Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemberdayaan Psikologis pada Organizatinal Citizenship Behavior: Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Nurherawati; Ramdani Alfalah; Viska Putria Ananda; Mohamad Herdi Faizal; Teuku Dhani Al Ramdhani; Della Apriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Fenomena perilaku ekstra-peran (OCB) menjadi krusial bagi efektivitas organisasi, namun peran kepuasan kerja sebagai pendorong utama masih sering diperdebatkan. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil uji hipotesis langsung menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai path coefficient 0,521 dan t-statistics 5,425. Selain itu, pemberdayaan psikologis juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai path coefficient 0,402 dan t-statistics 3,719. Namun, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistics sebesar 0,988 dan p-value 0,324. Lebih lanjut, hasil uji hipotesis tidak langsung mengonfirmasi bahwa kepuasan kerja tidak terbukti memediasi pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap OCB. Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficient yang rendah sebesar 0,044 dan nilai p-value 0,420 yang berada di atas ambang batas signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberdayaan psikologis merupakan faktor pendorong langsung yang lebih kuat bagi munculnya perilaku OCB dibandingkan melalui perantara kepuasan kerja. Implikasi praktis bagi organisasi adalah perlunya fokus pada pemberian otonomi dan makna kerja untuk menstimulasi inisiatif sukarela karyawan.
Fondasi Bisnis Modern Fashion: Transformasi Keuangan Digital, Ekspansi Marketplace, dan Penguatan Brand Identity: Pengabdian Dheri Febiyani Lestari; Isyana Rahayu; Nurherawati; Sri Sudiarti; Herdiyanti; Della Apriani; Alfin Nur Arifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7234

Abstract

UMKM DYORAKLIK di bidang fashion di Kelurahan Cibunigeulis, Kota Tasikmalaya, menghadapi kendala berupa belum optimalnya legalitas usaha, identitas merek, pencatatan keuangan digital, dan pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha melalui penguatan legalitas, transformasi keuangan digital, pemasaran digital, dan brand identity. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) berbasis pendampingan intensif selama Maret–Juni 2026 melalui tahapan observasi, perencanaan, implementasi, monitoring, evaluasi, dan pembiasaan. Pendampingan dilakukan hingga mitra mampu mengimplementasikan setiap program secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM DYORAKLIK berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), memiliki company profile dan media promosi, menerapkan pencatatan keuangan digital, serta mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dan platform digital. Pendekatan PAR berbasis pendampingan terbukti meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, mendorong praktik bisnis yang lebih profesional, dan memperkuat daya saing UMKM secara berkelanjutan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETENSI KARYAWAN GENERASI Z DI KOTA TASIKMALAYA DALAM DUNIA KERJA (Perspektif Motivasi, Inisiatif, dan Keterampilan Interpersonal) Della Apriani; Viska Putria Ananda; Nurherawati Nurherawati; Ramdani Alfalah
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jumper.v8i1.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, inisiatif, dan keterampilan interpersonal terhadap retensi karyawan Generasi Z di Kota Tasikmalaya. Fenomena tingginya mobilitas kerja pada Generasi Z menjadi latar belakang pentingnya memahami faktor-faktor yang dapat mempertahankan mereka dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang diolah melalui perangkat lunak SmartPLS. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan Generasi Z yang bekerja di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang paling dominan terhadap retensi karyawan. Inisiatif juga terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kecenderungan karyawan untuk bertahan. Sebaliknya, keterampilan interpersonal ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan pada objek penelitian ini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan di Kota Tasikmalaya perlu memprioritaskan sistem motivasi dan memberikan ruang bagi karyawan untuk berinisiatif guna menekan angka turnover pada talenta muda.
Strategi Peningkatan Kinerja Organisasi: Menelaah Pengaruh TQM dan Produktivitas Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediator Della Apriani; Nurherawati; Viska Putria Ananda; Ramdani Alfalah; Muhamad Zulfikar Bintang Satrio
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2026.7(1).1-13

Abstract

ABSTRACT The labor-intensive creative industry in the MSME sector faces major challenges in balancing global quality standards and high output targets. This study aims to analyze strategies for improving organizational performance through the implementation of Total Quality Management (TQM) and work productivity, with job satisfaction as a mediating variable in embroidery production houses in Kawalu, Tasikmalaya. Using a quantitative approach with the Partial Least Squares (PLS)-based Structural Equation Modeling (SEM) method, data were collected through questionnaires from 100 respondents who were active embroidery craftsmen. The results of the analysis show that TQM has a significant positive effect on job satisfaction and organizational performance. However, the main scientific contribution of this study lies in revealing the anomaly in the relationship between productivity and performance; it was found that work productivity has a significant negative effect on organizational performance directly. This indicates that without psychological well-being support, productivity pressure actually reduces the quality of the final results. The impact of productivity becomes positive when fully mediated by job satisfaction. These findings have crucial implications for creative industry management, namely that pursuing excessive quantity targets without regard for artisan satisfaction will actually be counterproductive. Therefore, organizations are advised to shift their orientation from merely pursuing short-term output efficiency to strengthening aspects of job satisfaction and sustainable quality standardization (TQM) in order to maintain competitiveness in the global market.   ABSTRAK Industri kreatif padat karya di sektor UMKM menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan standar kualitas global dan target output yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kinerja organisasi melalui implementasi Total Quality Management (TQM) dan produktivitas kerja, dengan menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada rumah produksi bordir di Kawalu, Tasikmalaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS), data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 responden yang merupakan pengrajin bordir aktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa TQM berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja organisasi. Namun, kontribusi ilmiah utama penelitian ini terletak pada pengungkapan anomali hubungan antara produktivitas dan kinerja; ditemukan bahwa produktivitas kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja organisasi secara langsung. Hal ini mengindikasikan bahwa tanpa dukungan kesejahteraan psikologis, tekanan produktivitas justru menurunkan kualitas hasil akhir. Dampak produktivitas tersebut berubah menjadi positif apabila dimediasi sepenuhnya oleh kepuasan kerja. Temuan ini memberikan implikasi krusial bagi manajemen industri kreatif bahwa mengejar target kuantitas secara berlebihan tanpa memperhatikan kepuasan pengrajin justru akan bersifat kontraproduktif. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk menggeser orientasi dari sekadar efisiensi output jangka pendek menuju penguatan aspek kepuasan kerja dan standarisasi kualitas (TQM) yang berkelanjutan guna menjaga daya saing di pasar global.