Mohammad Syaifuddin
UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI TAHFIDZUL QUR'AN UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DAN KEMANDIRIAN ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH AJIBARANG Firdaus; Muntohar; Havidz Cahya Pratama; Mohammad Syaifuddin
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran adalah firman Allah SWT yang keasliannya selalu terjaga. Salah satu kewajiban utama umat Islam terhadap Al Quran adalah membacanya dan menghafalnya dengan baik. Menghafal Al Quran dapat membentuk karakter religius seseorang. Oleh karena itu, religiusitas menjadi modal utama untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembinaan Tahfidzul Qur'an, menganalisis pembentukan karakter religius melalui Tahfidzul Qur'an dan menemukan faktor pendukung dan penghambat pembentukan karakter religius kader melalui program Tahfidzul Qur'an di Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah pengasuh, 3 musyrif dan 4 kader Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, model pembinaan Tahfidzul Qur'an di Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang menggunakan model pembinaan pembiasaan, pemberian reward dan pendekatan individual. Kedua, faktor pendorongnya, pengurus memberikan dukungan yang besar dan memberikan tanggung jawab penuh kepada pengasuh dan jajaran asatidz. Sedangkan faktor penghambat, kurangnya tenaga musyrif, masalah waktu antara musyrif dengan kader dan faktor kelelahan kader setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Internalisasi Nilai-Nilai Akidah Akhlak pada Generasi Z dalam Perspektif Pendidikan Islam Silna Farodis; Alysia Qothrunnada; Anisa Rahmasari; Mohammad Syaifuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7416

Abstract

Kemajuan teknologi telah mengubah perilaku populasi dewasa muda dengan mengubah cara mereka berkomunikasi satu sama lain dan berinteraksi dengan lingkungan mereka, yang telah menghasilkan perubahan baik dan buruk pada perilaku dan perkembangan mereka. Sebagian besar perubahan negatif yang terjadi berkaitan dengan kemerosotan moral dan penurunan nilai-nilai agama pada generasi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang proses dan metode internalisasi keyakinan dan nilai-nilai moral Islam (akidah akhlak) pada Generasi Z dengan meneliti pengalaman pengajaran pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, desain studi tinjauan pustaka, dan data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode reduksi data, klasifikasi, analisis naratif, dan penarikan kesimpulan. Ditemukan bahwa internalisasi nilai-nilai akidah akhlak harus dilakukan melalui proses bertahap yang terdiri dari tiga fase yaitu transformasi nilai, transaksi, dan trans-internalisasi. Kombinasi dari tiga strategi utama berikut dapat digunakan secara efektif untuk mengimplementasikan integrasi nilai-nilai akidah akhlak pada Generasi Z, penggunaan strategi integrasi teknologi (pembelajaran campuran), strategi media sosial alternatif yang kreatif untuk dakwah (yaitu, berbagi pesan/nilai keagamaan), dan dukungan ekologis yang kuat dari orang tua, guru, dan siswa. Kunci keberhasilan dalam membangun karakteristik keagamaan Generasi Z akan bergantung pada tingkat sinergi yang ada antara rumah, sekolah, dan masyarakat. Kesimpulannya, studi ini akan menunjukkan bahwa dengan memahami konteks di mana Generasi Z berada saat ini dan bagaimana melakukan perubahan untuk membantu menciptakan proses internalisasi nilai-nilai akidah akhlak yang adaptif akan memungkinkan perlindungan Generasi Z dari pengaruh negatif.
Rekonstruksi Materi Hari Akhir sebagai Counter-Narrative terhadap Fenomena Nihilisme dan Keputusasaan Remaja Khilwatissalamah; Dwi Naili Hidayah; Mohammad Syaifuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi materi Hari Akhir sebagai counter-narrative terhadap fenomena nihilisme dan keputusasaan remaja. Fokus kajian diarahkan pada pengembangan konsep Yauumul Jaza dalam pembelajaran pendidikan agama Islam bukan hanya sebagai ancaman hukuman, tetapi sebagai bentuk keadilan tertinggi yang mampu membangun harapan hidup dan optimisme peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data diperoleh melalui buku, jurnal ilmiah, artikel, tafsir, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan nihilisme remaja, pendidikan agama Islam, dan konsep Hari Akhir dalam Islam. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi materi Hari Akhir dengan pendekatan yang lebih humanis dan reflektif dapat membantu peserta didik memahami kehidupan secara lebih bermakna. Konsep Yauumul Jaza dapat menjadi sumber harapan, motivasi, dan ketahanan mental bagi remaja karena memberikan keyakinan bahwa setiap perjuangan dan kebaikan manusia akan memperoleh balasan yang adil dari Allah Swt. Pembelajaran PAI yang kontekstual juga berperan dalam membangun optimisme dan kesadaran spiritual peserta didik di tengah tantangan kehidupan modern.