Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis tingkat kepuasan nelayan terhadap fasilitas di pangkalan pendaratan ikan (ppi) Alok, Kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur. Maria Veronika Agustina Malar; Yohanes D.B.R. Minggo; Maria Yohanista
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 1 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis tingkat kepuasan nelayan serta menganalisis tingkat kepentingan dan tingkat kinerja pelayanan terhadap fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di PPI Alok. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 September 2020 hingga 20 Oktober 2020, bertempat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Alok. Metode yang digunakan adalah deskriptif survey yang bersifat studi kasus dengan metode pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling ditentukan 15 responden. Variabel yang diamati adalah pemanfaatan fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di PPI Alok. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Importance and Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian IPA menunjukan tingkat kepentingan sebesar 0,48 dan tingkat kinerja sebesar 0,50 termasuk dalam kategori kurang puas dengan rentang nilai (0,35-0,50). Hasil Penelitian CSI menunjukan tingkat kinerja sebesar 51% termasuk kedalam kategori cukup puas dengan rentang nilai (40% < Satisfaction Index < 60%). Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa fasilitas yang menunjang aktivitas di PPI Alok misalnya tersedianya pabrik es. Tingkat kepuasan nelayan dapat dilihat dari nilai indeks tingkat kepentingan dan nilai indeks tingkat kinerja. Kriteria nilai indeks tingkat kepentingan sebesar 0,47 dan kriteria nilai indeks tingkat kinerja sebesar 0,50 dengan rentang nilai (0,35-0,50) artinya nelayan maupun pedagang ikan merasa kurang puas dengan pelayanan fasilitas yang terdapat di PPI Alok karena pelayanan fasilitas yang belum memadai yaitu masih terdapat beberapa fasilitas yang tidak beroperasi atau tidak digunakan lagi contohnya bengkel nelayan.
Analisis komposisi hasil tangkapan dan nilai penerimaan nelayan bagan perahu di Desa Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka. Vinsensius Moang Botu; Yohanes D.B.R. Minggo; er
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 1 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan bagan perahu dan nilai penerimaan dari hasil tangkapan nelayan bagan perahu di Desa Geliting, Kabupaten Sikka. Penelitian dilakukan tanggal 1 November 2020 sampai 19 November 2020 sebanyak 14 trip di Perairan Geliting, Kabupaten Sikka. Metode yang di gunakan adalah survey dan pengamatan langsung ke lapang. Pengumpulan data di akukan dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat komposisi hasil tangkapan bagan perahu dan nilai penerimaan nelayan bagan perahu. Hasil penelitian menunjukan komposisi jenis hasil tangkapan bagan perahu didominasi oleh dua jenis ikan yaitu ikan Teri dan ikan Layang. Ikan Teri tertangkap sebanyak 18 tas dengan berat per tas = 12 kg dan dihitung konversi menjadi 216 kg persentase 39,13%, ikan Layang tertangkap sebanyak 28 tas dengan berat per tas = 12 kg dan dihitung konversi menjadi 339 kg persentase 60,87%. Diketahui total nilai penerimaan ikan Layang Rp 6.720.000, sedangkan total nilai penerimaan ikan Teri Rp 5.400.00.
Pendapatan awak kapal nelayan purse seine di Kampung Wuring Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka. Mikael Malo Lede; Erfin; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 1 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan awak kapal nelayan purse seine di Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 20 Oktober sampai 20 November 2020 di Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan adalah metode wawancara terstruktur.Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jumlah responden sebanyak 10 orang yang merupakan Awak kapal purse seine 6 GT KMN Nurfadilah. Variabel yang diamati adalah produksi yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan (biaya investasi, biaya tetap dan biaya operasional), penerimaan dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tangkapan alat tangkap Purse Seine antara lain ikan selar (Selaroides Leptolepis), ikan layang (Decapterus Russelli), ikan kombong (Rastrelliger Sp), ikan tembang (Sardinella Gibbosa) dan tongkol (Euthynnus affinis) dengan total biaya rata-rata investasi (kapal, perahu pembakar dan alat tangkap) sebesar Rp 275.000.000,-. Sedangkan Total biaya variabel (solar, bensin dan rokok) sebesar Rp 4.521.100,-. Total biaya tetap untuk 365 trip dalam satu tahun (perawatan kapal,perawatan perahu pembakar, perawatan alat tangkap dan biaya penyusutan) sebesar Rp 75.000.000,- per tahun dan Rp 6.250.000,- per bulan. Hasil penjualan selama 25 trip sebesar Rp. 25.700.000,-. Pendapatan awak Kapal Purse Seine KMN Nurfadilah meliputi pendapatan utama dan sampingan. Pendapatan utama awak Kapal Purse Seine KMN Nurfadilah sebesar Rp 10.628.900,- ; setiap ABK mendapat upah Rp 200.000,- dan upah pembakar sebesar Rp 2.500.000,- sedangkan pendapatan sampingan dibagi menjadi bagian depan, bagian tengah, bagian belakang, masing-masing terdiri dari 3 orang. Pendapatan sampingan awak kapal nelayan purse seine KMN Nurfadilah selama 25 trip sebesar Rp 23.800.000,- dengan jenis ikan yang tersangkut di dalam jaring purse seine adalah ikan selar, ikan kombong, ikan layang dan ikan tembang.
Pengaruh Penghasilan Orangtua Nelayan Terhadap Pendidikan Anak (Studi Kasus Anak Nelayan Pole And Line Di Desa Pemana Kabupaten Sikka) Denny; Yohanes D.B.R. Minggo; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 2 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penghasilan Orangtua nelayan pole and line terhadap pendidikan anak di Desa Pemana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode angket dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa harga rxy 1,01 lebih besar dari r tabel 0,35 yakni 1,01 > 0,35 sehingga dapat diketahui bahwa hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima, artinya ada Pengaruh Penghasilan Orangtua Nelayan Terhadap Pendidikan Anak Di Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Selanjutnya untuk mengetahui tingkat pengaruh variabel X terhadap variabel Y, nilai rxy sebesar 1,01 berada diantara 0,80-1,000 sehingga diketahui bahwa ada pengaruh yang sangat kuat antara variabel x (Penghasilan Orangtua) terhadap variabel y (Pendidikan Anak) di Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten sikka, dimana penghasilan orangtua nelayan memberikan konstribusi terhadap pendidikan anak sebesar 102,01%. Adapun harga t tabel pada taraf signifikasi 5% dengan df= n-2= 20-2= 18 adalah 2,100 lebih kecil dari t hitung 30,390 artinya ada pengaruh yang signifikan pengaruh penghasilan orangtua Nelayan terhadap pendidikan anak.
Karakteristik Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) Di Pangkalan Pendaratan Ikan (Ppi) Alok, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Yohanes Sabe1; Yohanes D.B.R. Minggo; Sofia Dhengi
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 2 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik alat tangkap pukat cincin (Purse seine) yang digunakan nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Alok, metode pengoperasian alat tangkap pukat cincin (Purse seine) dan untuk mengetahui jenis ikan apa saja yang menjadi target dari alat tangkap pukat cincin (Purse seine). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penentuan lokasi sampel dan responden menggunakan teknik purposive sampling (ditentukan /dipilih secara sengaja). Data hasil penelitian tersebut selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa konstruksi alat tangkap Purse seine di PPI Alok pada umumnya terdiri dari jaring, jaring penguat (selvedge), tali ris atas, tali ris bawah, tali pelampung, tali pemberat, tali cincin, tali kerut, Pelampung, pemberat dan cincin. Metode pengoperasian alat tangkap pukat cincin (Purse seine) dimulai dari tahapan persiapan penangkapan, waktu penurunan, daerah penangkapan (fishing ground), penurunan alat (setting) serta pengangkatan alat dan hasil tangkapan. Ikan hasil tangkapan nelayan Purse seine di PPI Alok adalah ikan Tembang (Sardinella), Layang (Decapterus sp.), Tongkol (Euthynnus affinis), Selar (Caranx melamphigus) dan Lemuru (Sardinella sp.).
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP GILL NET DI PERAIRAN NANGAMERAH, DESA BANGKOOR, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Yohanes D.B.R. Minggo; Erfin; Febronius Florianus Moat Raul
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2020 sampai 20 November 2020 di Perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan jenis Non Probability Sampling meliputi seluruh nelayan yang memiliki alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Pengukuran produktivitas alat tangkap Gill Net mengacu pada analisis yang digunakan oleh Gaspersz (2000) dengan mengitung produktivitas per unit alat tangkap dan per trip selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah total hasil tangkapan selama 30 trip sebanyak 646 Kg dengan jenis hasil tangkapan nelayan Gill Net yang paling dominan adalah ikan Kakap Merah (Lutjanus Campechanus), Kepiting Bakau (Scylla spp), ikan Kerapu Merah (Plectropomus leopardus), ikan Kerapu (Epinephelus Pachycentru), ikan Ekor Kuning (Caesio erythrogaster), ikan Kakap Domba (lutjanus analis) dan Lencam (Lethrinidae). Nilai Produktivitas hasil tangkapan adalah sebesar 21,53 Kg/trip yang berarti alat tangkap Gill Net yang beroperasi di perairan Nangamerah, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura memiliki kemampuan menangkap ikan sebanyak 21,53 Kg per trip.
HUBUNGAN TUTUPAN KARANG HIDUP DENGAN KEPADATAN MEGABENTOS DI ZONA INTI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH KABUPATEN SIKKA Oscar Yulius Christopher da Gomes; Angelinus Vincentius; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 1 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tutupan karang hidup dengan megabentos di Zona Inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Sikka Provinsi NTT yang terletak di Desa Lidi Kecamatan Palue. Penelitian berlangsung selama 4 bulan mulai tanggal 22 Agustus 2022 sampai 22 Desember 2022. Metode penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode transek foto bawah air (underwater photo transect) untuk tutupan karang dan metode bentos belt transek untuk pengamatan bentos. Analisis persentase tutupan karang hidup sesuai Kepmen LH No.4 Tahun 2001, yang menghasilkan data tutupan karang pada 3 stasiun dalam kategori buruk. Analisis data kepadatan megabentos menggunakan rumus Harvey (2008) sedangkan analisis hubungan persentase tutupan karang dengan kepadatan megabentos menggunakan rumus regresi linear sederhana. Hasil penelitian diperoleh hubungan signifikan y = 0,06x - 1,1464, dengan nilai R2 sebesar 0,9916 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9958 yang menunjukkan hubungan kedua variabel adalah sangat kuat, atau sebesar 99,58% dari variasi kepadatan megabentos dapat diprediksi melalui persentase tutupan karang hidup.
STUDI TEBAR BENUR UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK PEMBESARAN DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR (BPBAP), SULAWESI SELATAN Nurhayati; Maria Yohanista; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 1 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan penelitian ini untuk mengetahui tebar benur udang Vaname (litopenaeus vannamei) pada tambak pembesaran di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar (BPBAP), Sulawesi Selatan. Kegiatan ini di laksanakan mulai pada tanggal 24 Agustus 2022 sampai dengan 09 Desember 2022 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan Metode Observasi. Pengumpulan data difokuskan pada 8 (delapan) petak meliputi petak A, B, C, D, 2, 3, 4, 5 pada tambak Udang Vaname intensif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tebar benur Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak pembesaran Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar meliputi persiapan tambak, pemilihan benur, teknik tebar langsung seperti menggunakan plastik dan gabus agar benur yang ada didalam plastik dapat beradaptasi dengan suhu dan salinitas sehingga benur tidak mengalami stress (aklimatisasi) dan tebar sistem tangki viber (conikal tank) agar mengurangi kanibalisme pada benur akibat kepadatan benur yang sangat tinggi.
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN GURITA (Octopus sp) DENGAN MENGGUNAKAN UMPAN BUATAN YANG BERBEDA (POCONG DAN KEPITING) DI DESA NANGAHALE KABUPATEN SIKKA Yohanes D.B.R. Minggo; Christofel O.Nobel Pale; Nurlaila
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 2 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan hasil tangkapan gurita (octopus sp) dengan menggunakan umpan buatan yang berbeda (pocong dan kepiting). Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 01 Juni 2022 sampai 01 Juli 2022 di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode uji coba (experiment) dengan rumus RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari 2 perlakukan (umpan pocong dan umpan kepiting) dan 5 kali ulangan, sedangkan analisis yang digunakan yaitu analisissidik ragam anova. Berdasarkan hasil penelitian jumlah hasil tangkapan dengan menggunkan umpan pocong sebanyak 14 ekor dan umpan kepiting sebanyak 8 ekor, sedangkan hasil perhitungan menggunakan sidik ragam anova diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,025 dan Ftabel 0,05 = 5,32 dan Ftabel 0,01 = 11,26 yang berarti bahwa Fhitung<Ftabel baik pada taraf 0.05 maupun 0.01 sehingga keputusannya adalah terima H0 dan tolak H1 dengan pengertian lain umpan rapala pocong atau umpan kepiting tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan gurita (Octopus sp).
ANALISIS PERUBAHAN INTENSITAS CAHAYA DAN SEBARAN IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN BAGAN APUNG Haruna; Kedswin G. Hehanussa; Agustinus Tupamahu; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 3 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan cahaya lampu sebagai alat pengumpul ikan telah dirasakan manfaatnya dan terbukti dapat meningkatkan hasil tangkapan. Dengan kata lain, cahaya adalah salah satu alat bantu pada beberapa metoda penangkapan dan pada prinsipnya dapat digunakan untuk memikat dan menarik ikan yang mempunyai sifat fototaksis positif untuk mendatangi cahaya agar dapat ditangkap. Tujuan dari penelitian ini yaitu Menganalisis pola sebaran intensitas cahaya dan sebaran ikan pada proses penangkapan serta menganalisis perbedaan jumlah echo ikan pada periode sebelum dan sesudah tengah malampada bagan apung. Penelitian ini berlangsung pada Bulan November – Desember 2020 bertempat di Negeri Paperu Teluk Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Pola sebaran cahaya mengalami penurunan secara eksponensial, intesitas cahaya 1 lampu terdeteksi kedalaman 26 meter dan horizontal 9 meter dengan intensitas cahaya awal yang masuk sebesar 84.800 lux, 2 lampu 27 meter dengan intensitas cahaya awal yang masuk 187.700 lux, 3 lampu secara vertikal mencapai 26 meter dengan intensitas cahaya awal yang masuk sebesar 176.400 lux, 4 lampu mencapai 24 meter dengan intensitas 155.700 lux, 5 lampu 27 meter dengan intensitas 134.200 lux, dan 6 lampu 28 meter dengan intensitas awal yang masuk sebesar 193.100 lux, dimana intensitas terkecil sebesar 0.001 lux Konsentrasi ikan tertinggi berada pada range kedalaman > 40 dengan intensitas cahaya mencapai 0,000 lux. Adanya perbedaan jumlah hasil tangkapan yang signifikan dengan adanya penambahan jumlah hasil tangkapan setelah sesudah tengah malam.