Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KERACUNAN MAKANAN DAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) SISWA KELAS XI Candra Patniawati Candra Patniawati; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrul Rizal; Zulmah Astuti; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on cases that illustrate the lack of information about the incidence of food poisoning and carbon monoxide (CO) gas that afflicts a person. Especially in students who often consume fast food snacks have a great risk of experiencing food poisoning and exposure to air pollution due to land transportation can endanger student health because it can cause carbon monoxide (CO) gas poisoning. The purpose of this activity is to increase students' knowledge through health education regarding accident first aid about food poisoning and carbon monoxide (CO) gas. This activity was carried out on grade XI students of Madrasah Aliyah Private Miftahul Ulum Anggana. As a result of this health education activity, students can understand how accident first aid is about food poisoning and carb-monoxide (CO) gas and students are able to answer questions given about the importance of providing accident first aid in such cases.
Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana Viana; Milkhatun; Siti Khoiroh Muflihatin; Zulmah Astuti; Alfi Ari Fakhrur Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal bites and stings are a significant public health issue in Indonesia, a country with high biodiversity. Students are one of the most vulnerable groups to animal bites and stings, especially in school environments that are often adjacent to forests or plantations. This study aimed to evaluate the effect of animal bite and sting first aid training on the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. A pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design was used. A total of 35 students participated in the study. The results showed that the mean knowledge score of the respondents before training was 18.47, and after training increased to 19.71. This increase in knowledge was statistically significant (p < 0.05). Based on the results of this study, it can be concluded that animal bite and sting first aid training is effective in improving the knowledge of 11th-grade students at Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana.
PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA TENTANG DEPRESI PADA MASYARAKAT WILAYAH PUSKESMAS KARANG ASAM SAMARINDA Dwi Astri Andriani; Milkhatun; Nur Ariska Meritama Meritama; Faramita Kumala Sari; Friska Meirina Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/591628

Abstract

Abstract. Depressive disorder or depression is a common mental health condition and can be experienced by anyone. This condition is characterized by a low mood or loss of pleasure or interest in a particular activity over a long period of time. Depression is different from the usual mood swings and everyday feelings. Objective: To provide knowledge and understanding of early detection of depression in people in the working area of the Karang Asam Samarinda Health Center. The method used in this Health Education is the lecture method and filling out pre and post tests using the Dass 21 questionnaire and discussions using leaflet media containing materials about depression. This Health Education activity was attended by 15 respondents who visited the Karang Asam Samarinda Health Center. The results obtained from the counseling pre-test showed that several respondents experienced very severe depressive disorder (13.3%), severe depressive disorder (20%), and moderate depressive disorder (66,7 %).With an average of 3.47 and post-test counseling, several respondents were found with severe depressive disorder (13.3%), moderate depressive disorder (66.7%) and mild depressive disorder (20%). Conclusion This Health Education activity provides the benefit of increasing understanding in the early detection of risks and symptoms as well as the prevention of depression
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TERAPI AKTIVITAS SOSIALISASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI Dewi Ulam Sari; Alivia Barokhatul Rizky; Rani Shintya; Milkhatun; Siti Khoiroh Muflihatin; Deby Suryani Suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Depresi adalah gangguan mental yang cukup umum dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Gejala yang muncul sering kali mengganggu kegiatan sehari-hari dan kualitas hidup. Tujuan : Kegiatan pendidikan Kesehatan tentang Terapi Aktivita Sosialisasi sebagai upaya penanganan depresi dilakukan bertujuan agar masyarakat peka terhadap Kesehatan mentalnya karena jika tidak terkendali mereka bisa mengalami stress atau gangguan jiwa pada mentalnya . Metode : Penyampaian materi pada metode ceramah, diskusi dan tanya jawab ini menggunakan media leaflet, powerpoint. Hasil : Hasil pretest menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi aktivitas sosialisasi didapatkan peserta dengan tingkat depresi normal sebanyak 78,6%, tingkat depresi ringan sebanyak 14,3% dan sedang sebanyak 7,1%. Dan setelah dilakukan terapi aktivitas sosialisasi menunjukkan bahwa peserta dengan tingkat depresi normal meningkat yaitu menjadi 85,7%, ringan 7,1% dan sedang 7,1%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya perubahan atau kenaikan yang signifikan yaitu pada hasil ringan menjadi normal yaitu sebanyak 7,1%.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GIZI BALITA PADA WALI MURID DI TK ABA 13 TANAH MERAH SAMARINDA Rini Ernawati; Milkhatun; Faried Rahman Hidayat; Zulmah Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/591631

Abstract

Abstrak . Masalah stunting masih menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berkaitan dengan masa depan generasi mendatang. Dampak jangka pendek dan jangka panjang dari stunting pada anak sangat mengkhawatirkan, termasuk risiko penyakit kardiovaskular di masa depan, oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Orang tua, sebagai kunci utama dalam pengasuhan anak, perlu memahami bahwa salah satu penyebab stunting adalah kekurangan gizi kronis. Untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi dan stunting pada balita maka dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para ibu tentang pentingnya gizi sehingga mereka dapat mencegah stunting pada anak mereka melalui pola pengasuhan yang lebih baik. Kegiatan ini diikuti oleh 25 ibu yang memiliki balita, dengan rangkaian acara berupa pre-test, penyuluhan, diskusi, dan sesi tanya jawab yang diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 5 yang mengindikasikan kurangnya pemahaman peserta tentang gizi balita dan stunting. Namun, nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 9 yang tergolong kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai pentingnya gizi balita dan pencegahan stunting. Kata Kunci : Gizi balita , Pengetahuan, wali murid
TERAPI BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN EMOSIONAL ANAK DI SEKOLAH LUAR BIASA ( SLB ) UNTUNG TUAH SAMARINDA Rini Ernawati; Fatma Zulaikha; Milkhatun; Pipit Feriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/619361

Abstract

Absract. Children with special needs can pursue their education at a Special Education School (SLB), which is an institution specifically designed to accommodate the needs of such children, including those who are visually impaired, hearing impaired, physically disabled, intellectually disabled, mentally disabled, and children with developmental delays. In their development, children with special needs face various challenges in emotional, social, and cognitive development. Therefore, an approach that helps them develop is necessary. One approach proven to be effective in supporting their development is play therapy. The objective of this Community Service Activity (PKM) is to address the complex issues faced by children with special needs and to enhance their fine motor skills and emotional development. The solution proposed by the PKM team is to provide play therapy activities such as clay modeling, collage, drawing, and coloring, conducted in a group play setting. The activity takes the form of group play therapy facilitated by students, with participants being all 21 children from the Special Education School (SLB Untung Tuah), who served as respondents in this activity. The results of the play therapy activity showed that out of 21 children, before the activity, 2 children felt sad and 19 children felt neutral. After the play therapy activity with clay, drawing, and collage, all 21 children felt very happy and were highly enthusiastic about communicating with their peers and the service team.
PEDULI KESEHATAN MENTAL: MENGENAL DAN MENGATASI DEPRESI BERSAMA Milkhatun; Dwi Astri Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun saat ini masih banyak dari masyarakat yang belum memahami tentang depresi sebagai salah satu gangguan mental yang umum terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang depresi melalui edukasi interaktif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam, Samarinda. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam, Samarinda. dimana pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, serta media leaflet sebagai penyampaian materi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 16 orang, mayoritas berusia dewasa awal (87,5%) dan didominasi oleh perempuan (68,8%). Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang kurang (56,2%), namun setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 62,5% peserta memiliki pengetahuan baik. Penyuluhan ini menunjukkan bahwa metode edukasi singkat dan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang depresi, termasuk gejala, penyebab, dan cara penanggulangannya. Dukungan sosial, diskusi kelompok, dan ruang berbagi pengalaman juga turut memperkuat efektivitas program ini. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan program penyuluhan kesehatan mental secara berkelanjutan dan kolaboratif guna menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap isu kesehatan mental, khususnya depresi.