Pembelajaran daring telah menghadirkan tantangan dan peluang bagi perkembangan keterampilan motorik kasar pada masa kanak-kanak. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan daring khusus bagi pendidik anak usia dini dapat meningkatkan keterampilan lokomotor anak-anak, meskipun efeknya terhadap keterampilan pengendalian objek kurang jelas. Media interaktif dan audio-visual yang digunakan dalam pembelajaran daring telah berdampak positif pada perkembangan motorik fisik anak-anak dengan melibatkan mereka dalam permainan dan latihan berbasis gerakan, yang meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot. Namun, anak-anak usia dini sering mengalami kesulitan mempertahankan fokus selama sesi daring, yang dapat membatasi partisipasi aktif dalam aktivitas keterampilan motorik; mengintegrasikan latihan gerakan dasar dan sensorik ke dalam pembelajaran daring dapat membantu mengatasi hal ini. Pembelajaran berbasis proyek dan model permainan, bahkan ketika diadaptasi untuk format online atau hybrid, telah efektif dalam merangsang keterampilan motorik kasar dengan mendorong partisipasi aktif dan praktis. Secara keseluruhan, meskipun pembelajaran online dapat mendukung perkembangan motorik kasar pada masa kanak-kanak, kesuksesannya bergantung pada kualitas konten interaktif, pelatihan pendidik, dan strategi untuk mempertahankan keterlibatan dan aktivitas fisik anak-anak selama sesi.