Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar di UPT SDN 064954 Medan Amplas Julia Damanik; Yumna Maghfirah; Nurizam Auzi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5798

Abstract

Kemampuan literasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar sebagai fondasi bagi keberhasilan akademik dan perkembangan kompetensi abad 21. Namun, hasil observasi awal di UPT SDN 064954 Medan Amplas menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa masih tergolong rendah, ditandai dengan lemahnya pemahaman bacaan, minimnya minat membaca, serta kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi siswa melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa, guru kelas, dan orang tua, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan literasi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain lemahnya motivasi membaca siswa, kurangnya pendampingan literasi di rumah, keterbatasan media dan fasilitas literasi di sekolah, serta metode pembelajaran yang belum sepenuhnya mengintegrasikan kegiatan literasi secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan perlunya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam membangun ekosistem literasi yang kondusif serta menyediakan program pembiasaan membaca yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di UPT SDN 064954 Medan Amplas.
ANALISIS KONSEPTUAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anisa Ruhi Shabrina; Julia Damanik; Ribka Sang Putri Zega; Yumna Maghfirah; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan karakter sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara kognitif tetapi juga memiliki integritas moral dan sosial. Pendidikan Kewarganegaraan dipandang sebagai mata pelajaran yang strategis karena memuat nilai-nilai kebangsaan, norma dan etika yang relevan dengan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis konseptual, di mana data diperoleh melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan sintesis konsep yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa melalui integrasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan cinta tanah air dalam proses pembelajaran. Selain itu, efektivitas pembentukan karakter sangat dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang digunakan, di mana pembelajaran yang kontekstual, partisipatif dan berbasis pengalaman lebih mampu menginternalisasikan nilai dibandingkan dengan pendekatan yang bersifat kognitif semata. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana yang efektif dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar apabila dilaksanakan secara sistematis, konsisten dan didukung oleh peran aktif pendidik serta lingkungan pendidikan yang kondusif.
Bahasa dalam Komunikasi Sosial dalam Perspektif Ekologi Bahasa di Sekolah Dasar Liza Satria; Nina Akbar; Julia Damanik; Elly Prihasti Wahyuni
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 3 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i3.1252

Abstract

Language plays an important role in the social communication of elementary school students and is influenced by the relationship between language, society, and the environment within an ecological language perspective. This study aims to examine the use of language in students’ social communication as well as the factors that influence it. This research employs a qualitative approach with a descriptive design conducted in an elementary school with diverse social backgrounds. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using an interactive analysis model. The findings show that students use formal Indonesian in learning contexts, while in non-formal interactions they tend to use regional languages, mixed languages, and slang influenced by family environment, peers, and digital media. Students also demonstrate the ability to adjust their language use according to the communication context. These findings emphasize that students’ language use is dynamic and contextual as part of the language ecosystem. Therefore, language learning in elementary schools needs to be conducted in a contextual and adaptive manner by considering linguistic diversity as a potential to support students’ communication skills.