Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberdayaan Psikologis pada Organizatinal Citizenship Behavior: Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Nurherawati; Ramdani Alfalah; Viska Putria Ananda; Mohamad Herdi Faizal; Teuku Dhani Al Ramdhani; Della Apriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Fenomena perilaku ekstra-peran (OCB) menjadi krusial bagi efektivitas organisasi, namun peran kepuasan kerja sebagai pendorong utama masih sering diperdebatkan. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil uji hipotesis langsung menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai path coefficient 0,521 dan t-statistics 5,425. Selain itu, pemberdayaan psikologis juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai path coefficient 0,402 dan t-statistics 3,719. Namun, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistics sebesar 0,988 dan p-value 0,324. Lebih lanjut, hasil uji hipotesis tidak langsung mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja tidak terbukti memediasi pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap OCB. Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficient yang rendah sebesar 0,044 dan nilai p-value 0,420 yang berada di atas ambang batas signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberdayaan psikologis merupakan faktor pendorong langsung yang lebih kuat bagi munculnya perilaku OCB dibandingkan melalui perantara kepuasan kerja. Implikasi praktis bagi organisasi adalah perlunya fokus pada pemberian otonomi dan makna kerja untuk menstimulasi inisiatif sukarela karyawan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETENSI KARYAWAN GENERASI Z DI KOTA TASIKMALAYA DALAM DUNIA KERJA (Perspektif Motivasi, Inisiatif, dan Keterampilan Interpersonal) Della Apriani; Viska Putria Ananda; Nurherawati Nurherawati; Ramdani Alfalah
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jumper.v8i1.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, inisiatif, dan keterampilan interpersonal terhadap retensi karyawan Generasi Z di Kota Tasikmalaya. Fenomena tingginya mobilitas kerja pada Generasi Z menjadi latar belakang pentingnya memahami faktor-faktor yang dapat mempertahankan mereka dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang diolah melalui perangkat lunak SmartPLS. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan Generasi Z yang bekerja di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang paling dominan terhadap retensi karyawan. Inisiatif juga terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kecenderungan karyawan untuk bertahan. Sebaliknya, keterampilan interpersonal ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan pada objek penelitian ini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan di Kota Tasikmalaya perlu memprioritaskan sistem motivasi dan memberikan ruang bagi karyawan untuk berinisiatif guna menekan angka turnover pada talenta muda.
Pengembangan UMKM Keripik Jasa Bunda melalui Proyek Konsultasi KKN: Pembukuan, Promosi Digital, Kemasan, dan Stabilisasi Pasokan Viska Putria Ananda; Neng Sulistiani; Tiara Ramanda Koharudin Nur; Tina Apriliani; Anggi Khoirul Aqila; Dimas Arya Firmansyah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5051

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, kualitas kemasan, dan keberlanjutan pasokan bahan baku. Proyek Konsultasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cipasung dilaksanakan selama satu semester pada tahun 2026. Subjek kegiatan adalah UMKM Keripik Jasa Bunda milik Ibu Iyus Rosita di Kampung Sukatengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Program ini bertujuan mengembangkan usaha melalui penguatan pembukuan, promosi digital, pengembangan kemasan produk, dan stabilisasi pasokan bahan baku. Meskipun telah beroperasi selama kurang lebih sembilan belas tahun, UMKM ini masih menghadapi berbagai kendala, yaitu belum memiliki sistem pembukuan yang terstruktur, rendahnya literasi keuangan, terbatasnya pemanfaatan media digital untuk promosi, kemasan produk yang perlu ditingkatkan, serta ketidakstabilan pasokan bahan baku. Program dilaksanakan menggunakan Pendekatan Konsultatif (Consultative Approach) melalui observasi lapangan, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), identifikasi permasalahan, perancangan solusi, implementasi, pendampingan, dan evaluasi bersama mitra. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa mitra memperoleh pendampingan penggunaan buku pembukuan manual sederhana, pembuatan akun Instagram beserta konten promosi digital, pengembangan desain kemasan untuk meningkatkan nilai jual produk, serta pencarian pemasok alternatif sebagai upaya mengurangi risiko kekurangan bahan baku. Selain itu, kegiatan promosi di lingkungan kampus turut membantu memperluas jangkauan pemasaran produk. Secara keseluruhan, proyek konsultasi ini meningkatkan kapasitas pengelolaan UMKM yang lebih terstruktur dan adaptif sehingga dapat mendukung keberlanjutan serta daya saing usaha. Berdasarkan hasil kegiatan ini, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengevaluasi efektivitas model pendampingan konsultatif dalam jangka panjang dengan melibatkan lebih banyak UMKM dari berbagai sektor usaha. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh digitalisasi pemasaran, pembukuan berbasis aplikasi, dan inovasi kemasan terhadap peningkatan omzet, keuntungan usaha, dan keberlanjutan UMKM.