Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Teknik Relaksasi (Diaphragmatic Breathing) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Royal Prima Medan Sioni Rut Novianna Togatorop; Susi Susanti Halawa; Yesa Alokita Ginting; Herdy Holandari; Adi Loy Raja Guk Guk; Dwight Mahaputera Marulitua Hutapea
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45043

Abstract

Diabetes Melitus adalah sekelompok penyakit metabolik yang disebabkan oleh hiperglikemia karena gangguan insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Penyakit Diabetes terbagi menjadi tiga tipe, yaitu tipe 1, tipe 2 dan DM Gestasional. . DM tidak hanya menimbulkan rasa sakit, kecacatan, dan juga kematian, namun juga dapat menimbulkan masalah psikologis. Kecemasan adalah keadaan kegelisahan, ketakutan terhadap kenyataan, atau persepsi ancaman yang tidak diketahui akar penyebabnya. Napas dalam (diafragma breating) berfungsi sebagai intervensi non-farmakologi yang efektif dalam meredakan kecemasan. Dengan memanfaatkan proses mental untuk mendorong keadaan rileks, imajinasi terbimbing mengatasi kecemasan. tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh teknik relaksasi pernapasan dalam (diaphragmatic breathing) terhadap penurunan kecemasan pada pasien DM di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini dilakukan dengan jenis eksperimen melalui rancangan penelitian one group pre-test dan post-test design. pengambilan sampel dilakukan dengan menggukan rumus slovin dengan jumlah responden sebanyak 33 responden yang sudh diteliti dengan menggunakan uji wilcoxon dengan nilai p-value 0,000 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi terhadap peneurunan kecemasan di RSU Royal Prima Medan. Kata Kunci: Diabtes Melitus, Kecemasan,Diaphragmatic Breathing
Asuhan Keperawatan Pada Ny. Y Dengan Gangguan Sistem Pencernaan : Post Operasi Appendectomy Di RSU Royal Prima Medan Tahun 2026 Wirna Wati Halawa; Meina Maulina Maulina; Elvin Indayanti Laoli; Selvi Juliyanti Laia; Susi Susanti Halawa; Afeus Halawa
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks yang umumnya disebabkan oleh obstruksi lumen apendiks dan memerlukan tindakan pembedahan berupa apendiktomi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kondisi pasca operasi apendiktomi dapat menimbulkan berbagai masalah keperawatan seperti nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, dan risiko infeksi sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif dan berkesinambungan. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan post operasi apendiktomi di RSU Royal Prima Medan tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. Y, perempuan usia 23 tahun dengan diagnosa medis apendisitis akut post operasi appendectomy. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami nyeri pada area insisi dengan skala nyeri 7, keterbatasan mobilitas akibat nyeri, serta risiko infeksi ditandai adanya luka operasi dan peningkatan leukosit. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, dan risiko infeksi. Tindakan keperawatan yang diberikan meliputi manajemen nyeri, dukungan mobilisasi, pencegahan infeksi, edukasi kesehatan, serta kolaborasi pemberian terapi medis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, peningkatan kemampuan mobilisasi, dan tidak ditemukan tanda infeksi pada luka operasi. Asuhan keperawatan yang tepat dan komprehensif dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasien post operasi apendiktomi.