Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Tahun 2025 Eva Meri Yanti; Rini Wahyuni; Nur Alfi Fauziah; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6829

Abstract

Pada kehamilan terjadi perubahan hormonal yang dapat menimbulkan perasaan sedih kecemasan. Upaya yang bisa dilakukan salah satunya adalah yoga. Yoga pada ibu hamil sangat efektif dilakukan, karena gerakan-gerakan yang ada pada yoga mampu melenturkan otot-otot yang membantu menurunkan kecemasan. WHO menunjukkan sekitar 8-10% mengalami kecemasan. Di Indonesia mencapai 57,5%. Mengalami kescemasan Di Puskesmas Keondong Kec. Kedondong Kab. Pesawaran diketahui sebanyak 47 wanita hamil Trimester III. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperiment, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Sampel pada penelitian sebanyak 20 responden. Teknik sampling mnggunakan Purposive Sampling. intervensi yang diberikan sebanyak 3x selama satu minggu lamanya 30 menit. Analisis penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini Tingkat sebelum dilakukan Prenatal Yoga tingkat Kecemasan sedang dengan nilai rata-rata 32,05. Sedangkan setelah dilakukan Prenatal tingkat Kecemasan sedang dengan nilai rata-rata 22,15. Ada Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong dengan nilai P value 0.000. Diharapkan ibu hamil dapat melakukan senam yoga prenatal sebagai pengobatan non farmakologis yang dapat mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Perimenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Yelsa Yunia Vega; Juwita Desri Ayu; Iis Tri Utami; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6906

Abstract

Masa perimenopasue ketidak nyamanan Hot Flashes adalah serangan panas pada tubuh dan wajah yang disebabkan karena berkurangnya hormone estrogen yang menyebabkan turunnya endofrin di hipotalamus, Hot Flashes menyumbang 15,8 juta orang dari seluruh menopasue diseluruh dunia. Di Puskesmas Keondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran diketahui sebanyak 37% wanita mengalami Hot Flashes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Exsperimental, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 ibu perimenopause dengan sampel sebanyak 52 responden. Menggunakan teknik sampling Purposive Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank Test. Hasil uji ststistic Nilai Asymp.Sig ( 2-tailed) 0,000 < nilai α (0,05) yang artinya Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong. Wanita perimenopause yang mengalami Hot Flashes untuk dapat melakukan Senam Aerobik Low Impact.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Perimenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Yelsa Yunia Vega; Juwita Desri Ayu; Iis Tri Utami; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6923

Abstract

Masa perimenopasue ketidak nyamanan Hot Flashes adalah serangan panas pada tubuh dan wajah yang disebabkan karena berkurangnya hormone estrogen yang menyebabkan turunnya endofrin di hipotalamus, Hot Flashes menyumbang 15,8 juta orang dari seluruh menopasue diseluruh dunia. Di Puskesmas Keondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran diketahui sebanyak 37% wanita mengalami Hot Flashes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Exsperimental, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 ibu perimenopause dengan sampel sebanyak 52 responden. Menggunakan teknik sampling Purposive Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank Test. Hasil uji ststistic Nilai Asymp.Sig ( 2-tailed) 0,000 < nilai α (0,05) yang artinya Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong. Wanita perimenopause yang mengalami Hot Flashes untuk dapat melakukan Senam Aerobik Low Impact.
The Effect of Booklet-Based Education on Adolescent Girls’ Knowledge Regarding Anemia Maimunah Rahayu; Riona Sanjaya; Sukarni Sukarni; Elsy Juni Andri Kariny
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 5 (2026): August 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i5.4123

Abstract

Background: Anemia remains a significant health problem among adolescent girls, particularly in developing countries, including Indonesia. Adolescent girls are at increased risk of anemia due to rapid growth, increased iron requirements, and menstrual blood loss. Inadequate knowledge regarding anemia, balanced nutrition, and iron supplementation may contribute to poor preventive behaviors. Health education using appropriate media, such as booklets, may help improve adolescents’ understanding of anemia and its prevention. Purpose: To determine the effect of booklet-based health education on adolescent girls’ knowledge regarding anemia. Method: This study employed a quantitative pre-experimental design using a one-group pretest–posttest design. The study was conducted in January 2026 at SMPN 02 Kebun Tebu, West Lampung, Indonesia. The population consisted of 112 female students, and 30 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected using a structured knowledge questionnaire. The questionnaire was tested for validity using product-moment correlation and for reliability using Cronbach’s alpha. Data were analyzed using univariate analysis and a paired-samples t-test. Results: The mean knowledge score before booklet-based education was 58.00 ± 11.715, with scores ranging from 35 to 75. After the intervention, the mean score increased to 80.50 ± 8.131, with scores ranging from 60 to 95. The mean difference was 22.50 points. The paired-samples t-test showed a statistically significant difference in knowledge scores before and after the intervention (p < 0.001). Conclusion: Booklet-based health education significantly improved adolescent girls’ knowledge regarding anemia. Booklets may therefore be considered an appropriate health education medium for increasing adolescents’ understanding of anemia and its prevention.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Sampo Menggunakan Minyak Kemiri (Aleurites moluceceanus ) dan Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Dimas Alin Pernando; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampo merupakan salah satu sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Penggunaan bahan alam dalam sediaan sampo dapat menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan sintetis tertentu. Minyak kemiri mengandung asam lemak yang berpotensi membantu menjaga kelembapan rambut dan kulit kepala, sedangkan daun kemangi mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi memberikan manfaat dalam perawatan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mutu sediaan sampo kombinasi minyak kemiri dan ekstrak daun kemangi serta menentukan formula yang menghasilkan mutu fisik dan stabilitas terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan tiga formula, yaitu F1, F2, dan F3 dengan variasi konsentrasi minyak kemiri masing-masing 10%, 15%, dan 20% serta ekstrak daun kemangi 7,5%, 5%, dan 2,5%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, stabilitas busa, dan stabilitas sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki karakteristik organoleptik dan homogenitas yang baik. Nilai pH rata-rata F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 5,8; 6,3; dan 6,4. Nilai viskositas berturut-turut sebesar 2.000 cPs; 2.400 cPs; dan 2.667 cPs. Tinggi busa F1, F2, dan F3 masing-masing sebesar 5 cm, 5 cm, dan 5,5 cm, sedangkan stabilitas busa berturut-turut sebesar 91%, 93%, dan 95%. Hasil uji stabilitas sentrifugasi menunjukkan bahwa seluruh formula tidak mengalami pemisahan. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan stabilitas sediaan, F3 merupakan formula terbaik dengan nilai pH 6,4, viskositas 2.667 cPs, tinggi busa 5,5 cm, dan stabilitas busa 95%.