Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The The Role of Interactive Video in Supporting Adaptive Learning for Children with Special Needs Junaeda Junaeda; Nurwidia Ningsih; Dewi Arya Lestari; Bastiana Bastiana; Faisal Faisal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5676

Abstract

Video interaktif berperan penting dalam mendukung pembelajaran adaptif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan menyediakan media yang inklusif dan fleksibel yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan individu siswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas ganda seperti autisme dan keterlambatan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan video interaktif sebagai media pembelajaran adaptif yang efektif dalam meningkatkan motivasi, fokus, dan hasil belajar siswa di kelas inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai pemanfaatan media interaktif dalam pembelajaran di sekolah inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video interaktif mendorong pembelajaran multisensori melalui kombinasi visual, audio, teks, dan animasi yang memungkinkan siswa memahami materi secara bertahap sesuai kecepatan belajar mereka sendiri. Fitur-fitur interaktif seperti kuis singkat, pengulangan materi, dan navigasi mandiri telah terbukti meningkatkan keterlibatan dan kemandirian dalam belajar. Selain itu, video interaktif membantu mengembangkan keterampilan berbahasa reseptif dan ekspresif bagi siswa dengan gangguan bicara melalui stimulasi visual konkret dan latihan berulang. Bagi guru, media ini memfasilitasi diferensiasi pembelajaran dalam satu materi dan mendukung penilaian formatif secara langsung (real-time). Dengan demikian, video interaktif dapat digunakan sebagai media strategis untuk mewujudkan pembelajaran adaptif dan inklusif yang efektif di sekolah. Kata kunci: video interaktif, pembelajaran adaptif, pendidikan inklusif, anak-anak berkebutuhan khusus.
Overview of the Implementation of Special Education Professional Development Policy in Indonesia Darma Kadir; Nurwidia Ningsih; Junaeda Junaeda; Abd. Hadis; Faisal Faisal
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.434

Abstract

This study aims to examine the professional development policy for special education teachers in Indonesia and analyze its implementation, challenges, and implications in supporting inclusive education. The study employed a qualitative approach with a literature review method through analysis of policy documents, scientific journals, and research reports for the 2016–2025 period. Data were analyzed qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and strengthened with thematic analysis. Data validity was maintained through source triangulation. The study results indicate that the professional development policy for special education teachers has been directed through strategic programs, such as Teacher Professional Education (PPG), Continuing Professional Development (PKB), and the Merdeka Mengajar digital platform. Conceptually, this policy aligns with contemporary professional development approaches, inclusive pedagogy, adaptive expertise, and equity-oriented policy. However, its implementation has not been optimal due to gaps between policy and practice in the field, such as low relevance of training materials, the dominance of theoretical approaches, limited access in remote areas, low technological literacy, and high administrative burdens on teachers. This study highlights the importance of contextual, collaborative, and sustainable professional development based on teachers’ real needs. Strengthening institutional collaboration, integrating technology, and simplifying administrative systems are recommended to improve the quality of special education services in Indonesia.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi di Kabupaten Gowa Darma Kadir; Nurwidia Ningsih; Junaeda Junaeda; Abd. Hadis; Faisal Faisal
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan pengembangan profesi pendidikan khusus di Pendidikan inklusi merupakan bentuk layanan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), untuk memperoleh pendidikan yang setara di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pendidikan inklusi di Kabupaten Gowa dari aspek regulasi, pelaksanaan di sekolah, sumber daya, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen angket yang diberikan kepada dinas pendidikan, kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi di Kabupaten Gowa telah berjalan melalui penyusunan kebijakan, program sekolah inklusi, pelatihan guru, serta dukungan pembelajaran adaptif. Implementasi tersebut tampak pada sekolah penyelenggara inklusi seperti SD Negeri Paccinongang Unggulan, SD Inpres Sero, dan Sekolah Alam Insan Kamil yang telah menerapkan pembelajaran diferensiasi, asesmen awal, media pembelajaran adaptif, serta evaluasi pembelajaran yang fleksibel. Namun, implementasi tersebut belum optimal karena masih terdapat keterbatasan guru pendamping khusus (GPK), fasilitas ramah disabilitas, pelatihan berkelanjutan, serta pemahaman guru mengenai pembelajaran inklusif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan daerah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan dukungan sarana prasarana agar pendidikan inklusi dapat terlaksana secara efektif dan merata.