Indra Mukti Abam
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kepempinan Visioner Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Budaya Akademik Islami Islami Di Era Digital: Studi Kasus Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Awwal Palembang Arin Wibowo; Indra Mukti Abam; Afriantoni Afriantoni; Yulia Tri Samiha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5128

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran penting kepemimpinan visioner Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al-Awwal Palembang, Ibu Mariyati, dalam mengimplementasikan transformasi digital sekaligus mengembangkan Budaya Akademik Islami di era digital. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, studi kasus ini memfokuskan pada bagaimana visi Kepala Madrasah diterjemahkan menjadi strategi operasional dan bagaimana interaksi antara kepemimpinan dan budaya madrasah tersebut berlangsung. Kepemimpinan visioner Ibu Mariyati berfungsi sebagai kunci fundamental untuk mentransformasi institusi di tengah arus deras era digital. Visi beliau berorientasi maju, bertujuan mengembangkan Budaya Akademik Islami yang unggul dan relevan, yang menjadi daya dorong utama untuk memotivasi dan mengembangkan kompetensi seluruh guru dan staf. Transformasi digital diwujudkan melalui integrasi teknologi seperti pemasangan SMART displays, penyediaan perangkat untuk setiap siswa , pengembangan sistem e-learning, dan aplikasi administrasi digital. Implementasi ini diperkuat dengan pelaksanaan pelatihan profesional berkala bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital mereka, memastikan teknologi mendukung dan memperkuat nilai-nilai Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah berhasil menaklukkan tantangan digitalisasi, seperti keterbatasan infrastruktur dan keahlian digital guru, dengan mengubahnya menjadi peluang pengembangan strategis. Upaya ini memastikan bahwa pembelajaran tetap konsisten dengan prinsip-prinsip keislaman, di mana teknologi menjadi alat untuk penanaman karakter dan dakwah Islami secara interaktif. Keberhasilan kepemimpinan ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa , tetapi juga membawa MI Al-Awwal meraih pengakuan prestisius sebagai 5-Star Innovative School. Dengan demikian, kepala madrasah yang visioner telah memimpin transformasi digital dalam pendidikan Islam dengan menjaga keseimbangan antara modernitas teknologi dan nilai keislaman, menjadikan madrasah adaptif, unggul, dan berkelanjutan.
Analisis Historis, Problematika, Dan Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Di Jepang Titi Oktarina Sambadha; Ida Fitri; Indra Mukti Abam; Dian Erlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5409

Abstract

Artikel ini membahas sistem pendidikan di Jepang dengan fokus pada analisis historis, problematika, dan penyelenggaraan pendidikan di negara tersebut. Pendidikan di Jepang dikenal memiliki kualitas yang tinggi, terutama di tingkat dasar dan menengah, yang berperan besar dalam pembangunan ekonomi negara pasca-Perang Dunia II. Meskipun demikian, terdapat tantangan, terutama di pendidikan tinggi, terkait dengan kesenjangan antara teori dan praktik serta kurangnya inovasi dalam kurikulum. Artikel ini juga memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi, termasuk rekomendasi untuk memperbaiki kurikulum, metode pengajaran, dan meningkatkan aksesibilitas pendidikan inklusif. Teknologi dalam pendidikan juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pendidikan yang lebih adaptif dan relevan di era digital.
Manajemen Waktu Dan Produktivitas Dalam Surah Al-Ashr: Implikasi Tafsir Nya Bagi Efektivitas Sistem Pendidikan Islam Arin Wibowo; Indra Mukti Abam; Abdur Razzaq; Kristina Imron
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5437

Abstract

Artikel ini membahas konsep manajemen waktu dan produktivitas berdasarkan perspektif Surah Al-Ashr serta implikasinya terhadap efektivitas sistem pendidikan Islam. Surah Al-Ashr menekankan bahwa waktu merupakan amanah berharga dari yang jika tidak dikelola dengan baik akan menjerumuskan manusia dalam kerugian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis isi (content analysis) untuk mengkaji tafsir para ulama serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat prinsip utama dalam Surah Al-Ashr, amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran merupakan fondasi penting dalam membangun disiplin waktu, meningkatkan produktivitas, serta mengintegrasikan nilai spiritual ke dalam praktik pendidikan. Konsep ini relevan dalam menghadapi krisis pengelolaan waktu pada era modern, di mana banyak individu cenderung abai dan menyia-nyiakan waktu. Implikasi praktisnya, lembaga pendidikan Islam perlu merancang kurikulum, metode pengajaran, dan budaya sekolah yang menanamkan kesadaran akan pentingnya waktu, mengembangkan produktivitas berbasis iman, serta membentuk generasi yang berorientasi pada tujuan dan tanggung jawab. Dengan demikian, Surah Al-Ashr memberikan kerangka konseptual yang holistik untuk meningkatkan efektivitas pendidikan Islam di era kontemporer.
Gaya Kepemimpinan Digital Walikota Palembang Dalam Perspektif Transformational Digital Leadership Indra Mukti Abam; Arin Wibowo; Uswatun Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5707

Abstract

Transformasi digital telah mengubah secara signifikan pola kepemimpinan kepala daerah, khususnya dalam cara pemimpin berinteraksi dengan masyarakat dan mengelola pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan digital Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dengan menggunakan perspektif Digital Transformational Leadership. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui analisis konten media sosial Wali Kota Palembang (Instagram, Facebook, TikTok) dalam periode Oktober–November 2025, dilengkapi dengan studi dokumentasi kebijakan daerah dan pemberitaan daring. Teknik analisis data merujuk pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, kategorisasi, penyajian data, serta verifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Ratu Dewa mencerminkan karakter pemimpin transformasional digital yang ditandai oleh keterbukaan informasi, komunikasi horizontal, kolaborasi publik, dan penggunaan media sosial sebagai sarana kontrol birokrasi serta partisipasi warga. Namun demikian, praktik kepemimpinan digital juga menghadapi tantangan berupa hoaks, bias citra politik, dan disparitas literasi digital masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan digital bukan sekadar aktivitas publikasi visual, melainkan membentuk pola baru tata kelola pemerintahan berbasis interaksi dan transparansi.
Parlay Dalam Dunia Taruhan Modern: Tren, Pola, Dan Perilaku Bettor Arin Wibowo; Indra Mukti Abam; Uswatun Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6408

Abstract

Artikel ini membahas fenomena parlay dalam dunia taruhan modern dengan menyoroti tren pertumbuhannya, pola penyusunan taruhan, serta perilaku bettor dalam konteks budaya digital. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan observasi daring, penelitian menemukan bahwa popularitas parlay meningkat seiring kemudahan akses platform judi online, promosi digital, serta bias psikologis yang memengaruhi pengambilan keputusan bettor. Parlay dipandang menarik karena potensi keuntungan besar, tetapi justru memiliki risiko kegagalan tinggi. Temuan ini menunjukkan perlunya literasi risiko bagi pengguna serta pentingnya regulasi yang lebih ketat terhadap praktik taruhan digital.