Gema Asiani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deteksi Dini Masalah Emosi dan Perilaku Siswa SMP Yulizah Yulizah; Gema Asiani; Muhammad Prima Cakra Randana; Merry Fanada
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1982

Abstract

Masalah emosi dan perilaku yang terjadi pada kalangan siswa di sekolah semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Emosi dan perilaku yang tidak terkendali dapat mempengaruhi proses belajar mengajar, hubungan sosial antar siswa, serta perkembangan mental dan emosional siswa itu sendiri. Deteksi dini terhadap perubahan emosi dan perilaku pada siswa SMP menjadi langkah krusial dalam upaya pencegahan masalah psikologis yang lebih serius. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya analisis deteksi dini emosi dan perilaku siswa SMP di Kecamatan Semende Darat Ulu Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VIII sebanyak 145 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik total populasi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan April – Mei 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara gejala emosional (p = 0,000), tidak ada hubungan antara masalah perilaku siswa (p = 0,127), hiperaktivitas siswa (p = 0,865), perilaku propososial (p = 1,000), dan masalah teman sebaya (p = 1,000) dengan emosi dan perilaku siswa SMP di Kecamatan Semende Darat Ulu tahun 2025. Disarankan dalam pengendalian emosi dan perilaku siswa remaja SMP, perlu dilakukan pembinaan secara rutin dan berkelanjutan dalam rangka pemantauan kondisi kesehatan emosional siswa.
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Di Ruang Rawat Inap RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim Rica Ratna Sari; Nani Sari Murni; Gema Asiani; Dewi Suryanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2355

Abstract

Kepuasan pasien diukur berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut model SERVQUAL, yaitu penampilan fisik (tangibility), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan keamanan (assurance), dan sikap peduli (empathy). Survei kepuasan masyarakat yang dilaksanakan pada tahun 2023 di RSUD Lubai Ulu menunjukkan persentase tingkat kepuasan pada unit rawat inap 80,84% dan pada tahun 2024 persentase tingkat kepuasan pada unit rawat inap 82,84%. Data tersebut menunjukan kepuasaan pasien masih dibawah standar mutu yang harus di capai sebesar 90%. Faktor-faktor seperti ketersediaan tenaga medis, fasilitas, kecepatan layanan, serta komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien menjadi elemen kunci yang perlu dianalisis lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah dianalisisnya kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan di RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap RSUD Lubai Ulu dengan jumlah sampel sebanyak 88 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara keandalan dengan kepuasan pasien rawat inap dengan nilai p = 0,000; PR = 1,722. Hal ini mengindikasikan bahwa konsistensi dan ketepatan pelayanan menjadi faktor kunci dalam membentuk kepuasan pasien rawat inap. Disarankan kepada manajemen rumah sakit agar meningkatkan keandalan pelayanan melalui pelatihan dan evaluasi sistem yang berkesinambungan.
Kepatuhan Pasien Prolanis Dalam Mengonsumsi Obat Antihipertensi Retha Metrianda; Arie Wahyudi; Gema Asiani; Ali Harokan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2958

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan angka kejadian tinggi di seluruh dunia. Hipertensi menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan bertanggung jawab atas sekitar 10,8 juta kematian per tahun secara global. Data terbaru menunjukkan bahwa hanya 22% penderita hipertensi yang menerima pengobatan yang memadai, sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Di Sumatera Selatan, prevalensi hipertensi juga tergolong tinggi. Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi mencatat angka yang lebih tinggi akibat perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan, tingginya konsumsi makanan cepat saji, serta kurangnya kesadaran terhadap kontrol tekanan darah. Secara khusus, di Puskesmas Kertapati, Palembang, jumlah penderita hipertensi yang tercatat hingga Januari 2025 mencapai 1.605 pasien, terdiri dari 395 kasus baru dan 1.210 kasus lama. Berdasarkan estimasi jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Kertapati yang berkisar sekitar 20.000 jiwa, maka prevalensi hipertensi mencapai sekitar 8,03%. Ini berarti bahwa hampir 1 dari setiap 12 penduduk di wilayah tersebut mengalami tekanan darah tinggi. Sebagai bagian dari upaya pengelolaan penyakit kronis secara berkelanjutan, Puskesmas Kertapati juga menyelenggarakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) yang mencakup pasien dengan hipertensi dan diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan pasien PROLANIS dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi peserta PROLANIS di wilayah kerja Puskesmas Kertapati Kota Palembang pada tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 184 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni – Juli 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariat dengan menggunakan uji logistik berganda. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, efek samping obat, dan tingkat stres terhadap kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi dengan tingkat stres menjadi variabel yang paling dominan. Disarankan kepada pihak puskesmas dan program Prolanis, diharapkan dapat mengintegrasikan pendekatan psikososial dalam pelayanan, terutama dalam skrining dan manajemen stres pasien, serta edukasi tentang efek samping obat.