Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pengelolaan Data Pasien Melalui Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Digital Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2243

Abstract

Transformasi sistem kesehatan adalah langkah krusial untuk peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien yang berkelanjutan, menuntut adaptasi dan inovasi terus-menerus, khususnya dalam manajemen layanan dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Pengelolaan data pasien yang terfragmentasi di rumah sakit telah lama menjadi hambatan utama dalam mencapai pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terkoordinasi secara optimal. Kondisi ini menciptakan ketegangan antara kebutuhan mendesak akan transformasi digital dalam layanan kesehatan dan tantangan multifaset yang persisten dalam mewujudkannya. Studi menunjukkan lebih dari 60% fasilitas kesehatan masih bergantung pada pencatatan manual atau sistem terfragmentasi, menyebabkan duplikasi data hingga 30%, keterlambatan diagnosis, dan peningkatan kesalahan medis hingga 25%. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan data pasien melalui integrasi sistem informasi rumah sakit berbasis digital. Integrasi data kesehatan muncul sebagai solusi kunci untuk mengoptimalkan sistem rumah sakit, dengan kemampuan menciptakan "single source of truth" yang holistik dan akurat mengenai operasional rumah sakit dan kesehatan pasien. Optimalisasi ini membawa peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, kualitas pelayanan klinis, keselamatan pasien, dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi, misalnya, memfasilitasi akses cepat ke riwayat medis, hasil laboratorium, dan data penting lainnya, yang pada gilirannya mempercepat proses diagnosis dan pengobatan. Meskipun potensi manfaatnya besar, implementasi integrasi sistem informasi menghadapi tantangan signifikan. Tantangan-tantangan ini meliputi keberadaan silo data, sistem lama yang tidak interoperabel, kurangnya standarisasi data, risiko keamanan dan privasi data yang tinggi, serta resistensi organisasi terhadap perubahan. Untuk mengatasi hambatan ini dan mewujudkan potensi penuh pengelolaan data pasien digital, adopsi platform integrasi yang fleksibel dan skalabel, kolaborasi erat dengan vendor teknologi berpengalaman, serta prioritas pada keamanan dan privasi data menjadi strategi krusial. Selain itu, tata kelola data yang kuat, didukung oleh standar interoperabilitas seperti HL7 dan FHIR, serta pemanfaatan teknologi baru seperti Kecerdasan Buatan (AI) dan komputasi awan, sangat penting untuk mendukung upaya integrasi yang komprehensif.
Manajemen Persediaan yang Efektif untuk Meningkatkan Efisiensi Rumah Sakit Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Budi Hartono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7452

Abstract

Manajemen persediaan merupakan salah satu komponen strategis dalam pengelolaan rumah sakit karena berkaitan erat dengan efisiensi biaya operasional, mutu pelayanan kesehatan, dan keselamatan pasien. Rumah sakit mengalokasikan proporsi anggaran yang besar untuk pengadaan obat-obatan, alat kesehatan, serta bahan medis habis pakai, sehingga diperlukan sistem pengelolaan persediaan yang efektif, terencana, dan berbasis data. Ketidaktepatan dalam pengelolaan persediaan, baik dalam bentuk kelebihan stok (overstock) maupun kekurangan stok (understock), dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti pemborosan anggaran akibat obat kedaluwarsa dan stok mati, serta terganggunya kontinuitas pelayanan medis akibat ketiadaan item kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen persediaan dalam meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap artikel ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan nasional yang relevan dengan sistem logistik dan manajemen persediaan rumah sakit. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode pengendalian persediaan yang sistematis dan ilmiah, seperti analisis ABC–VEN, Economic Order Quantity (EOQ), penetapan safety stock dan reorder point, serta integrasi sistem persediaan dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), terbukti mampu mengurangi pemborosan biaya, menekan risiko obat kedaluwarsa, dan menjamin ketersediaan item yang berhubungan langsung dengan keselamatan pasien. Selain meningkatkan efisiensi biaya, manajemen persediaan yang efektif juga berkontribusi terhadap kelancaran pelayanan dan stabilitas operasional rumah sakit. Dengan demikian, manajemen persediaan yang terintegrasi, berbasis data, serta didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan teknologi informasi yang memadai merupakan strategi penting dalam meningkatkan efisiensi, mutu pelayanan, dan keberlanjutan rumah sakit, khususnya dalam era Jaminan Kesehatan Nasional dengan sistem pembayaran INA-CBGs.