Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Kampanye Digital Dalam Meningkatkan Citra Pemerintah Daerah Melalui Media Sosial Instagram @Kominfo.Oki Lira Firna; Fera Indasari; Rina Pebriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6934

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik dan pembentukan citra. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (Diskominfo OKI) menggunakan Instagram @kominfo.oki sebagai media kampanye digital untuk menyampaikan informasi dan membangun citra positif pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi kampanye digital Diskominfo OKI serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta dianalisis menggunakan teori Excellence in Public Relations dengan model two-way symmetrical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo OKI menyajikan konten informatif, edukatif, dan persuasif secara visual sesuai karakteristik audiens, memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, story, dan reels. Faktor pendukung meliputi pemanfaatan teknologi digital, dukungan kelembagaan, dan meningkatnya penggunaan media sosial, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan SDM, waktu, dan konsistensi pengelolaan konten. secara umum kampanye digital ini berkontribusi dalam membentuk citra pemerintah daerah yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Pembinaan Kepercayaan Diri Anak Melalui Edukasi Anti Bullying Dan Latihan Ekspresi Diri Fingki Femita; Husnul Hotimah; Karimatul Alifah; Melisa Putriana; Rahma Oktapiana; Rina Pebriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses serta dampak penerapan program pembinaan kepercayaan diri anak melalui edukasi anti-bullying dan latihan ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyah RT 24 Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 sampai dengan 06 Maret 2026 dengan subjek penelitian yaitu anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program. Program yang diberikan meliputi edukasi mengenai pengertian dan dampak bullying, diskusi interaktif, serta latihan ekspresi diri seperti berbicara di depan teman, menyampaikan pendapat, dan kegiatan yang mendorong keberanian anak dalam berinteraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi anti-bullying yang dipadukan dengan latihan ekspresi diri mampu meningkatkan keberanian anak untuk berbicara, mengemukakan pendapat, serta berinteraksi dengan teman sebaya secara lebih positif. Selain itu, anak-anak juga mulai memahami pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari perilaku bullying dalam lingkungan sosial. Dengan demikian, program pembinaan yang dilakukan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kepercayaan diri serta membangun lingkungan sosial yang lebih sehat bagi anak-anak di panti asuhan.
Framing Media terhadap Kasus Penarikan Indomie di Taiwan dan Dampaknya pada Citra PT Indofood Annisa Kamila; Rian Pranata; Rina Pebriana
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 2 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i2.7979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing media terhadap kasus penarikan Indomie di Taiwan memengaruhi persepsi publik dan membentuk citra perusahaan PT Indofood. Rumusan masalah penelitian mencakup: bagaimana media nasional dan internasional membingkai isu penarikan Indomie, bagaimana framing tersebut berdampak pada citra perusahaan, serta bagaimana klarifikasi melalui media tradisional dan media sosial membantu memulihkan reputasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi, yang mengkaji artikel berita daring, pernyataan resmi, serta respons publik atas isu tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan awal lebih menonjolkan isu keamanan pangan sehingga memunculkan sentimen negatif sementara. Namun, klarifikasi dari PT Indofood dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membentuk narasi penyeimbang yang meredam dampak reputasi. Media sosial turut berperan mempercepat penyebaran informasi klarifikasi dan memperkuat dukungan publik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun terdapat pemberitaan negatif, citra Indofood tetap stabil berkat kepercayaan merek jangka panjang dan strategi komunikasi krisis yang efektif.Kata kunci: framing media, keamanan pangan, citra perusahaan, komunikasi krisis, Indofood
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI SCARLETT WHITENING DALAM MEMBANGUN BRAND LOVE MELALUI INTERAKSI AUDIENS DI TIKTOK @SCARLETT_WHITENING Muhammad Hafiz Hidayat; Cindy Cintya; Rina Pebriana
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 1 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i1.8014

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi Scarlett Whitening dalam membangun brand love melalui konten dan interaksi audiens di TikTok @scarlett_whitening. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi konten, analisis interaksi pengguna, serta wawancara informal dengan audiens yang aktif mengikuti akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Scarlett mampu memenuhi kebutuhan pengguna berdasarkan Teori Uses and Gratifications, seperti kebutuhan informasi, hiburan, identitas diri, dan interaksi sosial. Pemenuhan kebutuhan tersebut menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kedekatan emosional dengan merek. Strategi yang digunakan meliputi pemanfaatan influencer, kolaborasi selebritas, konten visual menarik, serta user-generated content yang meningkatkan kepercayaan. Interaksi dua arah seperti komentar dan video reply turut memperkuat rasa terhubung dengan brand, Secara keseluruhan, TikTok terbukti menjadi media efektif bagi Scarlett Whitening dalam membangun brand love dan loyalitas konsumen
Strategi Digital Public Relations Dinas Komunikasi Dan Informatika Dalam Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Terhadap Modus Penipuan Online di Era Society 5.0 Isma Rahmadani; M.Tri Randhe Septian; Rina Pebriana
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 2 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i2.8392

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Society 5.0 meningkatkan ketergantungan masyarakat terhadap layanan digital, sekaligus memicu meningkatnya kasus penipuan online. Penelitian ini mengkaji upaya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dalam merespons penipuan digital melalui penerapan Digital Public Relations dan program literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat layanan pelaporan online, menjalin kerja sama dengan kepolisian, serta mengintensifkan edukasi literasi digital melalui berbagai kegiatan dan media sosial. Penerapan Digital Public Relations mendukung komunikasi dua arah yang efektif dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penipuan digital. Kata kunci: Digital Public Relations, literasi digital, penipuan online, Society 5.0, Diskominfo Palembang
Strategi KPID Sumatera Selatan dalam Menumbuhkan Komitmen dan Loyalitas Mitra Penyiaran di Kota Palembang Wahyu Saputra Pratama; Ahmad Sulistyo Darmais; Zulpan Ghifari Arfananda; Rina Pebriana
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 2 (2026): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri penyiaran yang semakin dinamis menuntut Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan dengan mitra penyiaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi KPID Sumatera Selatan dalam menumbuhkan komitmen dan loyalitas mitra penyiaran di Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi komisioner dan staf KPID Sumatera Selatan yang terlibat langsung dalam pembinaan dan pengawasan penyiaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID Sumatera Selatan menerapkan pola komunikasi yang langsung, responsif, dan adaptif dengan memadukan komunikasi formal, komunikasi langsung, serta pemanfaatan media digital. Strategi komunikasi dilakukan melalui pengawasan yang disertai pembinaan, dialog klarifikatif, sosialisasi regulasi, kerja sama kelembagaan, serta pemberian penghargaan melalui Program Anugerah Penyiaran. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman regulasi, membangun komitmen, dan memperkuat loyalitas mitra penyiaran. Penelitian ini merekomendasikan agar KPID terus mengembangkan komunikasi strategis yang dialogis dan partisipatif guna menjaga keberlanjutan ekosistem penyiaran yang sehat dan bertanggung jawab.
Pemanfaatan Bio-Pestisida Daun Pepaya dan Serai Untuk Efisiensi Biaya Pemeliharaan Tanaman Rina Gusti Indrawani; Juanda Fadilah; Aldi Prayoga; Agung Saputra; Rina Pebriana
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of commercial pesticides for plant maintenance may increase household expenses, particularly when applied repeatedly. This community service activity aimed to provide knowledge and skills to the community of Sukaraja Village in utilizing locally available materials as simple biopesticide ingredients. The activity was conducted through socialization, demonstration, direct practice, discussion, and participant understanding evaluation. The biopesticide was prepared by blending papaya leaves, soaking them in water for 24 hours, filtering the extract, and combining it with crushed lemongrass and 1–3 drops of Sunlight. The results showed that participants gained knowledge and skills in processing botanical materials into a simple biopesticide using easily accessible equipment. The utilization of locally available materials has the potential to support cost efficiency in plant maintenance by reducing dependence on commercial pesticides. Digital information dissemination can also support the sustainability of community education.
Penguatan Literasi Ekonomi Digital Melalui Edukasi Dan Pemanfaatan Qris Bagi Pelaku Usaha Di Kelurahan Sukaraja Prabumulih Selatan Lestina Lestina; Nadya Paramita; Sintia Dwi Lestari; Gry Seldys; Liper Liper; Rina Pebriana
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has changed people's transaction patterns, including in business activities. One of the digital payment innovations that can be used by business actors is the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). However, the understanding and utilization of QRIS among business actors still needs to be improved. This activity aims to increase digital economy literacy through education and the use of QRIS for business actors in Sukaraja Village, South Prabumulih District, Prabumulih City. The activity was carried out with a participatory approach through the delivery of materials, discussions, demonstrations, and assistance in the use of QRIS. Educational materials include the introduction of QRIS, the benefits of digital payments, transaction mechanisms, and its use in supporting business activities. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of thefunction and use of QRIS as an alternative to non-cash payments. Participants also gained knowledge about the benefits of digital transactions that are more practical and efficient. This activity shows that QRIS education and assistance can be one of the efforts to strengthen people's digital economy literacy and encourage the adaptation of business actors to the development of payment technology.