Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lotion Dari Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis) Sebagai Antioksidan Nurul Fatonah; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Afi Sania Rosanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2826

Abstract

Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Kerusakan pada kulit akibat radikal bebas dapat dihambat oleh senyawa antioksidan. Untuk menjaga kesehatan kulit dapat dilakukan dengan menggunakan produk kosmetik salah satunya lotion yang dapat menangkal radikal bebas. Daun sukun ( Artocarpus altilis) diketahui mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formula dan evaluasi sediaan lotion dari ekstrak daun sukun ( Artocarpus altilis) sebagai antioksidan. Metode penelitian ini secara kuantitatif dengan model penelitian eksperimental. Analisis data dilakukan dengan Microsoft Excel dan SPSS uji One Way ANOVA. Hasil dari penelitian ini adalah sediaan lotion ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) pada F1(6%), F2 (8%) dan F3 (10%) memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik, yaitu organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, tipe emulsi, dan uji stabilitas dengan metode Cycling Test , yang menunjukkan bahwa formula ketiga stabil secara karakteristik fisik. Nilai IC 50 pada F1 (6%) sebesar 37,73 ppm, F2 (8%) sebesar 36,46 ppm, dan F3 (10%) sebesar 32,72 ppm, formula ketiga memiliki kategori aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Berdasarkan uji statistik One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc Tukey , terdapat perbedaan signifikan antar rumus terhadap nilai IC 50 dengan nilai p-value <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini sediaan lotion dari ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan F3 (10%) merupakan formula terbaik. Kata Kunci: Antioksidan, daun sukun, DPPH, lotion evaluasi, Radikal bebas Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit. Kerusakan tersebut dapat dicegah dengan senyawa antioksidan. Untuk menjaga kesehatan kulit, produk kosmetik seperti losion dapat digunakan untuk menangkal radikal bebas. Daun sukun (Artocarpus altilis) diketahui mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formula dan evaluasi sediaan losion berbahan ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) sebagai antioksidan. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan model penelitian eksperimental. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS dengan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian ini adalah sediaan losion ekstrak daun sukun ( Artocarpus altilis) pada F1(6%), F2 (8%) dan F3 (10%) memenuhi syarat uji evaluasi fisik yaitu organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, jenis emulsi, dan uji stabilitas menggunakan metode Cycling Test yang menunjukkan bahwa ketiga formula stabil secara fisik. Nilai IC 50 untuk F1 (6%) sebesar 37,73 ppm, F2 (8%) sebesar 36,46 ppm, dan F3 (10%) sebesar 32,72 ppm. Ketiga formulasi tersebut dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Berdasarkan uji statistik One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc Tukey terdapat perbedaan yang signifikan antar formula pada nilai IC 50 dengan p-value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sediaan lotion dari ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan F3 (10%) merupakan formula terbaik. Kata kunci: Antioksidan, daun sukun, DPPH, evaluasi losion, radikal bebas
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lotion Dari Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis) Sebagai Antioksidan Nurul Fatonah; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Afi Sania Rosanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2829

Abstract

Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Kerusakan pada kulit akibat radikal bebas dapat dihambat oleh senyawa antioksidan. Untuk menjaga kesehatan kulit dapat dilakukan dengan menggunakan produk kosmetik salah satunya lotion yang dapat menangkal radikal bebas. Daun sukun (Artocarpus altilis) diketahui mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formula dan evaluasi sediaan lotion dari ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) sebagai antioksidan. Metode penelitian ini secara kuantitatif dengan model penelitian eksperimental. Analisis data dilakukan dengan Microsoft Excel dan SPSS uji One Way ANOVA. Hasil dari penelitian ini adalah sediaan lotion ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) pada F1(6%), F2 (8%) dan F3 (10%) memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik, yaitu organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, tipe emulsi, dan uji stabilitas dengan metode Cycling Test, yang menunjukkan bahwa ketiga formula stabil secara karakteristik fisik. Nilai IC50 pada F1 (6%) sebesar 37,73 ppm, F2 (8%) sebesar 36,46 ppm, dan F3 (10%) sebesar 32,72 ppm, ketiga formula memiliki kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Berdasarkan uji statistik One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc Tukey, terdapat perbedaan signifikan antar formula terhadap nilai IC50 dengan nilai p-value <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini sediaan lotion dari ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan F3 (10%) merupakan formula terbaik. Keywords: Antioksidan, daun sukun, DPPH, evaluasi lotion, Radikal bebas Excessive free radicals can cause skin damage. Such damage can be prevented by antioxidant compounds. To maintain healthy skin, cosmetic products such as lotions can be used to counteract free radicals. Breadfruit leaves (Artocarpus atlitis) It is known to contain active compounds such as alkaloids, tannins, flavonoids, steroids, and saponins, which have the potential to act as antioxidants that can ward off free radicals. This study aims to analyze the formula and evaluation of lotion preparations made from breadfruit leaf extract (Artocarpus altilis) as an antioxidant. This research method is quantitative with an experimental research model. Data analysis was carried out using Microsoft Excel and SPSS test One Way ANOVA. The results of this study are the preparation of breadfruit leaf extract lotion (Artocarpus altilis) in F1(6%), F2 (8%) and F3 (10%) fulfilled the physical evaluation test requirements, namely organoleptic, homogeneity, pH, spreadability, adhesive power, viscosity, emulsion type, and stability test using the method Cycling Test, which shows that the three formula are physically stable. The IC50 value for F1 (6%) was 37.73 ppm, F2 (8%) was 36.46 ppm, and F3 (10%) was 32.72 ppm. All three formulations were categorized as having very strong antioxidant activity. Based on statistical tests One Way ANOVA and further testing Post Hoc Tukey, there is a significant difference between formula on IC50 value with p-value <0.05. The conclusion of this study is that the lotion preparation from breadfruit leaf extract (Artocarpus altilis) can function as an antioxidant to protect the skin from damage caused by free radicals and F3 (10%) is the best formula. Keywords: Antioxidant , breadfruit leaf, DPPH, lotion evaluation, free radicals