Wahidin Lukum
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pengelolaan Sampah Terpadu Berkelanjutan Berbasis TPS 3R di Kabupaten Bone Bolango Wahidin Lukum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2832

Abstract

merupakan solusi dalam mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Bone Bolango. Namun, efektivitasnya masih terkendala oleh rendahnya partisipasi masyarakat, dukungan pemerintah yang belum maksimal, serta pemanfaatan teknologi yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan sampah berbasis TPS 3R dan merumuskan model kolaboratif-partisipatif terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama yang memengaruhi keberhasilan, yaitu partisipasi masyarakat sebagai inti pengelolaan, kolaborasi multiaktor (pemerintah, komunitas lokal, pihak swasta, LSM, akademisi), pemanfaatan teknologi berbasis komunitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan, serta evaluasi dan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinergi multiaktor dengan partisipasi aktif masyarakat serta dukungan teknologi dapat meningkatkan keberlanjutan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian ini adalah fokus pada satu lokasi (TPS 3R “Cahaya Ulanta”) dan pendekatan kualitatif yang deskriptif. Studi lanjutan disarankan untuk mengembangkan model dan melakukan komparasi dengan TPS 3R di wilayah lain. Implementasi model kolaboratif-partisipatif terintegrasi ini berpotensi menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Efektivitas Teknologi Biopori dengan Pengolahan Sampah Organik untuk Meningkatkan Laju Infiltrasi Tanah Risti Ristianingsih Badu; Wahidin Lukum; Muhammad Rachmad Tahir; Farid SM
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal JTPG (November)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v8i2.1260

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk dan pembangunan infrastruktur mengakibatkan kurangnya lahan resapan air hujan yang masuk ke dalam tanah sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas lubang resapan biopori terhadap laju infiltrasi tanah dengan menggunakan proses pengomposan sampah organik yang berasal dari rumah tangga. Manfaat penelitian ini untuk mengurangi kerusakan lingkungan dengan membuat ruang resapan air hujan. Teknologi biopori memanfaatkan sampah organik rumah tangga untuk meningkatkan laju resapan pada genangan air. Metode yang digunakan yaitu pembuatan lubang biopori menggunakan pipa PVC 4 inch dan sampah yang digunakan yaitu sampah organik yang dari rumah warga seperti sayur-sayuran, buah-buah, dan daun kering. Dilakukan pengukuran pada laju infiltrasi genangan air saat hujan dan pengujian parameter pH, temperatur, dan kadar air pada kompos sampah organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi adalah 3 cm/jam, 7,3 cm/jam, 4,5 cm/jam, dan 7 cm/jam, sedangkan kompos pada sampel A memiliki nilai pH, temperatur dan kadar air lebih stabil dan cepat matang dibandingkan sampel lainnya.