Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan Kewirausahaan bagi Ibu-Ibu Dasa Wisma Rahmawati Rahmawati; Umatun Markhumah; Endang Dwi Amperawati; Astrid Widayani; Siti Nurlaela; Siti Arifah; Dewi Iswara
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1240

Abstract

Pemberdayaan ekonomi ibu-ibu kelompok dasa wisma, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong kemandirian ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memberdayakan perekonomian kelompok ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kemandirian ekonomi ibu-ibu kelompok dasa wisma di Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten dengan memberikan pelatihan kewirausahaan bisnis dasar. Metode pelatihan dilakukan kepada ibu-ibu kelompok dasa wisma yang berjumlah 20 orang. Diawali dengan pengumpulan data melalui survei kepada para peserta pelatihan yang bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan, keterampilan, motivasi, dan inisiatif kewirausahaan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan kewirausahaan bisnis dasar ini menunjukkan dampak positif dan signifikan terhadap peserta. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang substansial pada ibu-ibu kelompok dasa wisma, dengan peningkatan skor rata-rata 29%. Selain itu, pelatihan ini secara nyata berkontribusi pada peningkatan motivasi dan inisiatif peserta dalam memulai atau mengembangkan usaha mikro mereka. Program pelatihan kewirausahaan bisnis ini terbukti menjadi strategi pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi komunitas ibu-ibu kelompok dasa wisma. Implikasinya adalah pentingnya program pelatihan kewirausahaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan usaha setelah pelatihan, guna memastikan dampak jangka panjang yang maksimal.
Pemberdayaan Masyarakat Peternak Kambing melalui Pemanfaatan Mesin Chopper Multifungsi sebagai Penyedia Pakan Ternak Andi Purwanto; Sugiyanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1929

Abstract

Indonesia has significant potential in sheep and goat farming, but it is still dominated by small businesses with limited technology. Limited livestock ownership hinders its development as a primary source of income. Key challenges include feed shortages during the dry season and suboptimal waste utilization. Furthermore, feed production capacity remains low and inefficient. To address these challenges, this community service program was designed to provide and implement grass choppers and ribbon mixers for the Manunggal 2 Farmers Group in Jurug Village, Jumapolo District, Karanganyar Regency. The development process involved several stages, including design, fabrication, testing, and training the local community in machine operation and maintenance. Results showed that farmers were able to operate and maintain the machines effectively, thereby increasing efficiency in feed preparation and processing livestock waste into organic fertilizer. The developed machines demonstrated several advantages, including high production capacity (up to 45 kg/hour), uniform cutting results, and reduced labor requirements. Furthermore, the program not only provided a technical solution to address food shortages but also increased youth participation and strengthened local economic capacity through the application of appropriate technology. The success of this program provides a strong foundation for further replication and development in other regions facing similar challenges.
Peningkatan Pendapatan Peternak Kambing melalui Program Pemberdayaan Masyarakat pada Mesin Mixer Ribbon Pakan Ternak Sugiyanto; Andi Purwanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1930

Abstract

Sektor peternakan kambing di Indonesia memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani sekaligus penopang ekonomi pedesaan. Namun, keterbatasan akses teknologi, biaya pakan yang tinggi, serta rendahnya homogenitas pencampuran pakan secara manual masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mesin pencampur pakan tipe ribbon mixer dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada Kelompok Ternak Manunggal 2, Desa Jurug, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan meliputi desain, pembuatan, uji kinerja, serta pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada peternak melalui pendekatan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin ribbon mixer mampu menghasilkan homogenitas campuran 90–95%, kapasitas produksi hingga 50–500 kg/siklus, serta efisiensi waktu pencampuran yang meningkat 40–50% dibandingkan metode manual. Dampak ekonomi yang terukur adalah penurunan biaya pakan sebesar 15–20% dan peningkatan pendapatan peternak 20–30% per siklus produksi. Selain itu, program pemberdayaan berbasis teknologi ini memperkuat kelembagaan kelompok ternak, meningkatkan keterlibatan pemuda, dan mendorong kemandirian ekonomi lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna tidak hanya memberikan solusi teknis pada masalah penyediaan pakan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi pedesaan.