p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Feri Setiadi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physical Towel Exercise Degung Sunda (TEDS): Upaya Mencegah Frailty pada Lansia Lisna Nuryanti; Nurti Yunika Kristina Gea; Rotua Suriany Simamora; Feri Setiadi; Lisna Agustina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53267

Abstract

Frailty is a common geriatric syndrome characterized by decreased physiological reserves and increased vulnerability to stressors, significantly impacting the quality of life among older adults. This study aims to evaluate the effectiveness of Physical Towel Exercise Degung Sunda (TEDS) in reducing frailty levels in the elderly. A quasi-experimental pretest-posttest design was employed involving 136 participants aged 60-70 years residing in the community. Data were analyzed using a paired t-test with a two-tailed p-value (0.05) to assess changes in frailty status before and after the intervention. Results indicated a significant reduction in frailty, with the majority of participants shifting from moderate to light frailty categories post-intervention (p < 0.001). Specifically, the mean frailty score decreased from 1.77 (pre-test) to 1.46 (post-test), demonstrating improved physical function, balance, and muscular strength. The findings suggest that TEDS is an effective, low-cost, and easily implementable exercise intervention for preventing and delaying the progression of frailty among the elderly. These outcomes highlight the importance of structured physical activity in promoting healthy aging and enhancing overall well-being in older populations.
Identifikasi Hubungan Jumlah Obat dan Penyakit Penyerta Terhadap Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Ananda Bekasi Tahun 2025 Feri Setiadi; Lia Warti; Feronika Evma Rahayu; Yonathan Tri Atmodjo; Budro Khyar; Ing Mayfa Br Situmorang; Rotua Suriany Simamora; Joy Chantika Dewi G; Pramesya Widyadhana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55012

Abstract

Pasien pneumonia rawat inap menerima banyak obat (polifarmasi) dan memiliki komorbiditas, sehingga berisiko tinggi mengalami potensi interaksi obat yang dapat memengaruhi hasil terapi. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis hubungan jumlah obat dan penyakit penyerta terhadap kejadian potensi interaksi obat pada pasien pneumonia di Rumah Sakit Ananda Bekasi. Metode yang dilakukan dalama peneltian ini adalah observasional retrospektif dilakukan dengan menelaah rekam medis 50 pasien Pneumonia periode Januari– Maret 2025. Identifikasi potensi interaksi obat dilakukan menggunakan aplikasi Drug dan Drugbank, sedangkan hubungan antara jumlah obat atau penyakit penyerta dengan kejadian interaksi dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 43 pasien (86%) memiliki potensi interaksi obat dengan total 249 kejadian interaksi; dominasi tingkat keparahan adalah moderat (56%), diikuti minor (41%) dan mayor (3%). Jenis interaksi terbagi rata antara farmakodinamik dan farmakokinetik. Tren menunjukkan semakin banyak jumlah obat (≥7) dan penyakit penyerta (≥3), semakin tinggi proporsi interaksi, namun tidak mencapai signifikansi statistik (p = 0,074 untuk jumlah obat; p = 0,274 untuk komorbid). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa potensi interaksi obat tinggi pada pasien Pneumonia dengan polifarmasi dan komorbiditas; meskipun hubungannya secara statistik belum signifikan, secara klinis terdapat tren peningkatan risiko