Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Media Berbasis Budaya dalam Penguatan Pembelajaran BIPA: Tinjauan Literatur Irma Galuh Prameswari; Laily Nurlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan efektivitas penggunaan media berbasis budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta membandingkannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia reguler. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025. Data diperoleh melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional dengan menggunakan kata kunci media pembelajaran BIPA, budaya lokal, dan pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan media berbasis budaya seperti cerita rakyat, gamelan, wayang, kuliner tradisional, angklung, serta kesenian daerah lainnya mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan emosional, dan kompetensi interkultural pembelajar asing. Media berbasis budaya tidak hanya berperan sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya yang memperkenalkan nilai-nilai lokal Indonesia secara kontekstual dan menarik. Dibandingkan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia reguler yang cenderung fokus pada aspek linguistik dan akademis, pendekatan BIPA berbasis budaya menekankan pengalaman komunikatif yang autentik dan kontekstual. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian media berbasis budaya dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, desain materi ajar, serta pelatihan pengajar BIPA agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pembelajar asing. Selain itu, strategi ini berpotensi memperkuat citra positif Indonesia melalui diplomasi budaya di kancah global.
Bagaimana Penerapan Pembelajaran Mendalam Pada Pengajar PAUD? Laily Nurlina; Mulasih; Ratna Kartika Wati; Irma Galuh Prameswari
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 : Juni (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation of national education has encouraged educational inastitutions to implement student-centered learning that focuses on the holistic development of competencies. One of the approaches being promoted is deep learning, which emphasizes meaningful, reflective, and contextual learning experiences. However, the implementation of this approach in early childhood education still faces various challenges, particularly teacher’s limited understanding of its concept and implementation strategies. This community services program aimed to enhance the competencies of teachers at Aisyiyah Early Childhood Education Centers in Kebnaggan, Banyumas Regency, in understanding and implementing deep learning. The program was conducted through several stages, including needs assesment, concept dissemination, training workshops, lesson plan development practice, refelection, and evaluation. A total of 25 early childhood education teachers participated in the program, which was implemented using a participatory approach through interactive lectures, group discussions, learning video analysis, and group presentations. The results indicated and improvement in participants’ understanding of deep learning concept as well as their ability to design learning activities that integrated the dimensions of character development (olah hat), intellectual development (olah pikir), emotional and asesthetic development (olah rasa), and physical decelopment (olah raga0. Furthermore, participants demonstretad strong enthusiasm in developing more meaningful learning activities for young children. This program contributed to strengtheningbteacher’s pedagogical competencies and supported the implementation of educational transformation policies in early chlidhood education.