Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Gizi Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Tentang Anemia Melalui E- Modul Pembelajaran Imelda Diana Marsilia; Sri Kubillawati2; Nur Rahmah Hidayah; Dina Martha Fitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50559

Abstract

Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah gizi utama pada remaja putri yang berdampak serius terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi gizi melalui e-modul pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran remaja putri tentang anemia di Karang Taruna Desa Mampir. Desain penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang disertai uji coba lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 30 remaja putri yang dipilih secara random. Instrumen penelitian berupa pretest dan posttest digunakan untuk menilai perubahan tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, dengan perolehan N-Gain sebesar 0,707 (kategori tinggi/efektif). Respon pengguna juga menunjukkan bahwa 95% menyatakan modul mudah dipahami, 92% menilai bahasa sesuai usia, dan 88% menilai desain visual menarik. Dengan demikian, e-modul pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja putri mengenai anemia serta berpotensi diintegrasikan dalam program edukasi gizi berbasis sekolah maupun komunitas.
Penyuluhan Desain Canva Untuk Pembelajaran Sekolah Dasar di SDN 1 Sumber Agung Kusno Setiadi; Dina Martha Fitri; Agus Salim; Ike Festiana; Karyadi Hidayat
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mendesain media pembelajaran digital menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Sumber Agung Kota Bandar Lampung pada tanggal 8 November 2025 dan diikuti oleh 20 orang guru sekolah dasar di wilayah Sumber Agung. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan pembuatan media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap fungsi dan fitur Canva, serta kemampuan menghasilkan produk media pembelajaran seperti poster, presentasi interaktif, dan lembar kerja peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi digital guru dan mendorong inovasi pembelajaran di sekolah dasar secara lebih kreatif dan interaktif.
Professional Alignment in Primary Education: The Interplay Between Teacher Certification, Workload, and Assignment Linearity Dwi Mahya Sari; Dina Martha Fitri; Rangga Firdaus
Education and Sociedad Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v4i1.2172

Abstract

The transition from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum in Indonesia, coupled with the issuance of the Ministerial Regulation No. 11/2025 on Teacher Workload and Ministerial Decree No. 222/O/2025 on Teacher Certification Linearity, has significantly affected the assignment of linear English teachers as classroom teachers in elementary schools. This systematic literature review aims to analyze the impact of certification and workload policies on English teacher assignments, learning coverage and quality, and curriculum development recommendations integrating educational technology. Following the PRISMA 2020 protocol, 44 studies were selected from 1,248 records across Google Scholar, SINTA, GARUDA, Scopus, and ERIC (2013–March 2026) and analyzed using thematic synthesis. Findings reveal that linearity policies create opportunities but compel teachers to assume roles beyond their specialization; workload fulfillment often reduces English instructional time; teaching quality is affected by time constraints and underutilization of technology; and curriculum transition increases autonomy yet leaves assignment challenges unresolved. Integrating educational technologies such as Learning Management Systems, AI-assisted tools, augmented reality, and blended learning can expand English learning coverage while alleviating teacher workload. The study recommends innovative curriculum models emphasizing teacher collaboration, community of practice, and technology integration to optimize the contributions of linear English teachers without compromising student learning hours.
Development of Augmented Reality-Based Learning Media to Enhance Students' Understanding of Diversity Values in Civic Education Anugerah Hisam; Herpratiwi; Dina Martha Fitri
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 3 (2026): July (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i3.21406

Abstract

This study aims to develop an Augmented Reality (AR)-based learning media for Civic Education and evaluate its effectiveness in improving seventh-grade students’ understanding of diversity within the context of Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity). The study employed a Research and Development (R&D) approach based on the Borg and Gall model, implemented up to the seventh stage (Operational Product Revision). Data were collected through learning achievement tests, questionnaires, and classroom observations. Qualitative data were analyzed descriptively, while quantitative data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability testing, a paired-samples t-test, and normalized gain (N-gain) analysis. The findings indicate that the development of the AR-based learning media was motivated by the abstract nature of diversity-related learning, which resulted in approximately 70% of students failing to achieve the minimum learning mastery standard. The developed media incorporates marker-based AR features, three-dimensional (3D) representations of Indonesia’s cultural diversity, interactive quizzes, and a glossary. The effectiveness evaluation demonstrated a substantial improvement in students’ learning achievement, with the mean score increasing from 35.19 on the pretest to 94.21 on the posttest. The paired-samples t-test further confirmed that the improvement was statistically significant (p < 0.001). In addition, students rated the media positively, with an overall acceptance score of 70.5%, indicating good usability and attractiveness. These findings suggest that the AR-based learning media is valid, practical, and effective in enhancing students’ understanding of diversity while supporting Civic Education learning grounded in the values of Bhinneka Tunggal Ika.