Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Peternak Kambing melalui Pemanfaatan Mesin Chopper Multifungsi sebagai Penyedia Pakan Ternak Andi Purwanto; Sugiyanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1929

Abstract

Indonesia has significant potential in sheep and goat farming, but it is still dominated by small businesses with limited technology. Limited livestock ownership hinders its development as a primary source of income. Key challenges include feed shortages during the dry season and suboptimal waste utilization. Furthermore, feed production capacity remains low and inefficient. To address these challenges, this community service program was designed to provide and implement grass choppers and ribbon mixers for the Manunggal 2 Farmers Group in Jurug Village, Jumapolo District, Karanganyar Regency. The development process involved several stages, including design, fabrication, testing, and training the local community in machine operation and maintenance. Results showed that farmers were able to operate and maintain the machines effectively, thereby increasing efficiency in feed preparation and processing livestock waste into organic fertilizer. The developed machines demonstrated several advantages, including high production capacity (up to 45 kg/hour), uniform cutting results, and reduced labor requirements. Furthermore, the program not only provided a technical solution to address food shortages but also increased youth participation and strengthened local economic capacity through the application of appropriate technology. The success of this program provides a strong foundation for further replication and development in other regions facing similar challenges.
Peningkatan Pendapatan Peternak Kambing melalui Program Pemberdayaan Masyarakat pada Mesin Mixer Ribbon Pakan Ternak Sugiyanto; Andi Purwanto; Astrid Widayani; Budi Purnomo; R. Agus Trihatmoko; Ign. Novie Endi Nugraha; Herwin Sulistyowati; Erni Widiastuti; Juni Trisnowati; Hutomo Jiwo Satrio; Kristiawan; Hari; Reva; Pandu; Agung
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1930

Abstract

Sektor peternakan kambing di Indonesia memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani sekaligus penopang ekonomi pedesaan. Namun, keterbatasan akses teknologi, biaya pakan yang tinggi, serta rendahnya homogenitas pencampuran pakan secara manual masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mesin pencampur pakan tipe ribbon mixer dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada Kelompok Ternak Manunggal 2, Desa Jurug, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan meliputi desain, pembuatan, uji kinerja, serta pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada peternak melalui pendekatan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin ribbon mixer mampu menghasilkan homogenitas campuran 90–95%, kapasitas produksi hingga 50–500 kg/siklus, serta efisiensi waktu pencampuran yang meningkat 40–50% dibandingkan metode manual. Dampak ekonomi yang terukur adalah penurunan biaya pakan sebesar 15–20% dan peningkatan pendapatan peternak 20–30% per siklus produksi. Selain itu, program pemberdayaan berbasis teknologi ini memperkuat kelembagaan kelompok ternak, meningkatkan keterlibatan pemuda, dan mendorong kemandirian ekonomi lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna tidak hanya memberikan solusi teknis pada masalah penyediaan pakan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi pedesaan.
Transformasi Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Desa Bulurejo, Nguntoronadi, Wonogiri: Penelitian Sugiyanto; Ambjah Atas Aji; Supriyanan Nugraha; Nurul Aini; Novita Ramadhani; Shifa Mimma N; Nirmala Aznaliza M; Meylina Nur Cahyatri; Mihfatul Amri; Daffa Fadiilah; Mahardika Afandi; Paramitha Nur Izi Astuti; Gabriella Maharani Pudya; Muhamad Asdinur; Arya Rieva Wicaksana; Nur Fatihah Yuliana; Ridwan Nur Hidayat; Julita Nurul Hikmah; Yogy Wahyu Wulandari; Albai Fahma Zamnuriansyah; Anisa Rohmadona; Faras Fadila Gita Palupi; Fahdilah Ahmad Wahyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4747

Abstract

Transformasi ekonomi pedesaan berbasis teknologi merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan ketahanan ekonomi masyarakat. Artikel ini mengkaji penerapan teknologi tepat guna—mesin chopper sebagai pengolah pakan ternak dan mesin penghancur kotoran ternak—yang diinkubasikan kepada kelompok peternak di Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi manajemen, dan penguatan pemasaran berbasis inovasi serta digitalisasi desa. Data diambil dari dokumen proposal kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh BEM Universitas Surakarta tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi mekanisasi mampu meningkatkan efisiensi produksi pakan hingga 30%, menurunkan waktu pengomposan, meningkatkan kualitas pupuk organik, serta meningkatkan pendapatan mitra hingga 95%. Selain itu, digitalisasi pemasaran melalui pelatihan e-commerce sederhana memperkuat visibilitas produk peternakan dan membuka peluang jaringan ekonomi baru. Secara keseluruhan, program ini menghasilkan perubahan signifikan pada kapasitas produksi, manajemen usaha, dan kesiapan masyarakat menuju ekosistem ekonomi sirkular dan digital di tingkat desa.