UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, kualitas kemasan, dan keberlanjutan pasokan bahan baku. Proyek Konsultasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cipasung dilaksanakan selama satu semester pada tahun 2026. Subjek kegiatan adalah UMKM Keripik Jasa Bunda milik Ibu Iyus Rosita di Kampung Sukatengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Program ini bertujuan mengembangkan usaha melalui penguatan pembukuan, promosi digital, pengembangan kemasan produk, dan stabilisasi pasokan bahan baku. Meskipun telah beroperasi selama kurang lebih sembilan belas tahun, UMKM ini masih menghadapi berbagai kendala, yaitu belum memiliki sistem pembukuan yang terstruktur, rendahnya literasi keuangan, terbatasnya pemanfaatan media digital untuk promosi, kemasan produk yang perlu ditingkatkan, serta ketidakstabilan pasokan bahan baku. Program dilaksanakan menggunakan Pendekatan Konsultatif (Consultative Approach) melalui observasi lapangan, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), identifikasi permasalahan, perancangan solusi, implementasi, pendampingan, dan evaluasi bersama mitra. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa mitra memperoleh pendampingan penggunaan buku pembukuan manual sederhana, pembuatan akun Instagram beserta konten promosi digital, pengembangan desain kemasan untuk meningkatkan nilai jual produk, serta pencarian pemasok alternatif sebagai upaya mengurangi risiko kekurangan bahan baku. Selain itu, kegiatan promosi di lingkungan kampus turut membantu memperluas jangkauan pemasaran produk. Secara keseluruhan, proyek konsultasi ini meningkatkan kapasitas pengelolaan UMKM yang lebih terstruktur dan adaptif sehingga dapat mendukung keberlanjutan serta daya saing usaha. Berdasarkan hasil kegiatan ini, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengevaluasi efektivitas model pendampingan konsultatif dalam jangka panjang dengan melibatkan lebih banyak UMKM dari berbagai sektor usaha. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh digitalisasi pemasaran, pembukuan berbasis aplikasi, dan inovasi kemasan terhadap peningkatan omzet, keuntungan usaha, dan keberlanjutan UMKM.