Andi Kamal M. Sallo
Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Promotif dan Preventif Dalam Penanggulangan Penyebaran dan Penyalahgunaan Narkoba Secara Represif dan Manusiawi Jukarnain; Suaib; Mukriani; Andi Kamal M. Sallo; M. Khalid Fredy Saputra; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2481

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan negara. Penanggulangan narkoba tidak hanya dapat dilakukan secara represif, tetapi perlu pendekatan promotif dan preventif yang lebih manusiawi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan metode yang efektif dalam upaya penanggulangan penyebaran narkoba dengan pendekatan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam kepada beberapa narasumber dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan secara terintegrasi melalui edukasi, sosialisasi, rehabilitasi, dan penguatan komunitas memberikan hasil yang lebih signifikan dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba dibandingkan dengan penindakan hukum semata. Penanggulangan secara manusiawi, seperti rehabilitasi dibandingkan kriminalisasi pengguna, dinilai lebih efektif dalam jangka panjang.
Analisis Faktor Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kejadian Gigi Berlubang pada Usia Anak Sekolah Andi Kamal M. Sallo; Rachmat Ramli; Rahmat Pannyiwi; Rezqiqah Aulia Rahmat; Anisa Purnamasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2508

Abstract

Masalah gigi berlubang pada anak sekolah merupakan salah satu permasalahan kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi. Perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut memainkan peran penting dalam pencegahan karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian gigi berlubang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 anak sekolah dasar yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian gigi berlubang (p < 0,05). Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan promosi kesehatan gigi pada anak usia sekolah secara berkesinambungan.
Hubungan Kualitas Air Minum dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Perkotaan Indrayadi; Achmad Hilal; Glory Gelarich Simanjuntak; Yermi; Andi Kamal M. Sallo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2957

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Kualitas air minum yang buruk, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi, dapat meningkatkan risiko penularan diare. Mengetahui hubungan kualitas air minum dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah perkotaan. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 120 rumah tangga yang memiliki anak balita di Kecamatan X Kota Y. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta uji kualitas air (parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi). Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan 45,8% air minum rumah tangga tidak memenuhi standar kualitas, dan 38,3% balita mengalami diare dalam 3 bulan terakhir. Analisis statistik menemukan hubungan signifikan antara kualitas air minum dengan kejadian diare (p=0,002). Kualitas air minum yang buruk berhubungan dengan meningkatnya kejadian diare pada anak balita. Upaya peningkatan akses air bersih dan edukasi higienitas perlu diperkuat untuk mencegah diare di wilayah perkotaan.