Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran dan Strategi Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Mengajar di Kelas VIII SMP Negeri 01 Cigeulis Erwin Nauval; Marpuah Marpuah; Nono Suhada; Inti Hujah; Mutoharoh Mutoharoh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.606

Abstract

Perubahan yang mendasar pada bidang digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, menggeser pola pembelajaran konvensional menuju pendekatan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi teknologi digital dalam pembelajaran di kelas VIII SMPN 01 Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup siswa dan guru kelas VIII, dengan fokus pada pengalaman, persepsi, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi teknologi pembelajaran seperti Learning Management System (LMS), video interaktif, dan kuis digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital berdampak positif terhadap motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Sebanyak 85% siswa merasa lebih termotivasi dan 78% lebih aktif dalam diskusi kelas. Guru juga mengalami kemudahan dalam pengelolaan materi, penilaian, dan pemberian umpan balik. Meskipun demikian, terdapat hambatan seperti keterbatasan jaringan internet dan keterampilan digital siswa yang belum merata. Di dalam penelitian ini tergambar bahwa perlunya menekankan tentang pentingnya kesiapan infrastruktur, kompetensi digital tenaga pendidik, serta dukungan institusional dalam menunjang pembelajaran berbasis teknologi. Temuan ini juga memperkuat pentingnya strategi pembelajaran yang kontekstual, fleksibel, dan partisipatif guna mendukung pencapaian kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Dengan pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan, teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah pertama. Kata kunci: teknologi digital, pembelajaran, motivasi siswa, LMS, pendidikan abad 21
PELATIHAN SISTEM DASHBOARD MUTU TERINTEGRASI: OPTIMALISASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS CLOUD COMPUTING UNTUK AKSELERASI RE-AKREDITASI SDN NEGERI BAYONGBONG KEC. PONTANG KAB. SERANG Furtasan Ali Yusuf; Hamidah Hamidah; Jaka Wijaya Kusuma; B.H. Hayadi; Mutoharoh Mutoharoh; Nono Suhada; Rosi Novelia; Siti Muzdalifah; Vina Sudistiana; Erwin Nauval; Siti Arofa
Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Vol. 6 No. 1 (2026): Indonesian Collaboration Journal of Community Services
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/icjcs.v6i1.245

Abstract

This community service activity aimed to improve the capacity of teachers and education staff in implementing an integrated quality dashboard system based on cloud computing to support the acceleration of school re-accreditation at SDN Negeri Bayongbong, Pontang District, Serang Regency. The activity was conducted in September 2025 using participatory training, hands-on practice, mentoring, and evaluation approaches. The program focused on strengthening the Internal Quality Assurance System (IQAS) through digital transformation in school administration and quality management. The results showed significant improvements in participants’ understanding and skills regarding cloud-based document management, digital quality monitoring, and integrated dashboard operation. The implementation of the quality dashboard system increased administrative efficiency, simplified access to accreditation documents, and supported real-time monitoring of educational quality standards. In addition, the activity contributed to strengthening a digital-based quality culture within the school environment. The mentoring process also enabled participants to independently manage accreditation data and educational quality documents through a centralized cloud computing system. Overall, the program successfully supported the school’s readiness for re-accreditation while promoting effective, efficient, and sustainable digital governance in primary education management.