Rusmewahni
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bina Karya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain konseptual model GFB-AI berbasis kecerdasan buatan untuk mendorong praktik bisnis ramah lingkungan pada UMKM sektor F&B Bobby Hartanto; Rusmewahni; Andika; Gilda Larassati
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256130

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai keadaan konkret UMKM F&B di Kota Tebing Tinggi melalui analisis tematik refleksif berdasarkan pengalaman pelaku usaha dari berbagai sektor. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat tema utama yang saling terkait dan membentuk dasar konseptual bagi upaya digitalisasi yang relevan bagi sektor kuliner. Tema pertama menggambarkan proses operasional yang masih bergantung pada cara manual sehingga menimbulkan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Tema kedua memperlihatkan minat yang meningkat terhadap teknologi meskipun masih diiringi keterbatasan literasi digital dan kendala biaya. Tema ketiga menunjukkan adanya kesadaran terhadap isu lingkungan terutama di kalangan pelaku usaha muda meskipun implementasinya belum merata. Tema keempat menegaskan kebutuhan aplikasi digital yang mudah digunakan, cepat dipelajari, dan selaras dengan tugas operasional harian. Temuan ini kemudian diterjemahkan menjadi konsep fitur yang bersifat praktis seperti pencatatan otomatis, prediksi kebutuhan bahan berdasarkan penjualan sebelumnya, notifikasi ketika stok mendekati batas minimum, serta penyajian laporan usaha dalam bentuk visual yang mudah dipahami. Pada aspek keberlanjutan dibantu melalui rekomendasi bahan ramah lingkungan yang sesuai kemampuan finansial pelaku usaha serta saran pengurangan limbah yang dapat diterapkan dalam kegiatan harian. Penelitian ini memberikan dampak berupa gambaran kebutuhan digital yang bersumber dari pengalaman nyata pelaku UMKM. Penelitian ini juga memberikan nilai teoretis melalui perluasan pemahaman tentang proses adopsi teknologi pada UMKM di wilayah berkembang yang menghadapi tantangan structural serta keterbatasan sumber daya. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi landasan yang bermanfaat bagi pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan yang lebih inklusif, mudah diadopsi, serta mampu mendukung transformasi usaha secara bertahap dan berkelanjutan pada sektor kuliner di Indonesia.
Implementation Framework for Millennial and Generation Z Employee Retention Strategy: An Operational Model for Indonesian State Owned Banking Enterprises Rusmewahni; Darmilisani; Siti Kadariah; Vina Winda Sari
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i1.875

Abstract

Retaining young employees has become an increasingly important human resource issue for Indonesian State-Owned Enterprises, particularly as Millennials and Generation Z now represent a substantial proportion of the workforce. These generations often bring different expectations regarding meaningful work, career growth, workplace flexibility, recognition, supportive leadership, and organizational care. Traditional retention approaches that emphasize job security, compensation, and seniority-based loyalty are no longer sufficient to address these changing expectations. This study aims to design and evaluate an operational framework for improving the retention of Millennial and Generation Z employees in state-owned banking service enterprises in North Sumatra, Indonesia. A Research and Development design was applied using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Data were collected from 250 actual employee respondents, 15 interview informants, five expert validators, and a pre-implementation and post-implementation evaluation process. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability testing, correlation analysis, multiple regression analysis, and paired-sample comparison. Qualitative data were examined through thematic analysis. The results indicate that organizational commitment, job satisfaction, career development, and recognition are the strongest factors associated with lower turnover intention and stronger intention to stay. The final framework consists of seven components: organizational support, career development, supportive leadership, work-life balance, rewards and recognition, adaptive work environment, and employee engagement. Expert validation confirmed that the framework was relevant, feasible, measurable, and suitable for the characteristics of younger employees. The evaluation results showed improvements in several retention-supporting conditions and a decrease in turnover intention after implementation. However, because the study did not use a control group, the findings should be interpreted as indicative evidence rather than definitive causal proof. This study provides a practical and measurable operational model for strengthening young employee retention in state-owned banking service enterprises.