Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Open Ended Terhadap Peningkatan Kemampuan Problem Solving di Sekolah Dasar Ika Dwi Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.725

Abstract

Abad 21 merubah tatanan kehidupan manusia, utamanya dalam bidang pendidikan. Pendidikan mampu membentuk manusia sebagai makhluk yang dinamis. Sebagai manusia yang dinamis, peserta didik harus memiliki kemampuan problem solving sebagai kekuatan sehingga membentuk daya saing unggul di era society 5.0. Problem solving dianggap sebagai output dari empat kecakapan hidup yang harus dimiliki peserta didik, di antaranyacreativity, critical thinking, communication dan collaboration. Seluruh kecakapan hidup ini tentu di dukung oleh internet of things (IOT), artificial intelligence (AI), dan virtual augmented reality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan pengaruh implementasi model pembelajaran kooperatif tipe open ended terhadap peningkatan kemampuan problem solving di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan sebagai pedoman yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket pemberian pretets dan posttest. Sampel penelitian ini yaitu 25 peserta didik di SD Negeri Sumberjo III, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa nilai Adjusted R Square (Koefisien Determinasi) memperoleh nilai sebesar 0,601. Dapat diiartikan bahwa terdapat pengaruh pada implementasi model pembelajaran kooperatif open ended sebanyak 60% terhadap peningkatan kemampuan problem solving. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang cukup signifikan antara implementasi model pembelajaran open ended dengan peningkatan kemampuan problem solving.
Pengaruh Media Video Scribe Berbasis Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Peningkatan Hasil Belajar di Sekolah Dasar Ika Dwi Lestari; Jaka Nugraha; Reza Maulana
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 3 No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/upgrade.v3i2.6165

Abstract

Critical thinking is one of the essential competencies that should be fostered in 21st-century education. However, its implementation at the elementary school level has not yet achieved optimal outcomes, partly because teacher-centered learning approaches remain widely practiced. Therefore, this study aimed to investigate the effect of integrating VideoScribe media with the Group Investigation learning model on the development of fifth-grade elementary students’ critical thinking skills.This study employed a quantitative quasi-experimental design with a non-equivalent control group. The sample consisted of 54 students divided into two groups: 27 students in the experimental class and 27 students in the control class. Data were collected through pretests and posttests and analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney nonparametric tests. In addition, N-Gain analysis was conducted to measure students’ improvement levels. The findings revealed that the experimental group showed a slight significant improvement in critical thinking skills. The results indicate that integrating VideoScribe media with the Group Investigation model promotes more interactive and collaborative learning, thereby effectively supporting the development of critical thinking skills in elementary school students.
Integrasi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Seni sebagai Strategi Pembelajaran Abad ke-21 di SD Jaka Nugraha; Eris Risnawati; Reza Maulana; Ika Dwi Lestari
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 3 No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/upgrade.v3i2.6166

Abstract

The rapid development of information technology has encouraged changes in art learning in elementary schools to become more creative, interactive, and aligned with 21st-century skills. However, its implementation still faces several challenges, including limited teachers’ digital competence, unequal availabilityof digital facilities, and low utilization of technology in art learning. This study aims to analyze the integrationof information technology in art learning as a 21st-century learning strategy in elementary schools. The studyemployed aq ualitative approach with a descriptive design through observation, interviews, and documentation.Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealedthat the use of digital media, design applications, learning videos, and interactive platforms was able toimprove students’ creativity, collaboration, communication, and engagement in learning activities. Otherfindingsindicatedthatteachers’digitalcompetenceandlimiteddigitalfacilitiesremainedthemainobstaclesinImplementing technology-based art learning. Theoretically,this study strengthens the concept of constructivistand technology-based learning in supporting the holistic developmentof 21st-century skills among elementaryschool students.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DI SEKOLAH DASAR Ika Dwi Lestari; Jaka Nugraha
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i1.878

Abstract

Pelaksanaan proses pendidikan tentu membutuhkan manajemen berbasis sekolah, yang mana kepala sekolah diharuskan menguasai kompetensi manajerial yang terstruktur, sistematis dan komprehensif agar mampu mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan yang ditegaskan oleh kurikulum merdeka yaitu menciptakan sumber daya manusia yang berkompetensi dan memiliki sikap yang dinamis dan adaptif. Kompetensi manajerial sekolah merupakan kompetensi yang merujuk pada kemampuan menggali informasi, menganalisis, merancang, menyusun, mengembangkan dan mengaplikasikan baik aspek akademik maupun administrasi pada aktivitas belajar dalam kurun waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memaparkan pengaruh kompetensi manajerial kepedagogi pendidik di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan sebagai pedoman yaitu kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment. Teknik pengumpulan data yang dilaksanakan melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket. Sampel penelitian ini yaitu 13 orang kepala sekolah dan 26 pendidik di jenjang pendidikan sekolah dasar di wilayah Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa nilai Adjusted R Squere (Koefisien Determinasi) memperoleh nilai sebesar 0,500. Hal tersebut menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif antara implementasi kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi pedagogik pendidik sebanyak 50%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang cukup signifikan antara implementasi kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap peningakatan kompetensi pedagogi pendidik.