. This study involved students aged 18 to 24 as respondents, using qualitative methods and a grounded research approach. Researchers were able to gain a better understanding of the relationship between digital literacy, critical thinking and problem solving in higher education as data was collected through participatory observation and in-depth interviews. According to this research, students who acquire digital literacy through technology-based learning can acquire better critical thinking and problem-solving skills. The results of this study can be the basis for better educational policies that help students prepare themselves to face challenges in the technological era.
Peranan Literasi Keuangan dan Dampaknya Terhadap Keputusan Investasi Pada Mahasiswa Weekend di Universitas Pelita Bangsa: Pendekatan Metode Delphi Wahyu Wiji Wulandari; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan transformasi digital yang masif di abad ke-21 ini telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi mahasiswa weekend di Universitas Pelita Bangsa dengan pendekatan metode Delphi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari wawancara, penyebaran kuesioner,dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, yang meliputi pemahaman konsep keuangan dasar dan implementasi program mentorship keuangan, berperan penting dalam mempengaruhi keputusan investasi mahasiswa. Di sisi lain, kesiapan finansial dan pemahaman instrumen investasi juga menjadi faktor utama dalam mempersiapkan keputusan investasi yang bijak. Dengan demikian, literasi keuangan yang baik dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan terinformasi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan finansial jangka panjang.