Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Maslahah Mursalah sebagai Dasar Kewajiban Pencatatan Perkawinan Nurma Harana Mora Siregar; Syawaluddin Siregar; Indra Sakti; Iqbal Pinayungan Munthe; Nursania Dasopang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4098

Abstract

Kewajiban pencatatan perkawinan telah ditegaskan dalam hukum positif Indonesia, namun dalam praktik sosial masih dijumpai perkawinan yang dilangsungkan tanpa pencatatan resmi, terutama dalam bentuk nikah siri. Praktik ini menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya terkait kepastian status hukum serta perlindungan hak perempuan dan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pencatatan perkawinan dari perspektif maslahah mursalah sebagai dasar penetapan kewajiban dalam hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun pencatatan perkawinan tidak disebutkan secara eksplisit dalam nash sebagai rukun atau syarat sah perkawinan, kewajiban tersebut dapat dibenarkan karena membawa kemaslahatan yang nyata dan mencegah timbulnya kemudaratan. Pencatatan perkawinan berperan penting dalam menjamin kepastian hukum, memberikan perlindungan terhadap hak dan kewajiban anggota keluarga, serta mencegah terjadinya ketidakadilan dalam relasi keluarga. Dengan demikian, kewajiban pencatatan perkawinan tidak hanya memiliki dasar hukum dalam peraturan perundang-undangan, tetapi juga selaras dengan tujuan syariat Islam dalam menjaga kemaslahatan dan keadilan keluarga
Konsep Hadhanah dalam Hukum Islam dan Implementasinya dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia Iqbal Pinayungan Munthe; Nursania Dasopang
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 3 (2026): March: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/t91a3c45

Abstract

This study examines the concept of hadhanah within Islamic law and its implementation in the Indonesian Compilation of Islamic Law through a normative–doctrinal library research design. The analysis positions hadhanah as a normative construct shaped by authoritative texts, juristic interpretations, and state legal institutionalization. By synthesizing classical fiqh doctrines, contemporary Islamic legal scholarship, and statutory norms, the study reveals that Islamic jurisprudence offers plural and flexible approaches to child custody, primarily oriented toward the protection and welfare of the child. The codification of hadhanah in the Compilation of Islamic Law represents a pragmatic effort to unify diverse doctrines into an operational legal framework that ensures legal certainty while retaining maslahat-oriented reasoning. Furthermore, the study finds that judicial practice in religious courts demonstrates a dynamic interaction between codified norms and social realities, where judicial discretion and contextual considerations play a decisive role. These findings indicate that the effectiveness of hadhanah depends not only on normative formulation but also on interpretative adaptability within legal institutions. The study contributes theoretically by clarifying the transformation of hadhanah from juristic doctrine to positive law and methodologically by offering a replicable framework for normative legal analysis in Islamic family law.