Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Musik Ansambel Melalui Media Audio-Visual Kreatif Muh. Ridwan Markarma; Nahlah Nahlah; Zaiful Zaiful
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5287

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran audio-visual kreatif yang ditujukan untuk materi musik ansambel bagi siswa kelas VII. Proses pengembangan mengadopsi model Borg & Gall, mencakup identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi oleh ahli, revisi, serta uji coba. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan 30 siswa dan dua validator ahli di bidang materi dan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media tersebut sangat valid dengan skor rata-rata 91%. Lebih lanjut, uji coba lapangan mengindikasikan adanya peningkatan motivasi dan capaian belajar siswa. Media yang dihasilkan dilengkapi dengan video pembelajaran, panduan instrumen, dan ilustrasi musikal yang memfasilitasi pemahaman siswa terhadap ritme, melodi, dan harmoni dalam ansambel. Oleh karena itu, media audio-visual kreatif ini terbukti efektif dalam mentransformasi pembelajaran ansambel agar lebih interaktif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan era digital.
Strategi Pembelajaran Rebana Qasidah Pada Ekstrakurikuler di MI NWDI Dames Syafi'atun Nufus; Alwan Hafiz; Sapriadi; Muh. Ridwan Markarma
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran qasidah pada ekstrakurikuler di MI NWDI Dames. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif,dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran langsung dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur. Pada tahap penyampaian tujuan pembelajaran, peserta didik memperoleh gambaran yang jelas mengenai kompetensi yang akan dicapai sehingga meningkatkan kesiapan belajar. Pada tahap demonstrasi keterampilan, pembina memberikan contoh langsung teknik bermain rebana yang membantu peserta didik memahami materi secara konkret. Pada tahap latihan terbimbing, peserta didik berlatih dengan bimbingan intensif dari pembina sehingga kesalahan dapat segera diperbaiki. Pada tahap latihan mandiri, peserta didik mampu memainkan rebana secara lebih mandiri dalam kelompok dengan peningkatan kemampuan dalam hal ketepatan ritme, kekompakan, dan kepercayaan diri
Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor Siti Rizkiatul Ummah; Alwan Hafiz; Ashwan Kailani; Muh. Ridwan Markarma
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan pada pembelajaran tari kreasi di MTs Mu’allimat NWDI Pancor. Metode yang digunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisi yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan strategi pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran tari kreasi adalah strategi deep learning, yang dimana strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang dirancang untuk mendorong peserta didik memahami materi secara mendalam, kritis, reflektif, dan bermakna. Pada strategi terdapat beberapa tahapan diantaranya tahap stimulasi, tahap eksplorasi, tahap elaborasi dan kreasi dan terakhir adalah tahap refleksi.
Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari ‘Wonderland’ Bagi Siswa Tunarungu Okti Patia Sari; Alwan Hafiz; Sapriadi; Muh. Ridwan Markarma
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi secara lisan sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhannya. Tari Wonderland dipilih karna memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri dan pengembangan kemampuan motorik, sosial, emosional, serta krativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pembelajaran tari Wonderland memerlukan strategi khusus yang menekankan pada pemanfaatan kemampuan visual, sensorik, dan latihan gerak secara berulang. Meskipun siswa menghadapi berbagai hambatan, seperti kurang percaya diri, lemahnya daya tangkap, kurangnya kekompakan gerak, serta kondisi emosional yang tidak stabil, akan tetapi proses pembelajaran dapat berlangsung efektif melalui pendekatan yang berpusat pada karakteristik siswa. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan seni tari bagi peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya dalam penerapan strategi pembelajaran berbasis visual dan sensorik yang sesuai bagi siswa tunarungu.